Hukum & Kriminal

Lagi, Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Saat akan Lakukan Transaksi

Kedua pelaku dan barang bukti kini sudah diamankan

MIMIKA, BM

Kesigapan Polres Mimika dalam membendung lajunya peredaran narkoba di negeri ini kembali menuai hasil yang menggembirakan.

Pada hari ini, Sabtu (22/02) siang, Sat Resnarkoba Polres Mimika berhasil meringkus dua pria berinisial FM (24) dan TP (26) ketika akan melakukan transaksi jual-beli narkoba.

Keduanya di tahan karena di duga membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menguasai atau pun menyerahkan narkotika golongan I.

Dalam proses penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan 1 plastik bening berisikan biji-biji diduga narkotika jenis ganja dan 1 plastik bening kecil berisi narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Mimika AKP Mansur, SH membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku tersebut dan menyebutkan keduanya di tangkap pada di dua tempat yang berbeda.

"Kemarin kami melakukan penangkapan keduanya pada saat hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu. FM tertangkap di Jalan Yosudarso samping SMAN 1 sedangkan dari hasil pengembangan, TP kami tangkap pada pukul 16.30 Wit di Samratulangi jalur 2 Timika" jelas Kasat Narkoba AKP Mansur.

Menurut keterangan AKP Mansur, barang bukti bersama kedua pelaku kini telah diamankan ke kantor Mapolres Mimika guna di lakukan proses lebih lanjut.

"Dari pelaku FM kami amankan 1 plastik bening ukuran kecil berisi narkotika jenis sabu, handphone dan uang sebesar Rp390.000. Sedangkan TP kami amankan 1 plastik bening kecil berisi narkotika jenis sabu, 1 kaca pireks yang berisi narkotika jenis sabu, 1 buah plastik bening berisikan biji-biji diduga narkotika jenis ganja, handphone dan alat isap sabu" ungkapnya. (Ronald)

 

Seorang Penumpang KM Uty Star Diselamatkan Kapal Minyak


Ahot kini dirawat di RSUD Mimika

MIMIKA, BM

Satu dari tujuh orang yang dinyatakan hilang pasca tenggelamnya KM Uty Star akhirnya ditemukan selamat oleh Kapal Minyak di sekitar perairan Agimuga pada Rabu (17/2) malam.

Lelaki ini diketahui bernama Ahot. Ia ditemukan dalam keadaan mengapung menggunakan ban. Korban saat ini dalam perawatan medis di RSUD Mimika.

Kepala Kantor SAR Timika, George Leo Mercy Randang melalui release Humas SAR Timika, Kamis (18/2) bahwa masih tersisa 6 korban lainnya yang masih terus dicari Tim SAR gabungan

"Kami baru bisa pastikan Kamis pagi tadi dan benar bahwa yang bersangkutan dipastikan salah satu penumpang KM Uty Star," tulisnya.

Dalam release disampaikan saat ini tim SAR Timika kini memperluas area pencarian mengikuti perhitungan dari SARMAP Prediction.

"Dimana perhitungan pergeseran objek yang dicari menyesuaikan data arus sesuai data dari BMKG. Pada pencarian di hari kedua SAR hanya sempat menemukan jaring ikan yang diduga milik KM Uty Star di sekitar lokasi yang dilaporkan," ungkapnya.

Perlu diketahui KM Uty Star tenggelam pada Selasa (16/2) di perairan sekitar Pulau Yapero. Adapun ke enam orang yang belum ditemukan yakni Edi, Umar, Eben, Yesi, Heri dan Simon. (Ignas)

Polisi Amankan Satu Motor di Cenderawasih, Belum Tahu Siapa Pemiliknya


Motor matic yang ditemukan dan diamankan anggota Polsek Miru

MIMIKA, BM

Kepolisian Sektor Mimika Baru akan menelusuri satu unit motor matic Vario Techno warna putih tanpa nomor polisi yang diamankan pada Sabtu (13/2).

Motor ini diamankan di Jalan Cenderawasih, gang Kelapa 2, jalur 4. Motor terparkir di jalan dengan keadaan lampu utama menyala namun terkunci stang lehernya.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju, Selasa (16/2) mengatakan bahwa motor tersebut kini diamankan di Polsek namun belum diketahui siapa pemiliknya.

"Motor itu diketahui berada sejak Jumat (12/2) siang oleh personil Polsek. Karena warga disekitar tidak ada yang tahu siapa pemiliknya maka motor itu diamankan sementara di Polsek pada Sabtu (13/2) malam,warga sekitar juga menyaksikan saat anggota amankan motor itu," kata Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, pihaknya juga akan menelusuri apakah motor tersebut ada kaitannya dengan laporan masyarakat mengenai kasus curanmor.

"Kita masih cocokkan data apakah ada kaitan dengan peristiwa pencurian motor atau tidak," ujarnya. (Ignas)

Top