Ekonomi dan Pembangunan

Agar Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Tim Terpadu Lakukan Pengawasan di Setiap SPBU

Pengawasan di SPBU Nawaripi

MIMIKA, BM

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Hendrik Hayon mengatakan, saat ini tim terpadu pengawasan Bahan Bakar Minyak (BBM) tengah melakukan pengawasan di setiap SPBU yang ada di Timika.

Menurut Hayon, tim terpadu ini terdiri dari Dinas Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI-Polri dan lainnya. Pengawasan dilakukan agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

Hal ini berdasarkan hasil keputusan rapat bersama Plt. Bupati Mimika Johanes Rettob, dan Surat Perintah Tugas dari Pj Sekda Kabupaten Mimika Nomor: 094/904/2022 tanggal 25 November 2022.

Dalam rapat tersebut disepakati kendaraan dinas plat merah, kendaraan dinas plat TNI dan Polri, dan kendaaran plat nomor luar Timika tidak diperbolehkan mengisi BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di SPBU.

Selain itu kendaraan yang mengisi BBM subsidi juga tidak boleh secara berulang pada hari yang sama.

"Hal ini kami lakukan untuk mengurai kemacetan di setiap SPBU akibat antrian kendaraan yang akan mengisi BBM. Dan juga agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran," Kata Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Hendrik Hayon saat diwawancarai, Jumat (2/12/2022).

Hendrik berharap, pengawasan ini nantinya akan terus continue dimana hari ini, Jumat (2/12/2022) merupakan hari pertama tim terpadu melakukan pengawasan di setiap SPBU yang ada di Timika.

"Ini untuk mengurangi kemacetan, surat-surat kendaraan juga harus lengkap karena tim terpadu yang ada akan lakukan tupoksinya. Misalnya, dari Dinas Perhubungan akan memeriksa tentang KIR yang masih aktif atau tidak. Begitu juga dengan yang lainnya," jelasnya.

Hendrik mengatakan, sasaran pengawasan selain penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran, juga agar kendaraan berplat merah tidak diperbolehkan mengisi BBM bersubsidi.

Tetapi, kata Hendrik ada beberapa kendaraan dinas yang di kecualikan seperti ambulance, mobil sampah, mobil pemadam karena termasuk dalam pelayanan.

"Kami juga sambil memberi sosialisasi kepada pemilik kendaraan yang berplat luar dari Kabupaten Mimika. Sosialisasi yang kami laksanakan kepada pengguna kendaraan adalah untuk mengisi BBM non subsidi. Karena informasi dari Pertamina kuota subsidi itu di hitung dari jumlah kendaraan yang ada khususnya yang terdata dari Samsat,"ujarnya.

Sementara itu kendaraan yang tidak memasang plat kendaraan akan dimintai surat-suratnya untuk memastikan apakah plat kendaraan dari luar atau Mimika.

Selain itu dilakukan juga pengecekan surat-surat KIR apakah masih hidup atau mati. Kalau sudah mati maka harus lakukan pengisian BBM Non Subsidi.

"Tugas kami hanya pengawasan salah satunya penyaluran yang tepat sasaran. Saat ini kami baru sebatas lakukan sosialisasi dan pemahaman kepada pengguna kendaraan. Karena jika tidak mematuhi urus surat-surat, maka akan mengisi BBM non subsidi, jadi kami harap agar pengguna kendaraan dapat urus surat yang sesuai dengan aturan,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Provinsi Papua Tengah Bakal Genjot Percepatan Pembangunan

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk

MIMIKA, BM

Sebagai daerah otonomi baru (DOB), Provinsi Papua Tengah bakal menggenjot percepatan pembangunan di berbagai sektor. Mulai dari penyiapan infrastruktur hingga pengembangan perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, setelah mengikuti pertemuan bersama Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma'aruf Amin dan kedelapan bupati di Rimba Papua Hotel, Timika, Rabu (30/11/2022).

"Pak Wapres, pertama tadi memang beliau menyampaikan beberapa hal yang perlu dilakukan percepatan penyiapan infrastruktur seperti kantor gubernur dan juga ada beberapa program yang memang sangat membutuhkan percepatan pembangunan," ujar Ribka.

Menurutnya, program percepatan pembangunan tersebut masih berkaitan dengan pengembangan perekonomian masyarakat, dalam hal ini yaitu usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Di bidang perekonomian pun kita harus terus memberikan semangat dan memberikan perhatian khusus, baik dari kami pemerintah maupun lebih ditekankan juga ke pihak PT Freeport guna memberikan perhatian khusus untuk masyarakat yang melakukan kegiatan kegiatan perekonomian," jelasnya.

Mantan Staf Ahli Kemendagri itu mengatakan, pada pertemuan singkat tersebut, para pimpinan kabupaten juga telah menyampaikan akumulasi program kerja yang telah direalisasikan untuk mendukung percepatan pembangunan.

"Kami coba menyampaikan progres yang sudah dilakukan oleh beberapa kabupaten. Kemudian juga lewat waktu 100 hari kerja, akan kami kerjakan dengan lebih memprioritaskan pada beberapa aspek, diantaranya pendidikan, kesehatan, kemudian infrastruktur. Sekali lagi lebih khusus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan," tuturnya.

