Olah Raga

Mau Nonton Pertandingan PON? Kamu Wajib Registrasi Dulu di Aplikasi Ini

Salah satu penonton saat melakukan registrasi masuk ke venue futsal

MIMIKA, BM

Ternyata banyak warga Mimika yang belum menyadarai bahwa ada persyaratan khusus yang harus diikuti dan diketahui oleh semua orang jika ingin menyaksikan secara langsung pertandingan PON XX Papua Tahun 2021.

Syaratnya juga tidak menyusahkan yakni dengan hanya melakukan registrasi di aplikasi tiket.com.
Di aplikasi ini telah tersedia pilihan menonton cabor PON.

Kepada BM, Koordinator Bidang Pemasaran PB PON Cluster Mimika, Ida Wahyuni melalui Aminudin Koordinator Ticketing, memberikan penjelasan dan pemahaman agar masyarakat dapat mengerti dan memahaminya.

"Di halaman (page) tersebut akan tertera cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan di ajang PON XX. Disaat ingin menonton, maka harus meregistrasi sesuai dengan cabang olahraga yang ingin kita tonton," ujarnya.

"Misalnya di cabang sepakbola, pada aplikasi tiket.com itu nanti ada page khusus untuk sepakbola. Jadi yang harus kita lakukan itu adalah registrasi dengan memasukkan nama, email dan nomor telepon. Itu semuanya gratis, dan tidak ada melakukan pembayaran sama sekali,"jelasnya.

Setelah melakukan registrasi di aplikasi atau website tiket.com, kata Amink, penonton nanti akan mendapatkan e-voucher secara langsung di email atau aplikasi tiket.com.

E-voucher tersebut, kemudian akan dibawa ke venue salah satu cabor yang sudah dipilih saat melakukan registrasi.

Ia mencontohkan, jika penonton melakukan registrasi untuk cabang olahraga sepakbola maka penonton akan mendapatkan e-voucher dari tiket.com sesuai jadwal pertandingannya nanti.

"Nanti e-voucher itu kita bawa ke venue pada hari H pertandingan cabor sesuai dengan yang sudah kita pilih. Di sana nanti akan ditukarkan dengan sebuah gelang sebagai tanda masuk ke venue untuk menonton pertandingannya," jelasnya.

Mengingat karena masih dalam situasi pandemi covid-19 maka penonton akan dibatasi di setiap pertandingan PON.

Amink mengatakan, kuotanya pun berbeda untuk setiap cabang olahraga. Dengan adanya pembatasan kuota tersebut, otomatis tidak semua orang dapat menonton pertandingan.

"Penonton itu kita batasi 25 persen dari 100 persen dan dari presentasi itu juga akan dibagi lagi 60 persen untuk penonton yang daftar online dan 40 persen yang daftar offline di tempat venue," tutur Amin.

Amin mengatakan, dari 9 cabor yang ada di cluster Mimika, hanya 4 cabor yang tidak perlu menggunakan tiket masuk karena venuenya merupakan lokasi terbuka. Artinya, penontonnya tidak dibatasi.

Empat cabor tersebut yakni, atletik kuala kencana, terbang layang, terjun payung dan aeromodelling di SP 5.

Adapun kuota penonton untuk masing-masing cabor diantaranya, untuk judo dan tarung derajat masing-masing 120 penonton. Cabor futsal dan bola tangan masing-masing 600 penonton, biliard 101 penonton, cabor basket 5 X 5 dan 3 X 3 masing-masing 2200 penonton.

Sedangkan, untuk atletik di MSC 501 penonton. Untuk aeromodelling di SP 1 hanya 400 penonton dan cabor panjat tebing 320 penonton.

"Jumlah tersebut sudah tergabung untuk kuota pendaftaran tiket melalui online dan offline," ujarnya.

Ia mengingatkan juga bahwa ada beberapa persyaratan yang juga wajib dipenuhi oleh penonton, yakni sudah divaksin, membawa KTP, dilarang membawa sajam, botol, korek api, rokok, dan pinang ke dalam venue.

