Kesehatan

2025, Dinas Kesehatan Tambah 6 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Berstatus BLUD

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra.


MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan pada Tahun Anggaran 2025 akan menambah 6 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Hal itu menjadi bagian dari komitmen kami Dinas Kesehatan Mimika dalam meningkatkan serta mendukung layanan kesehatan bagi masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra.

Menurutnya, Puskesmas dengan status BLUD akan lebih fleksibel dalam penganggaran dengan tata kelola administrasi dan tata kelola keuangan lebih profesional.

Untuk dikethaui, saat ini Kabupaten Mimika memiliki 6 Puskesmas yang sudah BLUD dan dua fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Mapurujaya, Timika, Wania, Pasar Sentral, Timika Jaya, dan Puskesmas Jileale.

"Untuk fasilitas kesehatan yang sudah BLUD adalah Laboratorium Kesehatan Lingkungan dan PSC 119. Jadi sudah ada 8 Faskes yang sudah BLUD hingga akhir tahun ini," jelas Reynold.

Ia mengatakan, usai melakukan penilaian Fasilitas Kesehatan (Faskes) terhadap 6 Puskesmas dan 1 Rumah sakit, hasilnya adalah telah memenuhi syarat menjadi BLUD.

Faskes tersebut antara lain Puskesmas Potowayburu, Wakia, Jila, Ayuka, Limau Asri, Bhintuka dan RS Waa Banti.

"Jadi ada penambahan 7 Faskes. Tinggal kami menerbitkan rekomendasi untuk ditetapkan oleh Bupati sebagai BLUD," tambahnya.

Lanjutnya, dengan bertambahnya 6 Puskesmas, maka 12 Puskesmas di Mimika sudah BLUD. Jumlah tersebut hampir 50 persen dari keseluruhan jumlah Puskesmas yang ada di Mimika.

"Kalau kita lihat ini sudah hampir 50 persen dari 26 puskesmas yang ada di Mimika. Tahun depan kami akan menambah lagi mudah-mudahan bisa 100 persen," ungkapnya. (Shanty Sang)

Dukung Operasional RS Waa Banti, PTFI Bersama Dinkes Mimika Lakukan Penandatanganan PKS

Proses penandatangananAmandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS)


MIMIKA, BM

PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan penandatanganan Amandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk dukungan operasional Rumah Sakit Waa Banti Distrik Tembagapura.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Kepala Dinkes Mimika, Reynold Ubra dengan VP Goverment Relation, Josephina Lenny, mewakili Manajemen PTFI yang berlangsung di Rimba Papua Hotel Timika, Senin (9/12/2024).

Penandatanganan PKS ini juga disaksikan langsung oleh Senior Vice President Sustainable Development PTFI Nathan Kum.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, dalam sambutannya mengatakan, kerja sama ini telah dilakukan sehingga ini bukan merupakan hal baru bagi PTFI dan Dinkes Mimika. Kegiatan ini merupakan bagian dari amandemen, sehingga perlu adanya kerja sama yang baik antara PTFI dan Pemkab Mimika.

"Kami harap agar operasional Rumah Sakit Waa Banti berjalan dengan lancar. Intinya bahwa mari melayani masyarakat dengan baik dan juga agar masyarakat Waa Banti harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik,"kata Nathan.

Guna mendukung operasional Rumah Sakit Waa Banti, PTFI memberikan support seperti mobil ambulance, bahan bakar minyak, dan keperluan lain di Rumah Sakit Waa Banti.

"Kami memberikan dukungan dengan membangun dapur standar di Rumah Sakit Waa Banti untuk keperluan tenaga kesehatan bahkan masyarakat. Perlengkapan lain juga kami dukung,"ujarnya.

Katanya, PTFI tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu perlu adanya kerja sama dukungan operasional Rumah Sakit Waa Banti di Tembagapura untuk melayani masyarakat.

"Memang masih banyak tantangan kedepan. Masyarakat sudah mulai berobat di Rumah Sakit Waa Banti. Sehingga secara langsung kuota masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan di SOS sudah mulai berkurang berkat adanya Rumah Sakit Waa Banti,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra, mengatakan, draf PKS amandemen sudah diterima oleh Pemkab Mimika melalui Dinas Kesehatan, sehingga pihaknya sama-sama bersepakat menandatangani perjanjian kerja sama amandemen untuk dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang.

"Terimaksih saya ucapkan kepada PTFI karena telah berkontribusi membangun dan mengembangkan Rumah Sakit Waa Banti dan kerja sama ini harus terjaga. Kami berkomitmen melayani kesehatan di Rumah Sakit Waa Banti dan harus ditingkatkan agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,"ungkapnya. (Red)

PARADE FOTO Pj Bupati Valentinus Launching Program Spektakuler RSUD Mimika

 MIMIKA, BM

Penjabat (Pj) Bupati Mimika Valentinus S Sumito secara resmi telah melaunching program Spektakuler Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika di Ruang Rapat Edelweis RSUD Mimika, Jumat (1/11/2024).

Strategi peningkatan pelayanan dan tata kelola rumah sakit melalui pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit terintegrasi atau disingkat Spektakuler ini merupakan proyek perubahan yang dibuat oleh Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasullu.

Foto-Foto : Shanty Sang (www.beritamimika.com)

Pendeta saat membawakan doa pembukaan pada kegiatan launching program Spektakuler RSUD.
Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito, saat menyampaikan sambutan pada launching program Spektakuler Rumah Sakit.
 Tamu undangan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Suasana tamu undangan saat mengikuti launching program Spektakuler Rumah Sakit.
Pj Bupati Mimka Valentinus Sudarjanto Sumitro, didampingi Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng dan Direktur RSUD Mimika, Anton Pasulu saat menekan tombol launching program Spektakuler RSUD.
Suasana saat pemutaran video program Spektakuler RSUD.
Foto bersama Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito, Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng, Direktur RSUD Mimika, Anton Pasulu, Kepala Bappeda Yohana Paliling usai menekan tombol launching Program Spektakuler RSUD.
Pj Bupati Mimika Valentinus Sumito foto bersama Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng, Direktur RSUD Mimika, Anton Pasullu dan tamu undangan.
Foto bersama dengan memperagakan salam Spektakuler Rumah Sakit.
Direktur RSUD Anton Pasullu saat diwawancarai oleh Wartawan.

Top