Budaya

Kunker II TP PKK Mimika ke Kokonao Membawa Manfaat, Minat Baca Anak PAUD Meningkat

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob dan Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong memasuki Kokonao

MIMIKA, BM

Datang dari kota Timika, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika kembali melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Tua Kokonao, Distrik Mimika Barat pada Senin (18/5/2025) hingga Selasa (19/5/2026).

Sebelumnya, PKK Mimika pernah melaksanakan kunker pada 2 Mei 2025 lalu.

Kali ini, PKK Mimika tidak hanya melaksanakan kunker namun juga menghadiri pelantikan pengurus PKK Distrik Mimika Barat.

Berangkat Senin pagi dari Pelabuhan Poumako dengan menggunakan speed boat, rombongan TP PKK Mimika yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Ny. Susy Rettob dan Wakil Ketua PKK Mimika Ny. Periana Kemong menuju pelabuhan Kokonao.

Setibanya disana, Ny. Susy Rettob dan Ny. Periana Kemong disambut oleh Kepala Distrik Mimika Barat Christian P. Warinussy didampingi sang istri Ketua PKK Distrik Mimika Barat Ny. Sisilia Warinussy dengan mengenakan mahkota Cenderawasih.

Setelah itu, anak-anak muda setempat menari seka diiringi musik Kamoro dan tifa. Curah hujan yang tinggi membuat rombongan harus menerobos air dengan ketinggian hingga selutut.

Namun, hal itu tak menyurutkan niat anak-anak muda untuk terus menari seka mengiringi arakan rombongan hingga tiba di kantor distrik.

Ibu-ibu PKK pun tetap semangat turun ke air menyebrangi dari satu tempat ke tempat lainnya untuk melayani masyarakat Kokonao. Ada juga yang menyebrang menggunakan perahu dan bentor.

Setibanya disana, PKK Mimika melalui Pokja I dan Pokja IV langsung melaksanakan kegiatan. Sementara untuk Pokja II dan Pokja III diagendakan besok setelah Pelantikan TP PKK Distrik Mimika Barat.

Pokja I melaksanakan Ibadah Oikumene dan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Usia Dini untuk pelajar SMAN 3 Kokonao. Selain itu juga pemberian bingkisan berupa odol, sikat gigi, deodoran, sampo, sabun, buku dan pembalut khusus pelajar perempuan.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob dan Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong berjalan ditengah genangan air

Sementara Pokja IV melaksanakan penyuluhan pemberian makanan tambahan (pmt) gizi seimbang dan multivitamin untuk balita dan ibu hamil. Selain itu juga dilaksanakan pemeriksaan gratis USG ibu hamil.

Kepala Distrik Mimika Barat Christian P. Warinussy mengucapkan terimakasih atas kunker PKK Mimika untuk kedua kalinya di wilayahnya.

“Kunker PKK sangat berguna bagi kami. Ibu ketua dan wakil ketua melihat secara langsung kesini terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” katanya.

Hal ini sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati dimana ibu-ibu PKK menjadi pendorong untuk membantu pemerintah khususnya di distrik untuk berkolaborasi.

“Setelah dikunjungi tahun lalu di pendidikan, minat membaca anak-anak PAUD sudah mengalami peningkatan. Saat pelantikan PKK distrik kemarin PAUD kami mendapatkan penghargaan. Ini menambah semangat agar anak-anak lebih giat belajar,” ungkapnya.

Di bidang kesehatan, Kokonao kini telah memiliki Puskesmas. Kunker PKK sangat membantu masyarakat dalam penyuluhan gizi seimbang dan pemeriksaan ibu hamil.

“Terimakasih untuk pelayanannya. Semoga PKK Kabupaten dan distrik terus maju,” harapnya.

Sementara itu Ketua PKK Distrik Mimika Barat Ny. Sisilia Warinussy menambahkan bahwa pelantikan pengurus PKK distrik memberikan keabsahan meskipun selama ini program-program kerja sudah berjalan.

“Dengan adanya keabsahan ini mereka lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas melalui pokja-pokja yang mereka duduki. Ibu-ibu sudah siap langsung terjun ke masyarakat membantu program-program yang ditetapkan pemerintah dan PKK Mimika,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Perdana, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Diadakan di Distrik Wania

Pembukaan MTQ Distrik Wania 2026

MIMIKA, BM

Untuk pertama kalinya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) diadakan di Distrik Wania.

MTQ yang dipusatkan di Masjid Jami Baiturrahman SP 4 ini, sepenuhnya mendapat dukungan dari Pemerintah Distrik Wania.

Kegiatan MTQ ini diselenggarakan pada Rabu (20/5/2026) malam mengusung tema “Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an Kita Mewujudkan Generasi Qur’an yang Moderat dan Toleran.”

MTQ Distrik Wania diikuti 118 peserta yang dibagi dalam tiga mata lomba yakni Tilawah, Hifzh dan Tafsir Al-Qur'an.

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri pemerintah distrik, tokoh agama, panitia, serta ratusan peserta dari berbagai wilayah di Distrik Wania.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mimika, Muh. Darwis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ perdana tersebut.

Secara khusus Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Distrik Wania panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

“Jumlah peserta lomba Tilawatil Qur’an mencapai 118 orang. Ini merupakan jumlah peserta yang sangat banyak dan menjadi salah satu yang terbesar di Papua,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat generasi muda dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an.

Ia juga berharap Distrik Wania dapat terpilih sebagai tuan rumah MTQ Kabupaten Mimika tahun ini yang rencananya dilaksanakan pada 12 Juni mendatang.

Sementara itu, Kepala Distrik Wania, Ria N. Mandiwa menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.

“Melalui MTQ ini, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an dengan baik dan indah, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia berharap kegiatan MTQ ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang nantinya dapat membawa nama baik Distrik Wania di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Kadistrik Ria juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moral, material, maupun tenaga demi suksesnya pelaksanaan MTQ pertama di Distrik Wania.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kualitas keagamaan dan sumber daya manusia menuju masyarakat yang religius, sejahtera, dan berakhlak mulia,” ujarnya. (Ronald Renwarin)

Pemuda Muslim Mimika Gelar Diskusi & Deklarasi

Nara sumber pada kegiatan diskusi dan Deklarasi foto bersama peserta

MIMIKA, BM

Pemuda Muslim Mimika menggelar diskusi dan deklarasi dengan menghadirkan narasumber, Kepala Distrik Mimika Baru (Miru), Merlyn Temorubun, Ketua Dewan Adat Daerah (DAD), Vincent Oniyoma dan perwakilan dari Kepolisian Polres Mimika, IPDA Antonius.

Diskusi ini mengusung tema “Tong Jaga Timika” yang dilaksanakan di salah satu cafe di Timika, Jumat (15/5/2026).

Ketua PMMI, Debi Santoso menyampaikan, pada kegiatan ini perwakilan Generasi Muda Muslim Mimika, menyadari sepenuhnya peran dan tanggung jawab terhadap masa depan agama, bangsa, dan negara. Menyatakan empa poin sikap dan komitmen.

Pertama, menjunjung Tinggi Nilai Islam: Berkomitmen menjadi pemuda yang berakhlakul karimah, menjadikan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai pedoman utama dalam berpikir, bertindak, dan berkarya.

“Kedua merawat Persatuan Umat, dengan mengedepankan sikap ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), serta menolak segala bentuk perpecahan dan intoleransi di Kabupaten Mimika,”kata Debi.

Debi mengatakan, yang ketiga yakni, mengawal kemajuan Mimika, berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Daerah, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas di Mimika.

“Keempat, menjadi teladan sosial, menjadi generasi muda muslim yang produktif, inovatif, dan membawa manfaat (rahmatan lil 'alamin) bagi masyarakat luas serta lingkungan sekitar di Mimika,” jelas Debi.

Sementara itu, Kadistrik Mimika Baru, Merlyn dalam pemaparannya mengatakan, menjadi anak muda harus benar-benar memiliki rasa untuk menjaga Timika, sama halnya seperti permasalahan membuang sampah, pemuda harus berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kalau setiap pemuda meningkatkan kesadaran terkait sampah ini maka saya yakin masyarakat pun akan ikut sadar akan lingkungan, karena kita bukan kurang sosialisasi namun kita kurang memberikan kesadaran kepada masyarakat,”ujar Merlyn.

Maka itu ia mengajak semua pemuda di Mimika untuk menunjukkan peran dan sikap positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Bukan hanya sampah namun juga meningkatkan kesadaran keamanan di setiap wilayah.

“Kita boleh memberikan kritik, namun bagaimana juga kita bisa menjadi contoh yang baik, sehingga dapat membangun Mimika yang lebih baik,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Top