Olah Raga

Yang Unik Dari Laga Futsal Tim Papua vs NTB : Penonton Teriak Histeris Tapi Masker Tetap Di Mulut


Coach Daud H Arim saat menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Mimika (Foto : Fernando Rahawarin)

MIMIKA, BM 

Pertandingan sore tadi, Sabtu (25/9), antara Tim Futsal Papua melawan Tim Futsal Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan pertandingan dengan jumlah suporter terbanyak selama tiga hari, perhelatan ini berlangsung.

Membludaknya penonton pada partai yang menentukan siapa yang akan menjadi juara pool A ini sudah pasti didominasi oleh kelompok suporter Tim Futsal Papua. Walau demikian, pendukung Tim Futsal NTB juga terlihat banyak memenuhi gedung.

Antusias suporter yang tidak mudah dibendung ini tentu saja dikhawatirkan berpengaruh terhadap penerapan protokol kesehatan di GOR Futsal.

Namun ternyata, kekhawatiran ini tidak terbukti! Berdasarkan pengamatan panitia penyelenggara (panpel) pertandingan, para suporter kedua tim yang hampir semuanya merupakan warga Mimika, sangat taat, patuh dan disiplin dalam menerapkan prokes.

“Kami lakukan pantauan disemua sisi GOR, rata-rata warga yang datang semuanya mengunakan masker, kalau ada yang lupa, kami bantu ingatkan mereka. Puji Tuhan, mereka sudah sadar betul,” ungkap Rikardus Mitoro, panitia pelaksana saat melakukan pengawasan selama pertandingan berlangsung.

Ia bahkan menuturkan, momen ketika gol tercipta, aksi kebahagiaan penonton diluapkan dengan tepukan tangan dan teriakan-teriakan histeris. Namun kerennya, mereka merayakannya dengan tidak melepaskan masker.

"Kita berharap kesadaran seperti ini terus dipertahanan untuk kebaikan kita semua," harapnya.

Rikardus juga mengakui bahwa pertandingan hari ketiga adalah pertandingan dengan jumlah suporter terbanyak. Akibat keadaan ini, panitia sampai harus menutup akses utama, jalan menuju ruang VIP.

“Ruang sudah padat, jadi penonton yang lain tidak kami ijinkan masuk, sebagian diluar, soalnya di dalam venue sudah padat sekali,” ketusnya.

“Kami dan pihak keamanan bekerja sama untuk mengawasi lokasi pertandingan. Kami berusaha memberikan rasa nyaman kepada para penonton agar mereka puas saat menondon pertandingan,” lanjutnya.

Sementara itu, Daud H Arim, Coach Tim Futsal Papua dalam konferensi pers usai pertandingan, merasa kagum atas dukungan yang telah diberikan masyarakat di Mimika kepada timmnya.

“Kami berterima kasih kepada para supporter Mimika yang sudah memberikan dukungan dengan begitu luar biasa. Jujur, dukungan seperti ini sangat membantu kami, karena suporter ibaratnya adalah pemain keenam di lapangan," ungkapnya sembari memegang dadanya sebagai bentuk ungkapan terimakasih. (Humas PPM/Indri)

Tim Futsal Papua Masih Perkasa, Atasi NTB 3-2

Suasana saat berlangsungnya pertandingan (Foto Opa Husein/Humas PB PON)

MIMIKA, BM

Tim Futsal Putra PON XX Papua yang didukung oleh ratusan pendukungnya masih tampil perkasa setelah berhasil menundukkan Tim Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan skor 3-2.

Pertandingan yang digelar di Venue Futsal, SP 2 Mimika, Sabtu (25/9/2021) berlangsung seru. Jual beli serangan terjadi antara dua kubu.

Namun Papua langsung mengambil inisiatif menyerang pada menit ke-7 jelang babak pertama berakhir, Papua unggul lewat 1-0 lewat kaki Wendy Brian Lindrey. Hingga turun minum keunggulan Papua tak berubah.

Di babak kedua, tim NTB lebih banyak menguasai bola, yang berbuntut pada terciptanya beberapa peluang. Namun sayang tak dapat dimanfaatkan menjadi gol.

Brian seolah menjadi momok bagi NTB, setelah sontekan manisnya pada menit ke-12 berhasil menambah keunggulan Papua menjadi 2-0.

NTB yang bermain lebih agresif pada paruh kedua, akhirnya dapat memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 pada lima menit sisa pertandingan babak kedua melalui sundulan Muhammad Wahyu Hidayat.

Ardiansyah Runtuboy semakin memperbesar keunggulan Papua, menjadi 3-1 lewat tendangan bebas kaki kiri tiga menit jelang berakhirnya laga.

Walau demkian, sebelum wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, NTB berhasil menipiskan jarak menjadi 3-2 melalui M. Arya Abi Permana.

Hingga laga usai skor tak berubah. Papua untuk sementara memuncaki klasemen Grup A dengan 6 poin dari dua pertandingan. (Humas/Ajie)

Marthen: Belum Ada Keluhan Pelayanan dari Kontingen PON XX Papua Cluster Mimika

Marthen Paiding, Ketua Harian Sub PB PON Cluster Mimika

MIMIKA, BM

Hingga saat ini belum ada komplain dari kontingen PON XX Papua Cluster Mimika terkait layanan yang sudah jalan, baik akomodasi, konsumsi maupun pelayanan kebutuhan atlet lainnya.

Hal ini disampaikan Ketua Harian Sub PB PON XX Papua Cluster Mimika, Marthen Paiding kepada awak media di Jalan Poros SP2-SP5, Timika, Papua, disela-sela menyaksikan pertandingan Futsal, Sabtu sore (25/9).

Marthen berharap pihak penyelenggara tetap memberikan pelayanan terbaik bagi setiap kontingen selama PON berlangsung.

Meskipun demikian, ia mengaku bahwa masih ada pelayanan yang kurang optimal terutama terkait transportasi bagi kontingen, wasit dan para hakim.

Mantan Plt Sekda Mimika ini menambahkan, sejumlah kendaraan memang telah didatangkan ke Cluster Mimika oleh PB PON Provinsi Papua namun untuk penandatanganan kontraknya baru akan dilakukan pada 1 oktober nanti.

Untuk itu, pihaknya memaksimalkan sarana yang ada dengan menggunakan mikro bus dan bus yang sudah ada untuk memobilisasi semua yang berkepentingan.

“Baik atlet maupun ofisial, wasit dan hakim. Jadi sekarang ini kita menghendel seperti itu, tapi saya pikir itu tidak juga menjadi keluhan mereka karena sejauh ini kita fasilitasi dengan baik,” pungkasnya. (Humas PB PON/Yosefina)

Top