Kesehatan

Dalam 10 Menit, 1.400 Masker yang Dibagi KNPI, Habis Diserbu Warga

Anggota KNPI saat memasang masker pada seorang ibu

MIMIKA, BM

Hanya dalam waktu 10 menit, 1.400 masker gratis yang dibagi oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika di lima lokasi di seputaran Kota Timika, habis diserbu warga.

Bahkan ketika selesai dibagikan, masih banyak warga yang datang menanyakan apakah alat yang digunakan untuk melindungi hidung dan mulut (pernafasan) ini masih tersedia.

Ini menunjukan bahwa minimnya ketersedian masker di Mimika membuat warga berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Mengingat situasional saat ini.

KNPI Mimika pada Sabtu (21/3) sore membagi masker secara gratis di Bundaran Timika Indah, Pasar Lama, Pasar Sentral, Depan Polres dan Timika Mall.

Pembagian masker gratis yang dipimpin Ketua KNPI Michael Gomar ini bertujuan untuk membantu masyarakat Mimika dalam membentengi diri terhadap penyebaran Covid-19.

Foto bersama beberapa anggota KNPI usai kegiatan

Koordinator kegiatan, Jaconis Manusiwa yang juga sebagai Wakil Ketua III KNPI Mimika mengatakan pembagian masker juga untuk mengingatkan dan menyadarkan warga Mimika terhadap bahayanya virus ini.

Ia mengatakan, sebagai organisasi central kepemudaan di Mimika, pihaknya juga bertanggungjawab untuk meneruskan apa yang telah menjadi kebijakan nasional, terutama dalam menindaklanjuti edaran presiden hingga bupati Mimika.

“Kami ingin menghimbau masyarakat Mimika bahwa semua harus bersatu dalam membentengi diri, keluarga, orang-orang di sekitar kita dan kabupaten ini dengan cara saling mengingatkan tentang maraknya penyebaran virus ini. Semoga apa yang kami lakukan ini menjadi kesadaran bersama bahwa kita bisa melawan virus ini dimulai dari diri sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Mimika, Michael R Gomar meminta warga Mimika agar tidak panik dalam menjaga diri dan keluarga dalam menghadapi badai ini.

“Pemerintah daerah terus berupaya untuk membentengi Mimika dari virus ini, kitapun harus mengikuti semua instruksi yang ada. Ini yang bisa KNPI lakukan sebagai bentuk kepedulian kami untuk masyarakat. Tetap kuat dan bawah semua persoalan kepada Tuhan agar Ia melindungi kita, keluarga dan kabupaten tercinta ini dari virus Corona,” ujarnya mengingatkan. (Ronald)

1.500 Masker Dibagikan PSI untuk Warga Mimika

Reddy Wijaya ketika membagikan masker kepada ibu-ibu

MIMIKA,BM

Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Mimika, Redy Wijaya yang kini menjadi anggota DPRD Mimika periode 2019-2024 bersama beberapa badan pengurus partai menunjukan kepedulian mereka dengan membagikan 1.500 masker kepada masyarakat Mimika.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk aksi nyata dan kepedulian membantu masyarakat dalam mencegah penularan Virus Corona (Covid-19).

Pembagian masker gratis ini dilakukan Sabtu (21/3) di empat titik seputaran Kota Timika yakni di pertigaan lampu merah Diana Shopping Center, perempatan Bank Papua, perempatan di Timika Mall dan perempatan di SP1, SP4.

Redy Wijaya saat diwawancarai di sela-sela kegiatan mengatakan, 1.500 masker yang dibagikan ini tidak mungkin bisa menjangkau semua warga Mimika namun ia berharap hal sederhana yang telah mereka lakukan bermanfaat sehingga ikut membentengi Mimika dari peredaran virus ini.

"Saya bersama teman-teman anggota PSI mengajak masyarakat untuk sama-sama kita mencegah virus corona. Karena lebih baik kita mencegah dari pada mengobati. Ini yang bisa kami lakukan dalam kondisi saat ini, semoga bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Redy menghimbau kepada masyarakat Mimika agar jangan panik, tetap tenang dan selama 14 hari ini hanya melakukan aktifitas di rumah, kurangi aktifitas di luar rumah dan lebih menjaga orang di sekitar terutama keluarga khususnya anak-anak.

