Ekonomi dan Pembangunan

Dukung Program Provinsi Papua Tengah, TP PKK Mimika Siap Salurkan 2000 Bibit Pohon Kelor

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob didampingi Wakil Ketia TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menyiapkan 2000 bibit pohon kelor untuk disalurkan kepada masyarakat Mimika.

Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Susy Herawaty Rettob saat melantik Ketua TP PKK Distrik Senin (20/4/2026).

Adapun lokus akan dipusatkan di distrik Mimika Timur untuk wilayah dalam kota dan untuk wilayah pesisir dan pegunungan di Jila.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan program TP PKK Provinsi Papua Tengah sebagai pemberdayaan lahan yang ada di pekarangan dan rumah untuk menata kebutuhan-kebutuhan keluarga.

“Tahun 2026 kami fokus pada penanaman cabai yang merupakan program nasional dan penanaman sayur kelor yang merupakan program provinsi Papua Tengah,” tuturnya.

Dikatakan, penanaman sayur kelor ini diperuntukan satu keluarga satu pohon guna menunjang ketersediaan pangan.

“2026, PKK akan bekerja sama dengan Pemkab Mimika dan sektor swasta secara masaal dan serentak,” ungkapnya.

“Kami juga bekerja sama lintas sektor dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang selama ini telah memberikan dukungan kepada kami dengan memberikan pupuk organik, tanaman bisa kami salurkan kepada masyarkat, juga bibit-bibit sayuran,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia menginstruksikan kepada Ketua TP PKK distrik agar hal ini dapat menjadi perhatian dan dilaksanakan bersama.

“Terimakasih PTFI atas sinergi yang terjalin mendukung program-program PKK. Kepada Dinas Pertanian dan Holtikultura yang selalu memberikan dukungan. Terimakasih banyak,” tandasnya. (Elfrida Sijabat)

4.000 Tabung LPG Tiba, Pertamina Patra Niaga Salurkan ke Agen-Agen di Timika

Tabung LPG Bright Gas

MIMIKA, BM

4.000 Tabung LPG Bright Gas tiba di Timika, pada Selasa (14/4/2026) kemarin. Saat ini proses bongkar di pelabuhan terus dilakukan dan secara bertahap LPG ini disalurkan ke 2 Agen utama yang melayani wilayah Timika.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, mengonfirmasi kedatangan stok tersebut. LPG yang tiba kemarin ini akan secara efektif dibongkar lalu dikirim ke Agen.

"LPG ini akan segera disalurkan ke Agen resmi, ada 2 yang melayani masyarakat di Timika. Hari ini akan fokus pada pembongkaran di pelabuhan, harapannya seluruh tabung sudah didistribusikan ke Agen dan besok Rabu (15/4/2026) sudah bisa dilakukan penjualan normal kepada masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani turut membenarkan informasi tersebut dan terus memonitor proses distribusi yang dilakukan ke Agen.

Untuk kargo LPG yang tiba ini sudah sesuai jadwal yang dikoordinasikan dengan Pertamina Patra Niaga.

"Saat ini stok aman, dengan tibanya stok ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir April. Namun kita harus terus mengantisipasi tantangan logistik ke depan, memastikan pengiriman selanjutnya juga sesuai jadwal," jelasnya.

Sabelina mengatakan, bahwa saat ini suplai LPG untuk wilayah Timika memang difokuskan dari Makassar, untuk menghadapi tantangan diperlukan juga dibahas mengenai opsi-opsi atau alternatif suplai apabila diperlukan untuk memperkuat jaminan ketersediaan stok LPG bagi masyarakat.

"Perlu dikaji alternatif suplai dari wilayah lain sebagai antisipasi. Tapi dapat dipastikan saat ini stok tersedia, masyarakat agar tetap tenang, beli sesuai kebutuhan, dan tidak panic buying. Kami juga memberikan peringatan keras terhadap praktik penimbunan gas LPG, ini akan diawasi," pungkasnya. (Shanty Sang)

Pertamina Patra Niaga Gandeng Dinas ESDM Pastikan Kehandalan Suplai LPG di Papua Tengah

Suasana pertemuan

MIMIKA, BM

Sebagai upaya menjaga suplai LPG ditengah kondisi geopolitik yang terjadi, Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Dinas ESDM Provinsi Papua Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua Tengah, Fretz James Borai menyampaikan apresiasi langkah Pertamina Patra Niaga yang terus berkomunikasi dan berkoordinasi mengenai kondisi suplai LPG serta perkembangan kondisi geopolitik global.

"Menjadi penting untuk terus dilakukan pengawasan serta pengaturan distirbusi secara optimal sehingga dapat mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi di lapangan,"kata Fretz.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan pentingnya proses suplai yang berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan LPG tersebut.

"Pertamina akan terus melanjutkan koordinasi baik ini. Ditengah kondisi geopolitik saat ini, kami juga terus mencari alternatif suplai diluar dari rute suplai reguler untuk menjamin ketersediaan LPG bagi masyarakat,"ujarnya.

Bramantyo mengatakan, Pertamina Patra Niaga terus mengupayakan stok LPG di Papua dan Maluku, khususnya Papua Tengah harus bisa mandiri dan tidak bergantung pada stok serta suplai dari reguler biasanya yakni Surabaya dan Makassar.

"Kami menyampaikan kepada Dinas ESDM pentingnya rantai distribusi yang kuat, yang mandiri untuk menjaga ketersediaan stok LPG untuk masyarakat. Salah satu upaya yang disampaikan adalah mencoba diversifikasi titik suplai dari Ambon dan Jayapura, manfaatnya Pertamina Patra Niaga dapat mengatur dengan lebih baik lagi perencanaan suplai sehingga dapat lebih menjamin ketersediaan LPG di Agen,"pungkasnya. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top