Hukum & Kriminal

Pencurian Konsentrat PTFI, Apakah Ada Yang Mendanai?

Para pelaku saat digiring dengan mendapat pengawalan ketat dari anggota Lanal Timika 

MIMIKA, BM

Kepolisian Mimika kini sedang mendalami adanya dugaan pihak lain yang mendanai ke sembilan (9) orang dalam pencurian konsentrat milik PT Freeport Indonesia (FI) yang ada di Porsite.

"Karena dari keterangan para pelaku ini ada juga yang mendanai kegiatan mereka, dan ini kita lagi proses mendalami,"ungkap Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, Sabtu (21/01/2023).

Untuk ke sembilan orang tersebut kata Putra sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan.

"Kita masih lakukan pengembangan berkaitan dengan mungkin ada pihak-pihak lain yang terlibat. Selain itu kita juga lagi dalami sudah berapa lama melakukan aksi tersebut,"katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ke sembilan orang ini masing-masing berinisial R,AN,A,P, VFA, B, S, AN dan AY yang ditangkap pihak Lanal Timika bekerjasama Satgas Pam Obvit dan Satgas Amole serta PTFI pada Senin (16/01/2023) lalu sekitar pukul 02.30 wit.

Dari ke sembilan orang ini, empat orang lainnya diketahui sebagai karyawan PTFI sedangkan lima orang lainnya merupakan non karyawan PTFI.

Selain ke sembilan orang yang diamankan, barang bukti berupa 34 karung konsentrat, uang senilai Rp 65.700.000, 4 unit Hp dan satu unit roda empat patroli milik Security Risk Management (SRM) Freeport nomor lambung 01-9684.(Ignasius Istanto)

Sweeping Kendaraan, Satlantas Temukan Plat Nomor Palsu

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis

MIMIKA, BM

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mimika menemukan beberapa kendaraan roda dua maupun roda empat menggunakan plat palsu.

Hal ini ditemukan pada saat dilakukan sweeping yang di gelar di jalan Budi Utomo Lapangan Timika Indah, Kamis (19/01/2023).

Atas pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara, saat ini kendaraan tersebut sudah diamankan dan dilakukan penilangan.

Kata Kasatlantas Polres Mimika AKP Darwis bahwa pelanggaran selain ditemukan plat nomor palsu juga ditemukan pengendara yang tidak memiliki SIM dan tidak memakai helm.

"Jadi total kendaraan yang diamankan saat ini sebanyak 58 sepeda motor dan 8 mobil,"katanya.

Disampaikan Kasatlantas bahwa untuk mobil yang diamankan itu kebanyakan masih menggunakan plat nomor dari dealer namun diganti dengan plat hitam sendiri.

"Bahkan ada juga plat dealer dari luar Timika dan ada juga yang tidak membayar pajak lebih dari dua tahun,"ungkap Darwis.

Dengan banyaknya pelanggaran oleh pengendara, Kasatlantas menilai kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah.

"Jadi saya menghimbau kepada pengendara roda dua dan empat untuk patuh berlalu lintas," ujar Darwis. (Ignasius Istanto)

Selain Sembilan Orang, Polisi Juga Amankan Rp 65 Juta Terkait Dugaan Pencurian Konsentrat PTFI 

Para pelaku saat digiring dengan mendapat pengawalan ketat dari anggota Lanal Timika

MIMIKA, BM

Nasib apes dialami 9 orang yang tertangkap karena diduga mencuri konsentrat milik PT Freeport Indonesia (FI) yang ada di Porsite.

Ke sembilan orang ini masing-masing berinisial R, AN, A, P, VFA, B, S, AN dan AY ditangkap pada Senin (16/01/2023) sekitar pukul 02.30 wit.

Dari ke sembilan orang ini, empat orang lainnya diketahui sebagai karyawan PTFI sedangkan lima orang lainnya merupakan non karyawan PTFI.

Mereka diamaka bersama sejumla barang buktia berupa 34 karung konsentrat, uang senilai Rp 65.700.000, 4 unit Hp dan satu unit roda empat patroli milik Security Risk Management (SRM) Freeport nomor lambung 01-9684.

Mewakili Danlanal Timika, selaku Palaksana Lanal Timika, Mayor Laut (P) Avissema Herlambang Dalam keterangan press release di aula Lanal Timika mengatakan, pihaknya telah meyerahkan sembilan orang beserta barang bukti kepada pihak PTFI dalam hal ini manajemen Security Risk Management (SRM) untuk proses lanjut.

"Kita serahkan agar selanjutnya pihak manajemen SRM membuat laporan polisi. Kita amankan ke sembilan orang di Porsite karena di wilayah ini menjadi tanggungjawab yang dipercayakan kepada pihak Lanal Timika untuk menjaga dengan bekerjasama Satgas Pam Obvit dan Satgas Amole serta PTFI," ungkapnya.

Sementara Letda laut (P), Supratman selaku Danton Satgas Amole Lanal Timika, mengatakan bahwa penangkapan terhadap ke sembilan orang ini berdasarkan informasi yang mereka dapatkan.

"Kita dapatkan informasi bahwa akan ada orang dari luar yang akan keluarkan barang berupa konsentrat," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapten Laut (PM), Ronny Elianur J, selaku Danden Pom Lanal Timika, menegaskan bahwa terkait dengan hal ini tidak ada satu pun oknum baik dari TNI maupun Polri yang terlibat.

"Jadi ke sembilan orang ini murni warga sipil. Kami serahkan kepada pihak kepolisian apabila ada pihak atau unsur lain yang terlibat,"ujarnya. (Ignasius Istanto)

Top