Politik & Pemerintahan

Kado HUT RI, PUPR Distribusi 1.724 Pipa Air Bersih dari PTFI

Proses pendistribusian pipa air

MIMIKA, BM

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama tim teknis mulai melaksanakan distribusi 1.724 pipa air bersih dari PTFI untuk mendukung pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) perkotaan Timika.

Kabid Cipta Karya pada Dinas PUPR, Awaludin Sully mengatakan, proses pengangkutan dilakukan setiap hari dengan target tiga truk, sehingga diperkirakan pekerjaan dapat selesai dalam waktu satu minggu.

“Pipa-pipa ini kita angkut dari Kuala ke Jalan Cendrawasih di kawasan Kantor Imigrasi, dengan pengawalan dari aparat lantas dan Dishub. Setelah selesai pendistribusian, pipa akan langsung digunakan untuk memperluas jaringan distribusi air minum di empat distrik, termasuk SP12, SP13, Kampung Kencana, Jayanti, dan Pioka Kencana,” kata Awaludin saat meninjau pendistribusian pipa air dari kuala ke Kantor Imigrasi baru, Senin (10/8/2026).

Awaludin mengatakan, bahwa tahun ini, pihaknya juga memberikan sambungan gratis khusus bagi Orang Asli Papua (OAP) di beberapa titik prioritas. Bantuan pipa ini dinilai sangat strategis karena mengurangi biaya pengadaan baru yang biasanya harus didatangkan dari Surabaya dengan ongkos besar.

“Sebelumnya dan tahun ini kami masih melakukan pemasangan SR gratis. Dengan adanya bantuan pipa ini sangat bermanfaat, jadi kami tidak lagi memesan pipa di Surabaya sehingga hal ini mengefisienkan anggaran SPAM,” jelas Awal.

Program SPAM perkotaan Mimika diharapkan menjadi kado HUT RI ke-81, sekaligus memperkuat pelayanan dasar masyarakat. Kedepan, pihaknya berencana memperluas distribusi hingga ke wilayah pesisir dan pegunungan agar akses air bersih semakin merata.

“Pipa ini sebagai kado HUR RI bagi masyarakat Mimika dalam ketersediaan air bersih di wilayah kota. Tentunya apabila pipa ini masih tersisa kita akan mendistribusikan ke wilayah pedalaman,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Semarak HUT ke 81 RI, Wabup Mimika Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Merawat Keberagaman

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan serta merawat toleransi dan persatuan di Kabupaten Mimika.

Ajakan tersebut untuk menyambut dan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Kabupaten Mimika merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, adat istiadat, hingga agama. Kemajemukan tersebut bukanlah pemisah, melainkan potensi dan kekuatan utama yang harus terus dijaga bersama," kata Wabup Kemong dalam sambutan pada perlombaan gerak jalan, Jumat (7/8/2026).

Wabup Kemong mengatakan, Kabupaten Mimika dikenal sebagai daerah yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang yang beraneka ragam. Hal ini merupakan kekuatan yang harus dirawat dan dipertahankan.

"Perbedaan bukanlah penghalang untuk berjalan bersama dalam membangun Mimika," ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan menyongsong kemerdekaan tahun ini, Wabup Kemong berharap nilai-nilai saling menghargai dan rasa persaudaraan antar warga dapat makin kokoh.

Tak hanya soal persatuan, ia juga menyoroti pentingnya aksi nyata masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di wilayah masing-masing.

“Saya mengajak warga aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar, mendorong semangat pelayanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakat serta mempererat silaturahmi demi terciptanya kehidupan daerah yang aman, damai, dan kondusif,” ucapnya.

Ia berharap agar momentum peringatan HUT ke-81 RI ini menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan Mimika yang lebih sejahtera dan harmonis.

“Mari kita peduli terhadap lingkungan sekitar, meningkatkan semangat pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat hubungan antar sesama demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan harmonis,”pungkasnya. (Shanty Sang)

DLH Mimika Kenalkan Platform Amdalnet Untuk Proses Persetujuan Lingkungan Bagi Pelaku Usaha

Suasana kegiatan sosialisasi penggunaan Amdalnet

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi penggunaan platform Amdalnet bagi pelaku usaha.

Amdalnet, yaitu platform digital berbasis geospasial buatan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mempermudah, mempercepat, dan, menyederhanakan proses perizinan serta persetujuan lingkungan secara online dan transparan.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Tembaga, Jumat (7/8/2026).

Sekretaris DLH Mimika, Ramli menegaskan bahwa pelaku usaha wajib memahami transformasi dari sistem manual ke digital dalam pengurusan persetujuan lingkungan. Proses kini dilakukan melalui platform AMDALnet sesuai amanat PP 22 Tahun 2021. Di mana pelaku usaha wajib mengurus persetujuan lingkungan melalui AMDALnet, bukan lagi manual.

“Setelah sosialisasi ini kami tetap melakukan pendampingan berkelanjutan, di mana DLH akan membimbing dan membina pelaku usaha agar patuh terhadap ketentuan. Bahkan kami bentuk grup WhatsApp sebagai media diskusi dan tanya jawab terkait teknis perizinan,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Ratna Dewi Nababan menjelaskan bahwa teknis integrasi sistem yakni pendaftaran usaha melalui OSS RBA, persyaratan dasar perizinan mencakup KKPR, PBB, dan persetujuan lingkungan.

Kemudian dokumen lingkungan wajib diunggah ke AMDALnet, termasuk uji lingkungan, setelah proses selesai, tiket dan persetujuan lingkungan terbit otomatis dari sistem.

“Dampak dari digitalisasi ini yakni, efisiensi proses, di mana pengurusan izin lebih cepat dan transparan, sedangkan kendala utama adalah akses internet dan keterbatasan SDM dalam menguasai platform digital,” ucapnya.

Menurutnya, dengan digitalisasi ini maka dapat meningkatkan kepatuhan dan mendorong pelaku usaha lebih tertib terhadap regulasi. (Shanty Sang)

Top