"Itu yang sangat diberikan atensi oleh Wapres, khusus untuk memberikan perhatian supaya tingkat kesejahteraan itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat kita di tanah Papua. Termasuk juga para bupati menyampaikan perlu ada pembangunan rumah sehat untuk masyarakat supaya lebih mengangkat kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Hadir di Mimika, Ramayana Jadi Pionir Fashion dengan Harga yang Layak, Murah dan Berkualitas

Direktur Operasional Ramayana, Halomoan Hutabarat (tengah) didampingi Kepala Divisi Promosi Ramayana Eko Suprihadi (kanan) dan PIC Grand Opening Ramayana Yudhy Setiawan (kiri) saat diwawancarai BeritaMimika, Selasa (29/11/2022)

MIMIKA, BM

Ramayana Dept. Store kini telah hadir di Mimika dan diagendakan pada Sabtu (3/11/2022) nanti akan dilakukan Grand Opening dengan penawaran diskon beragam bahkan hingga 70 persen.

Keberadaan Ramayana di Mimika diharapkan dapat berdampak pada alternative harga karena selama ini warga Mimika sulit menemukan keberagaman harga barang karena secara sentral pasar ini dimonopoli secara tunggal oleh 1-2 mall/swalayan saja.

Kepada BeritaMimika, Direktur Operasional Ramayana, Halomoan Hutabarat mengatakan ada beberapa hal yang Ramayana tawarkan kepada warga Mimika sehinga dapat menjadi tempat alternative baru untuk berbelanja.

"Ramayana akan menawarkan lebih komplit kategori pakaian baik pakaian pria, wanita maupun anak-anak, sepatu dan supermarket serta permainan anak (Zone 2000). Masyarakat nanti bisa lihat bahwa semua brand nasional ada di sini," ungkapnya di Resto 66.

"Harga yang kami tawarkan juga cukup layak, murah dan berkualitas. Ini yang kami tawarkan untuk masyarakat Mimika," sambungnya didampingi Kepala Divisi Promosi Ramayana, Eko Suprihadi dan PIC Grand Opening Ramayana Yudhy Setiawan.

Hutabarat menjelaskan, kesiapan saat ini untuk Grand Opening nanti sudah mencapai 90 persen karena menyisahkan finishing dan perapihan. Sejauh ini equipment, interior serta barang sudah ready di Timika.

"Karena barang-barang yang kita kirim dari Jakarta semuanya sesuai schedule sehingga tinggal finishing saja," ujarnya.

Keberaraan Ramayana di Mimika berdampak pada tersedianya lapangan pekerjaan karena sebanyak 150-160 karyawan merupakan warga Mimika.

Bahkan guna mempercepat proses transfer knowlodge kepada karyawan Ramayana di Mimika, manajemen Ramaya mendatangkan 40 karyawan mereka dari berbagai daerah.

"Target kami 3 bulan, paling lambat setengah tahun transfer konwledge ini selesai. Kami datangkan 40 karyawan dari luar baik Jayapura, Sorong, Ambon maupun Makassar untuk datang membantu mempercepat pembelajaran bagi karyawan baru," ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa untuk wilayah Jawa dan Sumatra proses training atau transfer knowledge biasanya dilakukan secara terpusat sehingga biasanya sebelum 3 bulan karyawan baru sudah mandiri.

"Di pulau lain pebih cepat karena rekrut, kita training, mereka sudah langsung belajar dengan toko yang sudah beroperasi jadi lebih cepat. Kalau di Timika kami yang kirim trainer ke sini," ujarnya.

Secara keseluruhan di Papua, Timika merupakan kota ketiga karena sebelumya Ramayan juga telah hadir di Abepura Jayapura dan Kota Sorong.

"Dalam pandangan kami, animo masyarakat di Papua cukup bagus. Mereka menerima kehadiran kami. Kami hadir di Mimika karena Ramayana merupakan brand nasional sehingga harapan kita bisa hadir di semua daerah. Apalagi di Timika belum ada sehingga kita punya kesempatan itu," ungkapnya.

Hutabarat juga menyampaikan bahwa kehadiran Ramayan di Mimika tidak serta melupakan keberadaan UMKM. Mereka bahkan mengandeng dan menyiapkan 8 outlet khusus untuk UMKM di Timika.

"Setelah komunikasi dengan pejabat pemda dan owner Pt Cenderwasih 66, Pak Bram Raweyai, maka konsep ini kita gunakan di Mimika dengan melibatkan UMKM untuk hadir bersama kami. Kami siapkan 8 stand dan berharap mereka juga bisa berkembang dengan keberadaan kita," harapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Promosi Ramayana, Eko Suprihadi mengatakan agar semakin familiar di Mimika, Ramayana melakukan beberapa promosi agar menarik minat masyarakat.

"Untuk memperkenalkan kita ke warga, ada harga-harga kejutan berupa promosi. Dan garansi yang kita sebarkan ke masyarakat adalah bahwa ada beberapa item di supermaerket pasti lebih murah. Kalau mahal, uang kembali," jelasnya.

Dikatakan, sebagai pengikat sekaligus memberikan kemudahan serta komisi harga kepada masyarakat, Ramayana juga memberlakukan member card bagi warga Mimika yang ingin berbelanja di Ramayana.

"Yang kita andalkan betul-betul adalah member. Member adalah pelanggan tetap kita yang secara terus menerus akan memikmati program kita yang menguntungkan, lebih ekonomis dan lebih murah bagi," ujarnya.

"Ketika kami lakukan promosi di semua daerah termasuk di Papua, animo orang untuk datang pasti bahasanya murah. Kita selalu punya barang dengan garansi lebih murah. Nanti bisa dibandingkan dengan yang lain," ungkapnya.

Selain itu, bentuk promosi yang selama ini melekat dan menjadi konsep dasar Ramayana dimanapun adalah fashion. Dengan demikian Ramayana akan menjadi pioner fashion di Mimika.

"Jadi nantinya tidak usah jauh-jauh ke daerah lain untuk belanja. Di sini Ramayana ada dan terjangkau. Kehadiran Ramayana di Timika juga memiliki arti yakni lebih mendekatkan yang jauh," ungkapnya. (Ronald Renwarin)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top