Hukum & Kriminal

Dua Pencuri Uang Rp10 Juta Segera Diseret ke Meja Hijau

Kanit Reskrim, Ipda Yusran

MIMIKA, BM

Setelah berkas perkara tahap satu dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Mimika, maka penyidik Polsek Mimika Baru akan melakukan tahap berikutnya, yakni pelimpahan berkas tahap dua.

Pelimpahan berkas tahap dua yang disertai penyerahan tersangka dan barang bukti itu sebagaimana kedua tersangka segera menjalani persidangan.

"Hari Senin depan kami dari penyidik limpahkan tahap duanya,"kata Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Reskrim,Ipda Yusran, Kamis (3/11).

Menurutnya saat pengembalian berkas tahap satu dari jaksa,  tidak ada yang perlu ditambahkan, artinya berkas tahap satu dinyatakan lengkap.

"Tidak ada yang perlu ditambahkan dan semua clear tinggal kita penyidik limpahkan tahap duanya," ujar Yusran.

Untuk diketahui kasus pencurian uang Rp10 juta yang dilakukan oleh tersangka AT dan LT itu terjadi pada tanggal 23 September dini hari lalu sekitar pukul 02.00 wit dikediaman AG (korban) yang beralamat di jalan Maleo SP4. (Ignasius Istanto)

Pencarian Korban Darwis La Daima akan Disesuaikan dengan Kondisi Alam

Kepala Kantor SAR Timika, George L Randang

MIMIKA, BM

Pencarian Korban atas nama Darwis La Daima (27) yang hilang saat memancing di perairan Amar akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George L Randang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/11/2022).

Kendati demikian, George mengatakan bahwa pencarian akan disesuaikan dengan kondisi alam. Sebab, lokasi perairan setempat merupakan area rawan bencana dan kerap terjadi kecelakaan.

"Jika menemukan tanda-tanda kita akan lebih konsen lagi dalam tahapan pencarian seperti korban satunya yang sudah kita temukan di 20,73 NM dari LKP. Itu mempengaruhi dari cara penilaian atau analisa operasi," ujarnya.

Untuk diketahui, salah satu korban yang telah ditemukan pada Selasa (1/11/2022) merupakan seorang balita atas nama Fahri (3). Ia ditemukan dalam keadaan mengambang dan tak lagi bernyawa di perairan Keakwa. Saat ini jasadnya telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan autopsi.

"Kemungkinan korban Darwis juga mengarah ke tempat yang sama," kata Kakansar.

Sebagai informasi, insiden ini terjadi saat keduanya pergi memancing pada Minggu (30/10/2022) menggunakan long boat berkekuatan 25 PK.

Namun, semenjak dari situ, keduanya tak kunjung pulang. Diduga keduanya terhantam ombak besar sehingga hanyut terbawa arus. (Endi Langobelen)

Lakukan Tes Urine, Plt Bupati JR Negatif Narkoba

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob saat menunjukkan hasil tesnya yang terbukti negatif narkoba, didampingi Kepala BNN Mimika, Mursaling

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati HUT ke-51 Korpri, Pemerintah Kabupaten Mimika mulai mengawali Bulan Bakti Korpri dengan melaksanakan tes urine kepada sejumlah pejabat dan pegawai ASN maupun non-ASN di lobi Kantor Bupati Mimika, Jalan Poros SP3, Selasa (1/11/2022).

Kegiatan deteksi dini ini dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob dan diikuti oleh sejumlah pimpinan OPD dan para pejabat serta pegawai Pemkab Mimika.

Dalam sambutannya, Plt Bupati John menjelaskan bahwa dalam peringatan HUT Korpri tahun ini, Pemkab Mimika menggelar berbagai kegiatan, yang mana salah satunya adalah tes urine.

"Kita memulainya dengan melakukan tes urine kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang ada di Kabupaten Mimika dalam rangka ASN Bersinar yang artinya ASN bersih dari narkoba," ujarnya.

Kegiatan tes urine ini juga, kata John, perlu dilakukan mengingat hampir sebagai besar warga binaan di Lapas Klas IIB Timika didominasi oleh narapidana kasus narkoba.

"Di sana juga ada tahanan kasus narkoba yang merupakan Anggota Sipil Negara. Kalau saya tidak salah ingat, ada lima ASN. Itu mereka bukan hanya pemakai, tapi juga pengedar, dan bahkan jaringannya sampai internasional," ungkapnya.

Untuk itu, sebagai Pimpinan Daerah, Plt mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin agar semua pejabat dan pegawai wajib mengikuti tes urine ini.

"Kalau ada pegawai yang tidak mau datang periksa, maka kita akan datangi OPD-nya. Kita akan cari sampai dapat karena ketidakhadiran itu menjadi pertanyaan bagi kami, kenapa sampai dia tidak mau datang. Kami dapat mencurigai itu," tegasnya.

Lebih lanjut, John menyampaikan bahwa dalam perencanaan, kegiatan tes urin ini akan dilakukan sampai dengan tanggal 4 November 2022.

Namun, menurut John tidak menutup kemungkinan bila nantinya bakal dilanjutkan terus selama stok alat tes di BNN Mimika masih tersedia.

"Kita akan terus lakukan supaya betul-betul pegawai negeri kita ini bersinar, bebas dan bersih dari narkoba. Lalu jika nantinya ditemukan ada yang positif, maka kami akan memberikan sanksi. Pastinya ada proses-proses yang sesuai dengan ketentuan hukum," jelasnya.

"Harapan saya semua pegawai negeri tidak ada yang positif menggunakan narkoba. Mudah-mudahan semua bersihlah. Saya berdoa mudah-mudahan tidak ada," pungkasnya.

Dari pantauan beritamimika.com, setelah rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Plt Bupati John, para pegawai yang hadir kemudian melakukan tes urine pada tiga titik pelayanan yang telah di sediakan oleh BNN Mimika.

Selaku pejabat pertama yang melakukan tes urine, Plt Bupati John mendapatkan hasil negatif. Hal itu dibuktikan dengan tanda garis dua yang tampak pada alat tes.

Untuk hasil tes urine dari pejabat serta pegawai lainnya masih dalam proses. Hingga berita ini dinaikan, belum ada penyampaian hasil tes urine oleh pihak BNN Mimika. (Endy Langobelen).

Top