"Pembelian tiket resmi hanya melalui app tiket.com, gelang akan diberikan panitia sebagai syarat masuk venue, gelang hanya dipakai untuk 1 pertandingan. Dan penonton wajib menerapkan protokol kesehatan," tegas Amink. (Shanty)

Pemerintah Daerah Resmikan Media Centre Kominfo Cluster Mimika

Peresmian Media Centre ditandai dengan pengguntingan pita

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika meresmikan Media Centre PON XX Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Cluster Papua di Hotel Mozza, Kamis (23/9).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Asisten II Setda Mimika, Syahrial didampingi Kadis Kesehatan Reynold Ubra dan Helmi Hafid, Koordinator Media Centre Kominfo Cluster Mimika.

Helmi Hafid mengatakan institusi Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan apresiasi terhadap dukungan dari Pemda Mimika yang telah memberikan tempat media centre.

Menurutnya, kehadiran media centre untuk mengakomodir kebutuhan jurnalis selama perhelatan PON XX di Mimika.

"Media centre kita buka jam 9 sampai 7 malam. Peruntukannya untuk semua wartawan, silahkan datang kesini apakah wartawan yang di sekitar kawasan Freeport atau PB PON, bebas menggunakan secara penuh akses di sini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Syarial, berharap agar fasilitas ini digunakan sebagaimana mestinya demi kelangsungan dan kelancaran informasi PON dari Mimika.

"Saya harapkan fasilitas yang ada ini bisa dipelihara oleh kita semua supaya sejak peresmian bisa digunakan secara baik dan optimal. Terimakasih kepada kominfo yang mendukung Pemda Mimika PB PON dalam penyediaan fasilitas ini. Atas nama bupati saya melaunching Media Centre Cluster Mimika," ujarnya.

Usai pengguntingan pita, rombongan bergeser ke working area media centre guna melakukan press confrence bersama Menkominfo RI, Johnny G. Plate. Press confrence virtual meetings juga diikuti oleh  media centre di Jayapura dan Merauke. (Ronald)

 

 

Besok Pertandingan PON Terbang Layang Digelar, BMKG Prediksi Cuaca Mendung dan Berawan

Prakirawan BMKG Mimika, Sony

MIMIKA, BM

Pertandingan Terbang layang dijadwalkan mulai dipertandingkan besok, Kamis (23/9).

Terbang layang menjadi cabor pertama yang dipertandingkan di Klaster Mimika yang berlokasi di Venue Lanud TNI AU Timika.

Namun pertandingan olahraga ini sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jika cuaca mendukung bisa tetap dilangsungkan, namun bisa saja ditunda jika terjadi hujan deras maupun awan tebal.

Berdasarkan hasil prakiraan BMKG Timika, cuaca besok masih sama seperti hari ini yakni mendung di pagi hari dan cerah berawan di siang hari.

"Diprediksi untuk tanggal 23, 24 dan 25 September cuaca masih seperti sekarang. Kemudian nanti mulai hari Minggu sudah mulai agak membaik,” jelas Prakirawan BMKG Timika, Sony Hartono saat ditemui, Rabu (22/9).

Sony mengatakan, sebelum pertandingan dimulai, BMKG akan melakukan breafing terlebih dahulu untuk memastikan kondisi cuaca.

BMKG juga akan selalu berkoordinasi dengan panitia untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kebetulan di kita juga ada yang masuk panitia, dan panitia juga fleksibel, kalau cuaca buruk tunggu membaik dulu baru mulai terbang,” tutur Sony.

Pada umumnya, kata Sony cuaca di bulan September lebih banyak hujan di pagi hingga siang hari. Kondisi cuaca juga akan terus berubah-ubah.

"Misalnya hari ini hujan besok cerah atau mendung dua hari, nanti dihari ketiga baru ada matahari," katanya.

Namun kata Sony cuaca di bulan September berbeda dengan Oktober nanti, yang mana pada pagi hingga siang cuaca cerah. Hujan baru akan terjadi pada sore hari yang disertai dengan petir.

"Masuk bulan Oktober, di pagi hari akan didominasi oleh cuaca cerah. Pagi dan siang cerah bahkan cerahnya itu kadang-kadang bikin kita gerah,” katanya.

Sementara untuk kondisi angin, tambah Sony, masih aman dan tidak berbahaya. Artinya tidak kencang atau masih aman untuk penerbangan. (Shanty)

Top