"Kami lakukan ini secara bergantian di empat titik karena hanya delapan orang. Terimakasih untuk dukungan teman-teman media untuk kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Umum PSI Mimika, Soraya Madubun mengatakan, apa yang dilakukan pengurus DPD PSI Kabupaten Mimika adalah salah satu program yang sudah dicanangkan oleh DPP.

Partai telah menginstruksikan agar anggota legislatif PSI di seluruh Indonesia semaksimal mungkin memberikan kontribusi dan membantu serta mensupport pemerintah dalam melakukan pencegahan maupun penyebaran informasi mengenai virus corona ini.

"Kami berkoordinasi dengan pak Redy Wijaya yang merupakan anggota DPRD Mimika dan beliau menyambut baik. Ini merupakan inisiatif dari PSI yang kemudian di support secara pribadi oleh beliau. Ini juga sebagai cerminan bahwa PSI tidak hadir saat kampanye saja tapi kita bisa hadir kapan saja untuk masyarakat Indonesia," tuturnya.

Wakil Ketua PSI Mimika, Alwin Renhoran juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Mimika untuk hidup sehat dengan menjaga diri dan keluarga serta lingkungan sekitar.

“Kami harakan agar semua masyarakat Mimika mengikuti pesan layanan kesehatan yang sudah disampaikan pemerintah agar Mimika benar-benar terbebas dari penularan virus in,” harapnya. (Shanty)

Bupati dan Wabup Pantau Pencegahan Corona di Bandara dan RSUD

Bupati, wakil dan sekda memantau kesiagaan di bandara

MIMIKA,BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika semakin serius dalam menangani pencegahan penyebaran virus corona (covid-19).

Pencegahan Covid-19 mulai dilakukan dengan memperketat pengawasan pintu masuk Bandara Mozes Kilangin dan Pelabuhan Pomako.

Guna melihat langsung segala persiapan tersebut, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng bersama Wakil Bupati Johanes Rettob melakukan kunjungan ke bandara dan RSUD, Kamis (19/3). Keduanya ingin mengetahui kesiapan para petugas di bandara dan kesiapan ruangan isolasi di RSUD.

Kedatangan bupati dan wakil bupati didampingi Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding, Asisten 3 Nikolas Kuahaty dan beberapa Pimpinan OPD.

Bupati Eltinus meminta kepada Tim Penanganan Covid-19 di Bandara agar segera melaporkan kepada pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 jika ditemui ada warga Mimika yang terjangkit corona.

"Kalau sudah ada, segera info supaya kita bisa stop pesawat dan kapal laut untuk keluar dan masuk," ujarnya.

Bupati mengatakan bahwa penyebaran virus ini harus segera dihentikan dan tidak boleh menyebar hingga ke Timika karena masyarakat di Papua kurang sadar menjaga kebersihan dalam hal mencuci tangan.

"Daerah kita ini kan tidak cuci tangan, asal makan. Kalau dapat disini itu cepat sekali penularannnya jadi sedini mungkin harus di cegah," tutur Omaleng.

Sementara Kasubag Tata Usaha UPBU, Ponco Satria Wibowo mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan pengawasan dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah.

"Kita sebagai pengelola hanya ikut andil dalam kegiatan tersebut karena kita sudah bekerjasama dengan KKP dan Dinas Kesehatan Mimika,"tutur Satria.

Usai memantau bandara, Bupati Eltinus dan Wabup John bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke RSUD.

Di RSUD, rombongan didampingi Direktur Antonius Pasulu langsung menuju ruangan yang telah disiapkan sebagai tempat isolasi pasien positif corona.

"Ruangan ini memang harus di pagar keliling jadi RSUD harus cepat usulkan proposal untuk renovasi,"ujar Bupati Omaleng setelah melihat kondisi di RSUD. (Shanty)

Top