Budaya

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rangka Rumah Bapak Niko Makare Mulai Terpasang

Pemasangan rangka rumah milik Niko Makare

MIMIKA, BM

Pembangunan rumah milik Niko Makare yang merupakan salah satu penerima manfaat dalam program TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika di Kampung Keakwa terus menunjukkan progres yang baik.

Saat ini, personel Satgas TMMD bersama warga setempat tengah melaksanakan pemasangan rangka rumah sebagai bagian dari sasaran fisik program, Selasa (28/4/2026).

Pemasangan rangka rumah dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD dan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Pelda Edi Mangende selaku kepala tukang Satgas TMMD mengatakan bahwa tahap pemasangan rangka merupakan bagian penting dalam pembangunan rumah sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Seluruh personel bersama warga terus bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pembangunan.

“Melalui semangat gotong royong, pengerjaan rumah milik Bapak Niko Makare saat ini berjalan dengan baik. Kami optimistis seluruh tahapan pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga rumah ini segera dapat ditempati dan memberi manfaat bagi penerima,” ujar Pelda Edi Mangende melalui rilis yang diterima. (Shanty Sang)

PKK Mimika Gerakan 10 Program Pokok PKK Dalam Kunker di Distrik Amar

 

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob menari seka bersama masyarakat setempat

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika terus menyasar distrik-distrik dan kampung-kampung yang ada di Mimika untuk menggerakan 10 Program Pokok PKK.

Menjawab persoalan yang ditemui pada kunjungan pertama di Distrik Amar pada November 2025 lalu, Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Susy Herawaty Rettob kembali ke distrik ini pada Kunjungan Kerja (kunker) yang dilaksanakan pada 11-13 Mei 2026.

Rombongan TP PKK Mimika disambut oleh masyarakat setempat dengan menggunakan perahu-perahu dan prosesi adat memasuki kampung.

Dalam kunker ini ada enam kampung yang dikunjungi yakni Kampung Amar, Kawar, Manuare, Ipiri, Paripi dan Yaraya.

TP PKK Mimika Bidang Sekretariat pada kesempatan itu selain melaksanakan Pelantikan Pengurus TP PKK Distrik Amar sekaligus juga memberikan bantuan berupa alat memasak, bantuan bahan makanan sembako, telur, kompor, wajan, piring, alat prasmanan, termos iglo dan bola voli.

Sementara per pokja juga melaksanakan tugasnya dimana Pokja I menggelar ibadah dan gotong royong, memberikan bantuan buku doa, buku nyanyian dan alat-alat ibadah.

 Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob menyerahkan bantuan susu dan vitamin

Pokja II menyapa anak-anak disana dan mensosialisasikan agar mereka dapat mengenyam pendidikan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari usia dini. Tim berbaur dan bercengkrama serta mengajarkan anak-anak membaca, menulis dan mewarnai sekaligus edukasi bergambar yang dikemas dalam ratusan bingkisan paket.

Pokja III memberikan bantuan berupa pohon kelor, bibit cabai dan sayuran, pupuk organik dan pakaian layak pakai. Dimana untuk Kampung Ipiri, Paripi dan Yaraya dapat dijumpai pohon-pohon kelor yang tumbuh dengan baik.

Tak ketinggalan, guna meningkatkan gizi di Amar, Pokja IV memberikan penyuluhan akan pola gizi seimbang dan bantuan pemberian makanan tambahan (pmt), susu dan supplemen.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob dalam kunker ini merasakan haru karena penyambutan yang diberikan oleh masyarakat Distrik Amar juga pelantikan TP PKK Distrik Amar yang dapat dilaksanakan meski dalam guyuran hujan.

Usai pelantikan, Ny. Susy Rettob dan pengurus TP KK Mimika nampak menari seka bersama pengurus PKK Distrik Amar yang baru dilantik dan masyarakat Distrik Amar.

“Saya ucapkan terimakasih atas sambutan yang diberikan kepada kami. Apa yang kami berikan disini adalah bentuk cinta kami. Semoga berkenan,” tutur Ny. Susy Rettob. (Elfrida Sijabat)

Ny. Susy Rettob Terharu, Pengurus PKK Distrik Amar Tegak Berdiri Meski di Guyur Hujan Dalam Prosesi Pelantikan

Pengurus PKK Distrik Amar yang dilantik dalam guyuran hujan

MIMIKA , BM

Ada kesan tersendiri yang terjadi dalam prosesi pelantikan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Distrik Amar terutama bagi para pengurus dan Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Susy Herawaty Rettob.

