Hukum & Kriminal

Anggota Polsek Miru Upgrade Pengetahuan Teknologi Aplikasi Mobile

Pihak PLN saat membeikan sosialisasi ke anggota Polsek Miru

MIMIKA, BM

Anggota Polsek Mimika Baru barusan menerima sosilalisasi peluncuran aplikasi New PLN Mobile di aula Kantor Polsek Mimika Baru, Rabu (27/1).

Kedatangan tim PLN Timika berjumlah 4 orang disambut langsung Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju bersama anggotanya.

Sebelum PLN Timika memberikan sosialisasi terkait aplikasi New PLN Mobile, Kapolsek Sarraju terlebih dahulu menyampaikan kepada anggotanya agar mengikuti sosialisasi tersebut.

"Ini sangat penting dan bermanfaat buat kita semua, karena ini berhubungan dengan teknolologi. Saya kira kita semua harus terbiasa dengan teknologi," ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, aplikasi berbasis teknologi dibuat guna memudahkan manusia dalam melakukan pelayanan termasuk instansi kepolisian.

"Seperti apa yang disampaikan pihak PLN, menurut saya ini suatu hal yang sangat bagus dan memudahkan kita.Namanya kita kalau tinggal di kota itu harus tahu teknologi," ujar Kapolsek.

Sementara itu mewakili pihak PLN Timika, Faisal menerangkan bahwa dengan adanya aplikasi New PLN Mobile ini memberikan satu kemudahan bagi pelanggan.

Pasalnya New PLN Mobile hadir sebagai platform digital unggulan untuk memenuhi semua kebutuhan pelanggan.

"Artinya bapak-ibu tidak perlu ke kantor PLN, melainkan hanya dengan memakai aplikasi ini. Semua sudah diatur di dalamnya," terangnya.

Aplikasi New PLN Mobile dilengkapi dengan empat fitur, yakni pembelian token dan pembayaran tagihan, ubah daya, catat meter, pengaduan gangguan dan keluhan.

"Aplikasi New PLN Mobile hadir sebagai platform digital unggulan untuk memenuhi semua kebutuhan dan memudahkan pelanggan," tutupnya. (Ignas)

Mabuk Bareng, Matius Ditikam Temannya Karena Melerai Cek-Cok Rumah Tangga

Matius saat melapor ke Polsek Mimika Baru

MIMIKA, BM

Seorang pria bernama Matius Agustinus terpaksa harus mendapatkan perawatan medis setelah ditikam oleh temannya sendiri.

Walau masih dipengaruhi minuman keras, Matius harus mendatangi Kantor Polsek Mimika Baru, Selasa (26/1) malam ini guna menceritakan kejadian yang dialaminya sembari menahan rasa sakit di tangannya.

Ia menuturkan bahwa barusan ia ditikam dengan pecahan botol dipergelangan tangan kanan. Beruntung ia menggunakan tangan menangkis tikaman pelaku yang mengarah ke badannya.

"Tidak tahu kenapa dia tikam sa. Mungkin dia tidak terima karena sa kasih pisah (lerai-red) dia (pelaku-red) karena dia lagi ribut dengan dia pu istri," tutur Matius sambil menahan rasa sakit.

Matius juga mengakui bahwa sebelum kejadian, dirinya sempat bersama pelaku dan beberapa teman lainnya sedang mengkonsumsi miras di dekat lokasi Gedung Perpustakaan Baru samping Graha Eme Neme Yauware.

Kepada BM, Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju melalui Pawas Ipda Latagu Mandati mengatakan karena masih kesakitan, anggota piket langsung membawa korban ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

"Benar adanya kejadian tersebut karena kita yang turun langsung mengecek korban saat dirawat di Puskesmas Timika sebelum dibawah ke RSUD Mimika," terangnya.

Akibat terken tikaman benda tajam berupa pecahan botol, kata Ipda Latagu, korban harus mendapatkan jahitan karena lukanya cukup serius.

"Korban saat ini lagi dalam perawatan di RSUD Mimika sehingga kita belum mintai keterangan apakah akan membuat laporan polisi atau tidak," tutupnya. (Ignas)

Penipuan Atasnama Kantor Bappeda Viral di Timika, Ini Respon Polisi

 Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju

MIMIKA, BM

Kepolisian mengingatkan warga Mimika, khususnya pihak sekolah untuk lebih waspada terkait berbagai modus penipuan yang lagi marak.

Pasalnya berdasarkan informasi yang diperoleh, salah seorang warga yang mengatasnamakan dari Kantor Bappeda Mimika datang ke beberapa sekolah untuk menandatangani formulir bantuan rehab sekolah.

Sayangnya, penandatangan formulir tersebut harus disertai uang pelicin dengan kedok uang administrasi sebesar Rp500 ribu rupiah.

Kapolsek Mimika Baru (Miru), Kompol Sarraju mengingatkan masyarakat atau pihak sekolah yang mendapatkan penipuan seperti ini segera melapor ke kepolisian.

"Kalau memang betul adanya modus seperti itu segera laporkan, supaya kita dari kepolisian mendalami persoalannya," ungkapnya saat ditemui di Kantor Polsek Mimika Baru, Selasa (26/1).

Menurut Kapolsek, penipuan dengan berbagai modus seperti ini bukan baru terjadi, melainkan sudah sering terjadi.

"Karena kita lihat sudah ada berbagai laporan terkait modus-modus penipuan,"ujar Kapolsek.

Menanggapi apakah modus penipuan seperti ini dilatarbelakangi dengan memanfaatkan situasi pandemi covid? Sarraju mengatakan dalam kasus penipuan, segala hal dapat dilakukan.

"Saya rasa tidak ada hubungannya atau tidak ada alasan seperti itu, karena ada orang yang sudah punya pekerjaan atau mampu juga berbuat hal-hal yang merugikan. Jadi saya harap kalau ada info atau melihat hal-hal yang merugikan segera laporkan," tutup Kapolsek. (Ignas)

Top