Sistem Surveilans Strategi Utama Dinkes Mimika Lakukan Pemantauan Covid-19
Kepala Dinas Ksesehatan Mimika Reynold Rizal Ubra
MIMIKA, BM
Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika tetap mengencangkan pengawasan atau sistem surveilans terkait kewaspadaan Covid-19 yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Kami dari Dinas Kesehatan masih terus melakukan pemantauan Covid-19 melalui sistem surveilans," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra saat ditemui, Senin (7/7/2025).
Reynold menjelaskan sistem surveilans dilaksanakan setiap hari dan rutin dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan disetiap Fasilitas Kesehatan (faskes-red).
Namun menurutnya, masyarakat telah beradaptasi dan hidup berdampingan dengan COVID-19. Hal ini dibuktikan dengan dukungan masyarakat yang telah melakukan vaksin COVID-19.
Dimana cakupan untuk vaksin dosis pertama di Mimika telah mencapai 80 persen kemudian untuk cakupan vaksin dosis kedua mencapai 70 persen.
“Untuk vaksin dosis ketiga itu memang cakupannya kurang, namun dosis pertama dan kedua itu telah immunity, dimana kekebalan imun kita telah terbentuk,” paparnya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan surveilans yang diterima saat ini COVID-19 masih bisa dikendalikan. Hal ini tentunya dampak dari upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah, stakeholder terkait dan juga dukungan dari masyarakat.
“Jadi masyarakat hanya perlu memastikan hidup dengan sehat, lingkungan yang sehat sehingga dampak positif yang kita lakukan bersama dapat berpengaruh pada kesehatan kita,” tandasnya. (Shanty Sang)























Bupati Mimika, Johanes Rettob saat menyampaikan sambutan.
Direktur RSUD Mimika dr. Antonius Pasulu, Sp.THT, M.Kes saat menyampaikan sambutan.
Suasana kegiatan Launching program 'Sa Antar Ko'.
Launching program “Sa Antar Ko” oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra, dan Direktur RSUD Mimika dr. Antonius Pasulu, serta jajaran Forkopimda.
Penandatanganan kontrak kerja sama antara Maxim dan RSUD Mimika.
Penguntingan gelang pasien oleh Bupati Mimika Johanes Rettob sebagai tanda pasien rawat inap diperbolehkan pulang.
Penguntingan gelang pasien oleh Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong sebagai tanda pasien rawat inap diperbolehkan pulang.
Bupati Mimika Johannes Rettob, bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong dan Direktur RSUD Mimika dr. Antonius Pasulu mendampingi para pasien yang hendak pulang menggunakan mobil maxim.
Foto bersama usai kegiatan.
Bupati Mimika Johanes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Direktur RSUD dr Antonius Pasulu dan Kepala Dinas Kesehatan Reynold Ubra Foto bersama dengan seluruh staf RSUD Mimika usai kegiatan.
Pegawai RSUD Mimika foto bersama Bupati Mimika Johanes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Direktur RSUD dr Antonius Pasulu dan Kepala Dinas Kesehatan Reynold Ubra.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra