Hukum & Kriminal

Polisi Tengah Dalami Pelaku Pembunuhan Seorang Wanita di SP3

Foto Istimewa/Nampak personel saat merespon ke lokasi kejadian.

MIMIKA, BM

Kepolisian Mimika kini tengah mendalami kasus pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial PW yang terjadi di SP3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana pada Rabu kemarin (26/03/2025).

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya kini melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Polisi masih mendalami siapa pelakunya," ucap Kapolres, Kamis (27/03/2025).

Kata Kapolres, selain mencari pelaku, polisi juga masih menyelidiki motif dari pelaku pembunuhan terhadap korban.

"Polisi kini masih menyelidiki motif pembunuhan terhadap korban," katanya singkat. (Ignasius Istanto) 

Diduga Mengalami Kelainan dan Cabuli Muridnya, Seorang Guru Diamankan Polisi

Foto Ilustrasi Google

MIMIKA, BM

Seorang guru disalah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Timika akhirnya diamankan pihak berwajib.

Oknum tersebut diamankan pihak kepolisian, lantaran melakukan tindak pidana asusila (cabul-red) terhadap siswanya. Perbuatan oknum ini dinilai mengalami kelainan,dan atas kejadian tersebut pihak penyidik sudah memintai keterangan korban yang kesemuanya adalah laki-laki.

Kapolres Mimika melalui Kepala Seksi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona Senin malam (24/03/2025) saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Penangkapan Pelaku didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/242/III/2025/SPKT/RES MMK/POLDA PAPUA tertanggal 22 Maret 2025," katanya.

Atas perbuatannya, kata Iptu Hempy, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) dan (2) Jo Pasal 76 E Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Tersangka ditangkap tanggal 22 Maret 2025 dan saat ini sudah resmi dimasukkan ke dalam tahanan di Rutan Mile 32," katanya.

Untuk kronologis kejadiannya itu dimana oknum guru tersebut melakukannya didalam asrama sekolah.

"Tersangka diduga kuat melakukan perbuatan cabul, pertama pada November tahun 2024, dan kejadian kedua tanggal 14 Maret 2025. Tersangka melakukan perbuatan tak terpuji itu dengan cara memanggil korban untuk ke kamarnya," terang Hempy.

Dengan kejadian tersebut, Iptu Hempy, menegaskan bahwa pihak Kepolisian akan mengawal kasus ini dengan serius dan memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Polres Mimika juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada serta melaporkan segala bentuk tindak kekerasan atau pelecehan terhadap anak kepada pihak berwenang," tegasnya. (Ignasius Istanto)

Diduga Dianiaya, Seorang Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa

Tim Iden Polres Mimika saat melakukan olah TKP.

MIMIKA, BM

Diduga dianiaya, seorang pria yang diketahui bernama Muhamad Habib ditemukan tergelak tak bernyawa di Distrik Kwamki Narama, Senin (24/03/2025).

Mayat ini ditemukan dekat parit dari arah Puskesmas Kwamki Narama sekitar kurang lebih 2 km dalam keadaan menghadap ke atas menggunakan sweater warna hijau, celana jeans warna putih dan kaos kaki warna merah.

Kapolres Mimika melalui Kepala Seksi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat pria tersebut.

"Mayat pria tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Mimika, dan sudah dilakukan olah TKP oleh unit Iden Polres Mimika," katanya.

Disampaikan Iptu Hempy bahwa saat melaksanakan olah TKP ditemukan bercak darah dan uang senilai Rp 10.000 di area lain dengan jarak kurang lebih 30 m yang diperkirakan TKP awal.

"Korban diperkirakan dianiaya atau dibunuh, karena disekitar TKP ditemukan darah. Polsek Kwamki Narama akan terus kordinasi dengan warga dan tokoh-tokoh membantu Reskrim Polres Mimika guna menemukan kronologis awal," ujarnya.

Disampaikan Hempy bahwa informasi ini pertama kali diperoleh dari laporan warga yang mana saat itu hendak menuju ke kebun dan melihat korban di pinggir jalan.

"Dari laporan tersebut, Kapolsek dan personilnya merespon dengan mendatangi TKP serta kordinasi dengan unit Identitifikasi dan Sa Sabhara Polres Mimika guna proses sidik dan PAM TKP," katanya.

Sementara itu Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena mengatakan jenazah korban diketahui bernama Muhamad Habib.

"Kami masih tunggu petunjuk dari penyidik kepolisian, untuk dilakukan visum," katanya saat dikonfirmasi melalui via telepon. (Ignasius Istanto)

Top