Hukum & Kriminal

Masyarakat Diminta Waspada Modus Penipuan Atasnamakan Pejabat

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra

MIMIKA, BM

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra mengingatkan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika selalu waspada.

Pasalnya saat ini modus penipuan dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan pejabat daerah dan pejabat kepolisian.

"Karena ada beberapa kasus yang sempat kami terima infomasinya. Modusnya itu mereka menelpon memintah sejumlah uang dengan iming-iming untuk membantu menangani kasus yang ditangani Polres Mimika," ungkapnya, Rabu (13/09/2023).

Dengan adanya hal tersebut, Kapolres berharap masyarakat Mimika untuk tidak terlalu mudah percaya.

"Alangkah bagusnya dikonfirmasikan langsung ke pihak kepolisian, jangan sekali-sekali langsung mentransfer uang. Meskipun kita ajak ketemu, mereka tetap berargumen untuk bagaimana korban melakukan transfer sesuai dengan permintaannya," ungkap Putra. (Ignasius Istanto)

Pusterad Berikan Pembinaan Media Teritorial di Kodim Mimika

Kabag Kaminfo Pusterad TNI-AD,Letkol Inf Sudirman Purba, selaku ketua tim saat memaparkan tujuan dilakukan kegiatan pembinaan media teritorial

MIMIKA, BM

Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menggelar pembinaan media teritorial tingkat Kodim tahun anggaran 2023.Seperti yang dilakukan di Makodim 1710/Mimika pada Rabu (06/09/2023).

Pembinaan media teritorial yang disampaikan langsung oleh Kabag Kaminfo Pusterad TNI-AD selaku ketua tim, Letkol Inf Sudirman Purba, di Kodim 1710/Mimika ini didampingi Dandim 1710/Mimika yang diwakili oleh Kasdim, Mayor Inf Abdul Munir. 

Hadir pula perwakilan dari pemerintah daerah Kabupaten Mimika dan awak media.

Dalam sambutan Komandan Pusat Teritorial AD yang disampaikan Letkol Inf Sudirman Purba, disebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini untuk menjalin tali silaturahmi antara Pusterad, Kodim 1710/ Mimika, Pemda Mimika dan insan pers yang ada di Timika.

"Melalui kegiatan seperti ini diharapkan akan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia," ungkapnya.

Disampaikan juga bahwa tujuan dari kegiatan ini selain menjalin silaturahmi yang lebih erat juga ingin mengetahui sejauh mana media dapat mendukung Satkowil dalam publikasi kegiatan pembinaan teritorial di daerah khususnya di wilayah Kabupaten Mimika.

Lanjutnya, sebaliknya bagaimana Satkowil dapat memanfaatkan media massa sebagai corong informasi teritorial serta mengetahui sejauh mana media memberikan informasi atau berita positif tentang teritorial dan sejauh mana kemampuan Apkowil mengolah informasi menjadi suatu berita yang berdampak positif bagi kepentingan masyarakat di wilayah.

"Karena insan pers yang punya corong merupakan motor penggerak yang sangat dahsyat bagi negara dalam membangun jati diri dan karakter bangsa. Maka sekali lagi peran media massa menjadi sangat penting untuk bersama-sama TNI dalam ikut menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,"ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, selaku ketua tim ia menambahkan kalau kegiatan yang dilaksanakan ini sudah dirancang sejak bulan Juli tahun 2022 dengan sasaran yang dituju baik Kodim maupun Korem.

"Untuk pemilihan sasaran-sasaran itu juga sudah melalui kajian-kajian dalam rangka untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga hari ini Timika menjadi daerah sasaran untuk kita laksanakan kegiatan,"kata Letkol Inf Sudirman. (Ignasius Istanto).

Takut Terjaring Operasi Zebra, Sejumlah Pengendara Motor Memilih Kabur

Terlihat puluhan kendaraan saat diamankan sementara sebelum dipindahkan ke Kantor Satlantas Polres Mimika.

MIMIKA, BM

Operasi Zebra Cartenz hari ke tiga kembali dilakukan anggota Polres Mimika dalam hal Satlantas dengan dibakcup satuan Shabara dan Propam, Rabu sore (06/09/2023) di depan Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Berdasarkan pantauan wartawan Berita Mimika dilapangan, dalam operasi tersebut terjaring puluhan kendaraan roda dua yang kedapatan melakukan pelanggaran secara kasat mata, seperti tidak menggunakan helm saat berkendaraan dan tidak membawah kelengkapan surat-surat kendaraan.

Namun terlihat sejumlah pengendara yang dengan sengaja memilih kabur agar tidak terjaring dalam operasi tersebut.

Ini terlihat sangat jelas dimana pengendara yang memilih kabur itu melajukan kendaraannya dengan melebihi batas kecepatan.

Dari hasil operasi tersebut, kendaraan-kendaraan roda dua yang terjaring itu langsung diangkut menggunakan mobil pick up menuju Kantor Satlantas Polres Mimika yang berlokasi disini Jalan WR Supratman.

Operasi Zebra Cartenz 2023 yang serentak di seluruh wilayah di Indonesia akan berlangsung selama dua pekan, dimana sudah mulai sejak tangga 4 September dan akan berakhir pada tanggal 17 September mendatang.

Perlu diketahui bahwa dalam operasi tersebut ada tujuh pelanggaran yang menjadi sasaran, diantaranya, pengendara yang mengoperasikan handphone saat mengemudi, pengendara atau pengemudi sepeda motor yang masih di bawah umur, pengemudi atau pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian pengemudi atau pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan tidak menggunakan safety belt, berkendara di bawah pengaruh alkohol dan pengemudi atau pengendara melawan arus serta pengemudi atau pengendara yang melebihi batas kecepatan.

Selain itu juga bagi pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat, wajib melengkapi surat-surat berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor sesuai aturan yang berlaku.(Ignasius Istanto)

Top