Hukum & Kriminal

Usai Tikam Istri Dengan Gunting, Suami Langsung Kabur

Lina saat mendapatkan perawatan di RSUD

MIMIKA, BM

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kerap terus terjadi. Kali ini dialami seorang ibu rumah tangga yang terpaksa harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika, Kamis (28/1).

Ibu rumah tangga yang diketahui bernama Lina ini ditikam oleh suaminya sendiri berinisial Y dengan gunting di paha bagian kiri di Jalan Patimura, Jalur 7. Usai menikam sang suami langsung melarikan diri.

Menurut keterangan korban, sebelum kejadian dirinya disuruh datang oleh suaminya menuju lokasi kejadian untuk bertemu. Namun pada saat tiba di lokasi kejadian dirinya langsung ditikam.

"Saya tidak tahu masalahnya apa sampai dia tikam saya, setelah tikam dia kabur dan saya berusaha kejar dia sampai depan Koramil Kota. Dia tikam dalam keadaan mabuk," ungkap Lina saat terbaring di RSUD Mimika.

Usai kejadian ini, Lina langsung dibawah lari ke Rumah Sakit dengan menggunakan mobil perintis Polres Mimika.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju menegaskan pihaknya akan tetap melakukan langkah-langkah hukum.

"Untuk pelaku (suaminya) itu kita akan kejar untuk pertanggungjawabkan perbuatannya," tegasnya.

Menurut Kapolsek, kasus KDRT seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi apalagi sampai mengakibatkan korban jiwa.

"Ini berkaitan dengan pemahaman diantara kedua belah pihak. Jadi apapun masalah atau persoalan harus diselesaikan secara kekeluargaan sebagai suami isteri," ujar Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek agar kasus KDRT tidak marak terjadi maka diperlukan adanya sosialisasi oleh pihak terkait ditingkat lingkungan maupun kelurahan.

"Ini sangat perlu sehingga masyarakat bisa paham dengan baik," harapnya. (Ignas)

Lapas Timika Jangan Lengah, Awas Narkoba Disusup Masuk

Kepala BNNK Mimika ketika memberikan informasi pentingnya P4GN kepada pihak Lapas Timika

MIMIKA, BM

BNNK Mimika terus melakukan koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) lintas sektor.

Hal ini karena peredaran narkotika di Timika masih terus terjadi walau pihak kepolisian selalu berhasil menangkap para kurir dan pengguna.

Koordinasi P4GN BNNK Mimika kali ini, Rabu (27/1) dilakukan di Lapas Kelas II B Timika yang beralamat di SP5 bertemakan Bersama Kita Bersinergi Memerangi Narkoba, "War On Drugs".

Kepada BM, Kepala BNNK Mimika, Kompol Mursaling menerangkan tujuan dilaksanakan koordinasi lintas sektor terkait P4GN adalah untuk membangun sinergisitas bersama dalam memerangi narkotika, khususnya di lingkungan Lapas.

"Ini kita lakukan dapat menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba," terangnya.

Dikatakan, dalam koordinasi ini BNNK Mimika juga memberikan himbauan terkait pengamanan Lapas terutama dalam memperketat pengawasan terhadap para narapidana dan pengunjung.

"Ini karena kasus peredaran narkotika masih saja beredar di l Mimika. Harapan kita pihak Lapas harus mengintensifkan razia di setiap tahanan. Ini demi menghindari masuknya barang terlarang seperti narkoba ke dalam Lapas," ungkap Kepala BNNK.

Selain memberikan himbauan pengamanan di Lapas, pihaknya juga menyarankan agar pegawai Lapas maupun tahanan melakukan tes urine.

"Ini untuk deteksi dini. Jadi selain kita berikan informasi soal P4GN, kita juga menyampaikan informasi ke pihak Lapas perihal program rehabilitasi yang ada di Klinik Amungsa BNNK Mimika," tutup Kepala BNNK Mimika. (Ignas)

Kamera Canon Milik Pegawai BNNK Mimika Raib Dalam Mobil

KSPK regu 3, Aiptu Richard ketika memberikan keterangan terkait kasus pencurian kamera

MIMIKA, BM

Kasus pencurian barang elektronik kembali terjadi, kali ini dialami pegawai BNNK Mimika. Korban kemudian mendatangi Kantor Polsek Mimika Baru, Rabu (27/1) guna melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju melalui KSPK regu 3, Aiptu Richard kepada BeritaMimika mengatakan kamera digtal yang dicuri merknya Canon EOS 1300 D seri EF-S 18-55 III Kit.

"Korban barusan sudah buat laporan polisi dan akan ditindaklanjuti oleh tim penyidik," ungkapnya.

Dalam laporan disebutkan kehilangan terjadi pada Selasa siang (kemarin-red) di perempatan Jalan Yos Sudarso, Surya Mekar samping pangkalan Celebes.

"Kamera itu ada dalam mobil dan sopir tidak mengunci mobilnya karena setelah diparkir dua pegawai lainnya turun dan berdiri tidak jauh dari mobil sambil menunggu jam penayangan P4GN di video tron. Sopir mobil itu turun dari mobil menuju sebuah toko aksesoris kacamata,"kata Richard.

Lanjutnya, "Setelah video P4GN tanyang di video tron, dua pegawai lainnya menuju mobil mengambil kamera untuk foto sebagai bukti bahwa video P4GN sudah ditayang. Namun ternyata kamera sudah tidak ada dalam mobil," tutupnya. (Ignas)

Top