Hukum & Kriminal

Sejumlah Petinggi di Polres Mimika Diganti, Kapolres Berharap Pejabat Baru Segera Action

Kapolres Mimika saat mengukuhkan anggotanya di Mako Polres Mimika 32

MIMIKA, BM

Kepolisian Resort Mimika baru saja melakukan sejumlah pergantian pimpinan secara internal. Proses pengukuhan dan sertijab dipimpin langsung Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata di Mako Polres Mimika 32, Senin (2/8).

Kapolres berharap agar pejabat baru yang sudah dikukuhkan dan dilakukan sertijab agar segera action di lapangan.

Kapolres Era menyampaikan dalam amanatnya pada saat memimpin upacara pengukuhan Kabag Log, Kasat Binmas dan Kapolsek Kwamki Narama serta sertijab Kapolsek Mimika Barat Jauh.

Ia mengatakan dalam dinamika manajemen kepolisian jabatan tidak selamanya melekat. Pasalnya pergantian seperti ini kapan saja bisa dilakukan dan terjadi pada siapapun.

"Ini tergantung dari pada kebutuhan organisasi. Jadi saya ucapkan selamat bagi pejabat baru yang baik dikukuhkan maupun pejabat yang berganti. Bagi pejabat lama saya ucapkan terimakasih atas dedikasinya selama ini," ucap Era.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya berharap seluruh perwira di Polres Mimika dalam berkarir mengutamakan pelayanan serta memperhatikan manajemen operasi kepolisian. Ia berharap dua hal ini lebih ditingkatkan.

"Dan bagi Bintara harus tetap berpikir positif ke depan dengan melihat senior kalian yang sudah menjadi perwira," ungkap Era.

Adapun nama-nama pejabat yang dikukuhkan dan dilakukan sertijab diantaranya adalah AKP Barnabas yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Paniai kini menjabat sebagai Kabag Log Polres Mimika.

Iptu Paulus Rande Ratu yang jabatan sebelumnya sebagai Kasubbagpers Bagsumda Polres Mimika, kini menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Mimika.

Ipda Bambang Triyatwoko sebelumnya menjabat sebagai Pama Polres Mimika, kini menjabat sebagai Kapolsek Kwamki Narama.

Sementara Iptu Sondy Eduard Otnel Tahapari yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Shabara Polres Yahukimo, kini menjabat sebagai Kapolsek Mimika Barat Jauh.

Dan Iptu Yohanis Lous Maryen yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Mimika Barat Jauh, kini menjabat sebagai Kasubbag Faskon Bag Log Polres Mimika. (Ignas)

Polisi Bongkar Arena Judi King di Gorong-Gorong, Semua Pemain Kabur

Arena judi king yang dibongkar polisi di Gorong-gorong, Minggu (1/8) malam

MIMIKA, BM

Kepolisian Resort Mimika mengambil tindakan tegas dengan melakukan pembongkaran arena atau tempat judi king di Gorong-gorong pada Minggu (1/8) malam karena dinilai rawan menjadi salah satu tempat penyebaran covid-19 di Mimika.

Berdasarkan pantauan wartawan Berita Mimika, pembongkaran tempat judi king ini dipimpin langsung Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Fox Dei Paron Helan,SIK yang  diback-up anggota Brimob.

Tempat judi king yang pertama kali dibongkar  di pasar Gorong-gorong ini cukup memakan waktu, karena bangunan tersebut ukurannya cukup luas.

Walaupun dengan keterbatasan alat dan penerangan, anggota kepolisian Mimika berhasil merubuhkan bangunan tersebut. Pembongkaran ini juga menjadi tontonan warga yang berada disekitar lokasi tersebut.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Fox Dei Paron Helan,SIK mengatakan pembongkaran tempat judi king ini berkaitan dengan PPKM.

"Ini merupakan petunjuk dan atensi dari bapak Kapolres Mimika. Dan ini juga merupakan salah satu penyakit masyarakat yang harus dibersihkan. Yang jelas pembongkaran ini akan berlangsung terus ke tempat-tempat judi king lainnya," katanya usai melakukan pembongkaran.

Menurutnya, pembongkaran ini sudah menjadi tahap terakhir karena sebelumnya sudah diberikan himbauan.

"Saat kita datang tidak ada barang bukti yang kita amankan karena semua kabur. Hanya tempat atau TKPnya saja yang ada sehingga langsung dibongkar," tutup Dion. (Ignas)

Lamaran Ditolak, Berujung Penganiayaan dan Pemalangan Jalan Poros Poumako

Kondisi dan situasi saat keluarga korban melakukan pemalangan Jalan Poros Poumako

MIMIKA, BM

Jalan Poros Poumako Kampung Cenderawasih sempat dipalang oleh sekelompok warga pada Minggu (1/8) karena empat keluarga mereka mengalami pengeroyokan oleh sekelompok orang.

Aksi pemalangan jalan dilakukan keluarga korban menggunakan batang pohon dan ranting ini kemudian dibuka kembali berkat koordinasi dan negosiasi pihak Polsek Mimika Timur dan patroli Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako dengan keluarga korban.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Boby Pratama saat dikonfirmasi BeritaMimika mengatakan akibat kejadian ini, dua orang berinisial FN dan AK mengalami luka robek akibat penganiayaan dan sekarang lagi dalam perawatan.

Kapolsek mengatakan berdasarkan keterangan saksi, ada tujuh orang masuk ke rumah untuk melakukan penganiayaan namun belum dapat dipastikan siapa pelakunya.

"Menurut saksi mereka awalnya datang ingin melamar, namun mungkin tidak ada persetujuan sehingga ada cek-cok mulut. Dan mungkin keluarga korban juga tidak bersedia, makanya mereka tidak terima sehingga mereka lakukan aksi penganiayaan berujung penusukan," jelasnya.

Untuk pelaku utama, kata Boby masih dalam penyelidikan karena pihaknya sudah limpahkan ke Polres.

"Tujuh orang itu sudah dibawa ke Polres," katanya. (Ignas)

Top