Meski diguyur hujan tak menyurutkan niat para pengurus Distrik Amar yang akan dilantik pagi ini untuk beranjak. Mereka tetap tegak berdiri ketika satu per satu nama mereka dipanggil kedepan dengan mengenakan seragam nasional PKK.

Seragam nasional PKK yang dalam kondisi basah tetap dikenakan dalam beberapa jam prosesi pelantikan. Kebanggan dan rasa haru ini begitu terasa.

Melihat kondisi ini, beberapa kali Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob meminta agar mereka dipindahkan ke tempat teduh namun ibu-ibu PKK Amar tetap tegak berdiri dengan tersenyum dan bertahan ditengah guyuran hujan.

Sesekali, tepuk tangan terdengar seolah pengurus PKK Mimika dan masyarakat sekitar yang hadir memberikan apresiasi atas keteguhan hati para pengurus PKK Distrik Amar yang dilantik.

“Hujan, berarti memang ini sangat luar biasa. Saya suruh keatas tetapi ibu-ibu ini tetap bertahan. Memang perjuangan dengan ikhlas turun ke masyarakat walau badai, ombak dan cuaca. Ini sudah dibuktikan oleh PKK yang baru dilantik,” tutur Ny. Susy Rettob mengawali sambutannya.

Lanjutnya, alam secara resmi mengijinkan melantik ibu-ibu PKK Distrik Amar dengan air hujan.

“Tuhan dan leluhur itu sangat baik sehingga pagi ini kita bisa melaksanakan pelantikan TP PKK Distrik Amar. Luar biasa. Saya menangis bukan karena sedih namun bahagia,” ucapnya dengan nada haru.

Pada kesempatan itu ia memberikan ucapan selamat dan menyerahkan tanggung jawab di pundak mereka untuk memajukan keluarga dan masyarakat di wilayah Distrik Amar.

Suasana pelantikan

“Saya percaya dengan diguyur hujan ibu-ibu lebih tangguh. Saya sangat percaya dengan semangat dedikasi dan pengabdian ini, ibu-ibu TP PKK Distrik Amar mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas,” tandasnya.

Cuaca dan kondisi alam bisa saja menjadi tantangan dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK hingga ke pelosok negeri.

“Jadi, program kita bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada di distrik. Kami bangga dan senang kalau kami turun, sekarang sudah ada ibu-ibu distrik. Basah-basah masih semangat jadi saya juga semangat,” ungkapnya.

Ny. Susy Rettob menitipkan agar anak-anak di Distrik Amar dapat mengenyam pendidikan yang dimulai dari PAUD untuk mempersiapkan anak memasuki Sekolah Dasar (SD).

“Pendidikan itu yang utama karena program wajib belajar 13 tahun itu yang diutamakan untuk fokus pada PAUD. Kita ajarkan mereka supaya masuk SD sudah bisa membaca dan menghitung. Tolong diperhatikan anak-anak PAUD dan SD,” ucapnya.

“Untuk kesehatan, disini sudah ada dokter 24 jam. Kita utamakan anak stunting yang perlu menjadi perhatian. Kalau dari kampung, anak-anak kita tidak sehat dan tidak sekolah apa artinya, tolong perhatikan dua hal ini. Kalau mau maju, anak-anak kita harus pintar dan sehat,” imbuhnya.

Sebagai kunci keberhasilan program kerja, ia meminta agar mereka dapat membangun koordinasi yang harmonis dengan kepala distrik sebagai pembina PKK.

PKK Distrik Amar juga diharapkan dapat membantu dalam penurunan angka stunting dan penguatan ekonomi keluarga melalui kelompok-kelompok Dasa Wisma.

“Mari kita niatkan mengambil ibadah teruslah berkarya dengan hati, bekerja dengan ikhlas dan bergerak dalam kebersamaan demi mewujudkan keluarga yang sehat, berdaya dan sejahtera. Selamat bekerja,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top