Olah Raga

Pertama Di Papua, Mimika Miliki Kepengurusan Cricket

Foto bersama usai prosesi pelantikan Badan Pengurus Cricket Mimika

MIMIKA, BM

Marjan Tusang, secara resmi dilantik menjadi ketua umum Pengda Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Mimika Periode 2022-2026.

Pengda PCI Mimika dilantik berdasarkan SK Ketua Umum Pengprov PCI Papua Nomor 02/SK-PCI-Papua/VI/2022.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengprov PCI Papua, Moch El Bahar Conoras, yang ditandai dengan penyerahan pataka PCI dilanjutkan dengan penandatanganan SK pelantikan serta pemasangan pin

Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (23/6) disaksikan langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiyono.

Ketua Pengprov PCI Papua, Moch El Bahar Conoras, SE dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pengurus PCI Mimika adalah yang pertama kalinya dilakukan di Papua.

Setelah pelantikan pengurus PCI Mimika maka kedepan nanti akan melakukan hal yang sama dengan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi dan Keerom.

"Mengapa Timika menjadi penting untuk pengembangan olahraga cricket, seperti Bali yang menjadi pionir tercetusnya olahraga cricket ini, di sana bukan karena banyak anggaran namun semangat yang ada sehingga olahraga ini bisa berkembang," kata Bahar.

Katanya, pada olahraga cricket di ajang PON XX, ternyata cricket menyumbang medali emas pertama dari seluruh Cabor. Dengan kerja keras pengurus Pengprov Papua, saat ini sudah ada dua lapangan cricket di Papua yang berstandar internasional.

Diharapkan juga dengan kehadiran pengurus PCI Mimika bisa akan lahir bintang-bintang baru cricket dari sini.

“Saya sangat yakin dari Timika juga akan lahir bintang-bintang cricket dari Timika. Karena saya sudah lihat langsung anak-anak dari SMP 4 yang berbakat dan saya minta mereka bentuk tim karena saya akan buat turnamen antar sekolah,” ujarnya.

Ketua Umum Pengda PCI Mimika, Marjan Tusang mengatakan, pengurus akan melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik karena saat ini pengurus adalah patriot.

"Tapi, kita bukan lagi patriot tapi kita adalah aktivis olahraga. Dan kita akan merekrut atlit-atlit cricket di Mimika ini agar bisa berprestasi dan bersaing," tuturnya.

Menurutnya, dengan adanya kepengurusan ini bahwa telah membuktikan bahwa ada atlit-atlit Papua yang terbaik bisa menjuarai tingkat provinsi hingga internasional.

Kedepan, ia berharap semua ini dapat berjalan baik dan tentunya juga dibutuhkan dengan dukungan kerja sama dari stakeholder.

"Sebelumnya kami juga tidak mengenal apa itu cricket, ternyata cricket ada hubungannya dengan kasti tapi cara bermainnya berbeda. Dan kami yakin bahwa di Mimika akan ada atlit-atlit cricket yang berbakat," ungkapnya.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiyono mengatakan semoga ini bisa amanah yang diemban dan dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab.

Dan juga dengan kepengurusan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan partisipasi dalam membangun daerah dan untuk mewujudkan Mimika cerdas aman, damai dan sejahtera.

Pelantikan ini menandakan bahwa PCI Mimika sudah memiliki kepengurusan yang sah dan selanjutnya akan melaksanakan program-program kerja.

"Saya yakin bahwa kepengurusan yang baru ini merupakan orang-orang yang mampu bekerja, memiliki wawasan, dedikasi dan motivasi yang kuat dalam memajukan olahraga cricket di Mimika ke Kanca regional, nasional bahkan internasional," ucapnya.

Hendritte berharap PCI Mimika dengan kepengurusan baru dapat berperan aktif serta mendukung program pembangunan daerah khususnya dalam mengembangkan dan memberikan pembinaan terhadap anak muda untuk mengenal olahraga cricket serta mengadakan turnamen-turnamen antar club cricket yang ada di Kabupaten Mimika.

"Sehingga, kedepan olahraga cricket akan lebih dikenal oleh masyarakat di Kabupaten Mimika dan tentunya pemerintah daerah akan terlibat dan mendukung akan kehadiran cricket," ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Umum KONI Mimika, Cesar Avianto Tunya mengungkapkan bahwa suatu organisasi dapa berkembang, semuanya tergantug pada pengurusnya.

"Kami harap cricket Mimika juga bisa melahirkan prestasi dan ini merupakan tanggungjawab pengurus, terutama dalam membesarkan cabor ini dengan mendulang atlet-atlet berprestasi," harap Cesar.

(Shanty)

Kembangkan Olahraga, Disparbudpora Mimika Bakal Buka Diklat Sepak Bola

Kepala Disparbudpora Mimika, Yacob Toisuta

MIMIKA, BM

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika berencana membuat pendidikan jangka pendek sepak bola bagi pelajar SMP kelas 3 dan SMA kelas I di Timika.

Kepala Disparbudpora Mimika, Yacob Toisuta kepada beritamimika.com menyampaikan pendidikan jangka pendek tersebut akan dibuka pada tahun depan dengan membentuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sepak Bola.

"Rencananya tahun depan kami akan melakukan PPLP, tapi itu jangka pendek saja," katanya, Selasa (21/6/2022) di Graha Eme Neme Yauware, Timika.

