Ekonomi dan Pembangunan

Pemkab Mimika Akan Bangun Empat Ruas Konektivitas Jalan dari Kampung ke Kota

Bupati Mimika Johannes Rettob saat diwawancarai awak media

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika, akan membangun empat ruas konektivitas jalan dari kampung ke kota.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi geografis Kabupaten Mimika yang masih menghadapi keterbatasan akses di sejumlah wilayah.

Upaya tersebut dinilai penting untuk membuka akses jalan, jembatan, listrik, telekomunikasi guna mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok.

"Program prioritas infrastruktur tahun depan itu kita akan membangun empat ruas jalan utama yakni Potowayburu-kapiraya, Kapiraya-Timika, Timika-Agimuga, Agimuga-Jita. Itu menjadi program prioritas kita kedepan," Kata Bupati Mimika, Johannes Rettob kepada wartawan di Kantor Bappeda, Senin (30/3/2026).

Bupati JR mengatakan empat jalan tersebut bisa di bangun dengan perencanaan pembangunan multi years.

"Itu program prioritas untuk 2027. Jalannya sudah ada tinggal kita akses. Nanti rencana kedepan atau bupati selanjutnya mungkin baru hubungkan jalan besar ini ke kampung-kampung," ujarnya.

Perlu diketahui, perencanaan pembangunan jalan ini adalah prioritas untuk kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

"Yang saya punya tiga tahun dan itu harus tersambung," tuturnya.

Bupati JR menambahkan, Pemkab Mimika juga berfikir untuk membagun jalan layang karena, wilayah Mimika adalah hutan lindung. Pembagunan jalan layang dilakukan untuk tidak merusak hutan.  

"Jalan dari Agumuga-Timika itu ada melewati areal PTFI jadi harus jalan layang. Kalau jembatan agau jalan layang tahun ini kita rencanakan untuk pembangunan itu,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Disperindag Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Warga Mimika Jangan Panik

Suasana pertemuan di Kantor Disperindag Mimika

MIMIKA, BM

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar pertemuan bersama Pertamina, agen minyak tanah, agen gas Elpiji serta SPBU guna membahas adanya isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik di SPBU maupun minyak juga Gas Elpiji yang bererdar di masyarakat.

Pertemuan dilaksanakan di Kantor Disperindag, Rabu (1/4/2026) dan dipimpin langsung Kepala Disperindag Mimika, drh. Sabelina Fitriani.

Kepala Disperindag Mimika, drh.Sabelina Fitriani mengatakan, berdasarkan data teknis yang dipaparkan dalam rapat, stok BBM baik subsidi maupun non subsidi, minyak tanah dan gas elpiji cukup atau aman hingga 13 hari kedepan.

"Stok kita cukup. Untuk BBM dan minyak tanah tersedia untuk 10 hingga 13 hari ke depan. Bahkan, per hari ini pasokan minyak tanah sudah mulai masuk lagi. Dan besok (hari ini) kapal BBM pun direncanakan akan masuk," Kata Sabelina.

Selain BBM, ketersediaan elpiji juga dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua minggu ke depan.

Namun, Disperindag mencatat adanya kelangkaan di beberapa toko yang diduga disebabkan oleh kepanikan masyarakat yang melakukan pembelian dan penimbunan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan penimbunan (stok berlebihan), karena ketersediaan barang di lapangan sebenarnya aman,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan lakukan pengawasan distribusi untuk memastikan tidak ada praktik ilegal yang menghambat sampainya BBM dan elpiji ke tangan konsumen.

“Setelah rapat ini, kami akan mulai turun melakukan pengawasan. Sasaran kami adalah distributor elpiji, baik yang memiliki izin maupun yang tidak resmi, serta pengawasan ketat di setiap SPBU,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Pertamina Cabang Timika yang diwakili oleh Administrasi Niaga Chandra merincikan stok terkini BBM di wilayah Timika, Dimana Pertalite saat ini yang tersedia sebanyak 1.400 KL cukup untuk 13 hari kedepan dan kapal akan masuk tanggal 2 April sekitar dengan membawa stok sebanyak 700 KL.

Biosolar tersedia sebnayak 1.800 KL dengan ketahanan 6 hari yang terbagi untuk kebutuhan industri dan retail dan pasokan tambahan sebesar 1.000 KL dijadwalkan masuk pada 2 April 2026.

Sedangkan, untuk Minyak Tanah berada di angka 753 KL untuk 10 hari. Pasokan tambahan sekitar 300 KL dijadwalkan masuk hari ini bersamaan dengan pengiriman Avtur.

Untuk Pertamax 150 KL dengan ketahanan selama 6 hari kedepan dan yang akan masuk pada 2 April 2026 sebanyak 200 KL. Dexlite sebanyak 100 KL bertahan 8 hari kedepan.

“Saat ini Dexlite belum ada informasi masuk kapan,”sebutnya.

Chandra menambahkan, kalau untuk elpiji dengan ukuran 5,5 kilo sebnayak 2.520 tabung, untuk 12 kilo sebanyak 1,522 tabung dan 50 kilo sebanyak 615 tabung.

“Dalam waktu dekat juga elpiji akan masuk sebanyak 210 tabung,”pungkasnya. (Shanty Sang)

BRI Mimika Hadirkan Layanan Digital, Mudahkan Warga Saat Libur Lebaran

BRI Branch Office Timika

MIMIKA, BM

BRI Branch Office Timika memastikan kesiapan layanan untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah atau libur Lebaran 2026.

Meskipun kantor layanan tutup sementara selama masa libur,  namun berbagai saluran digital dan jaringan layanan tetap aktif untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah.

Sebagai wujud komitmen dalam memberikan layanan terbaik, BRI Branch Office Timika menghadirkan akses layanan perbankan yang luas dan efisien melalui berbagai kanal digital, E-Channel, serta jaringan Agen BRILink yang tersebar di berbagai wilayah.

Pemimpin Cabang BRI Branch Office Timika, Arif Ulumuddin, menyampaikan bahwa BRI telah menyiapkan berbagai alternatif layanan agar masyarakat tetap dapat melakukan transaksi keuangan dengan mudah selama periode libur Lebaran.

"Meski kantor operasional tutup sementara saat libur Idul Fitri, masyarakat tidak perlu khawatir. Nasabah tetap dapat memanfaatkan layanan digital BRI seperti BRImo, ATM, CRM, serta jaringan Agen BRILink yang tersebar di berbagai titik untuk melakukan berbagai transaksi perbankan," ujar Arif.

Untuk diketahui, Agen BRILink di Timika sebanyak 591, CRM (Cash Recycling Machine) sebanyak 22 dan ATM sebanyak 30 yang tersebar di beberapa titik.

Arif menambahkan, BRI terus berupaya memastikan seluruh infrastruktur layanan digital dan E-Channel beroperasi secara optimal agar kebutuhan transaksi masyarakat, khususnya menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri, dapat berjalan lancar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital BRI agar transaksi menjadi lebih praktis, aman, dan efisien, terutama di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang Lebaran," tambahnya.

Dengan dukungan berbagai kanal layanan tersebut, BRI Branch Office Timika berharap masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas perbankan dengan mudah selama masa libur Idul Fitri. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top