Lebih lanjut Yacob menjelaskan untuk mendukung perencanaan tersebut, tahun ini pihaknya akan merombak dan merapikan stadion Wania SP1 agar memenuhi standar lapangan sepak bola.

"Sesudah lapangan selesai, tahun depan kalau memang berkesempatan kita awali dengan Danone Cup yang biasanya dilaksankan di Jayapura, kita buat di sini. Itu masih diusahkan, yang pasti tugas kita pertama-tama menyiapkan lapangan," ujarnya.

Menurut Yacob, untuk mengembangkan kualitas pemain sepak bola di Mimika diperlukan ajang seperti PFA yang dilakukan PT Freeport Indonesia serta PPLP yang akan digelar oleh pihaknya.

"Kalau PFA kan jangka panjang, kalau kami jangka pendek. Jadi, kami akan rekrut anak-anak asli Papua maupun pendatang untuk dilatih nantinya dalam PPLP. Tapi 70 persen kuota kami pastikan untuk anak-anak Papua," ucapnya.

Pihaknya juga akan mendatangkan pelatih untuk melakukan rekrutmen dalam program PPLP tersebut.

"Setelah PPLP sepak bola jalan, kita akan melanjutkan ke atletik. Memang tidak bisa seluruh cabang olahraga diakomodir di usia dini karena hasilnya tidak akan maksimal. Jadi, satu dahulu sebagai proyeksi. Setelah itu baru lainnya," terangnya.

Yacob berkomitmen Disparbudpora akan fokus pada pembinaan bibit-bibit atlet muda di Mimika.

"Nantinya setelah lolos dari PPLP Sepakbola, kami akan suplai juga para peserta didik untuk bergabung ke Persemi. Kami akan kirim mereka juga untuk mengikuti turnamen di berbagai tingkat mewakili Mimika," pungkasnya. (Ade)

Papua Football Academy Segera Hadir, Seleksi Pertama di Timika

Seleksi dilakukan tanggal 11-12 Juni 2022 di Stadion Wania

MIMIKA, BM

Papua Football Academy (PFA) by PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua, akan melakukan pencarian bakat pemain sepakbola untuk dibina menjadi pemain profesional.

Pencarian bakat pemain dikhususkan untuk anak-anak asli Papua yang berusia 13-15 tahun, dengan tahun kelahiran 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2009,  dan akan berlangsung di 3 kabupaten/ kota di Papua, yakni Kabupaten Mimika, Merauke, dan Jayapura.

Pencarian bakat pemain dimulai dari Kabupaten Mimika, pada tanggal 11 dan 12 Juni 2022, di Stadion Wania Kota Timika.

Berbagai persiapan pun telah dilakukan bersama Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Askab) PSSI Mimika.

PFA merupakan peran aktif PT Freeport Indonesia untuk membantu pembinaan sepak bola di Papua sesuai arahan Pemerintah.

Pada tahun pertama beroperasi, PFA akan menerima 30 bakat pemain terbaik, dari 3 kabupaten/ kota.

Para peserta yang terpilih akan tinggal dalam satu asrama bersama pelatih dan pengurus PFA.

Selama bergabung dengan PFA, mereka akan rutin berlatih sepak bola di lapangan yang telah disiapkan.

Tak hanya dari segi teknik, para talenta terbaik Papua ini juga akan dididik untuk menjunjung nilai-nilai luhur dalam sepak bola, seperti menghargai rekan setim dan pemain lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Anak-anak akademi pun akan tetap bersekolah dan menyelesaikan melalui pendidikan formal “Merdeka Belajar” yang terbentuk lewat kerja sama PFA dengan Dinas Pendidikan pada tingkat SMP.

Selain ilmu sepak bola dan Pendidikan formal, peserta PFA juga akan dibekali dengan berbagai pelatihan keterampilan.

Mereka juga berkesempatan mengikuti turnamen sepak bola lokal maupun nasional.

Setelah lulus, para anggota akademi diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat mewarnai dunia sepak bola Indonesia dengan prestasinya.

Ini sejalan dengan niat tulus PT Freeport Indonesia yang ingin memiliki sumbangsih terhadap kemajuan sepak bola di Tanah Air. Dari Papua Untuk Indonesia.

Ketua Askab PSSI Mimika Michael R Gomar menyambut baik kehadiran PFA. Bahkan, Askab telah membentuk panitia bersama dengan operator PFA untuk melakukan pencarian bakat pemain.

"Kami menyambut baik kehadiran PFA yang didirikan PT Freeport Indonesia. Kami telah membentuk panitia untuk mencari bakat pemain sepakbola dari anak-anak asli Papua yang berusia 13-15 tahun di tahun kelahiran 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2009," kata Gomar, Selasa (7/6/2022).

Menurut Gomar, dukungan tambahan anggaran dari Askab PSSI Mimika juga diberikan agar seleksi pencarian bakat pemain dapat berjalan baik, dengan harapan menghasilkan talenta-talenta pemain sepakbola yang profesional untuk mengharumkan Kabupaten Mimika pada khususnya, dan Papua pada umumnya.

"Kami harapkan anak-anak Papua dari Mimika bisa menjadi pemain sepakbola yang profesional dan mengharumkan Kabupaten Mimika pada khususnya, dan Papua pada umumnya di masa yang akan datang," pungkas Gomar. (Red)

Top