Pendidikan

Di Sentra Pendidikan, Wapres Gibran Tanggalkan Sekat Antara Ia, Guru dan Para Murid


Wakil Presiden Gibran Rakabuming foto bersama anak-anak SD dan Guru Sentra Pendidikan

MIMIKA, BM

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau fasilitas belajar dan asrama di Sentra Pendidikan SP5, Selasa (21/4/2026).

Pantauan Beritamimika.com, sekitar pukul 08.35 WIT, rombongan Gibran disambut tabuhan marching band dan musik angklung siswa SD Sentra Pendidikan.

Gibran yang didampingi Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wamendagri Ribka Haluk, Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong langsung meninjau ruang kelas siswa, perpustakaan, laboratorium dan asrama.

Selain meninjau sarana prasana, Gibran juga membagikan paket perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, dan alat belajar kepada ratusan siswa.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming foto bersama anak-anak SMP dan Guru Sentra Pendidikan

Interaksi hangat tampak sepanjang kunjungan. Gibran beberapa kali berhenti untuk berbincang dengan siswa, menanyakan aktivitas belajar, hingga mendengarkan cerita mereka.

Senyum dan sikap ramahnya membuat suasana terasa nyaman, hangat dan menyenangkan.

Setelah berkeliling, Gibran menuju lapangan utama sekolah dan berfoto bersama seluruh siswa.

Momen ini dimanfaatkan para siswa dan guru untuk mendekat kemudian meminta foto dengan orang nomor 2 di Indonesia ini.


Wakil Presiden Gibran Rakabuming foto bersama anak-anak SMA dan Guru Sentra Pendidikan

Permintaan foto datang bertubi-tubi dan disambut dengan santai oleh Gibran. Ia melayani satu per satu dengan senyum, menciptakan kenangan yang sulit dilupakan bagi para pelajar dan guru.

Antusiasme terlihat jelas. Tawa dan keceriaan mewarnai wajah para siswa di lapangan, memperlihatkan kedekatan tanpa sekat antara pemimpin dan generasi muda.

Kunjungan singkat itu meninggalkan kesan mendalam, sekaligus menjadi penyemangat baru bagi siswa untuk terus belajar dan bermimpi lebih tinggi.

Sekitar pukul 09.30 WIT, Gibran meninggalkan kawasan Sentral Pendidikan Timika untuk melanjutkan agenda berikutnya. (Shanty Sang)

Kehadiran Wapres Gibran di Timika, Bawa Kebahagiaan Lebih Bagi 60 Anak Yatim


Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat menemani anak-anak berbelanja di salah satu toko buku

MIMIKA, BM

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming menyempatkan diri membelikan anak-anak buku dan alat tulis ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mimika, Senin (20/4/2026).

Pantauan Beritamimika.com, Gibran yang didampingi Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Bupati Mimika Johannes Rettob dan rombongan menyambangi Toko Meriah sekitar pukul 18.00 WIT.

Orang nomor dua di Indonesia ini pun berkeliling mendatangi anak-anak yang sedang memilih alat tulis di toko tersebut.

Gibran juga menanyakan dan mengecek barang-barang yang dibelanjakan anak-anak agar sesuai dengan kebutuhan mereka.

Untuk diketahui, sebanyak 60 anak yatim dan yatim piatu dari 4 panti asuhan ini mendapat voucher belanja masing-masing sebesar Rp.500.000.

Anak-anak ini berasal dari empat panti asuhan di Timika yani LKSA Panti Asuhan Al Amin Hidayatullah, Panti Asuhan Laskar Pelangi, Rumah Yatim Dan Dhu’afa Baiturrasul dan Panti Asuhan Santa Susana Timika.

Suasana belanja terasa hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias saat memilih langsung perlengkapan sekolah yang mereka butuhkan untuk kebutuhan sekolah.

Ada beragam kebutuhan sekolah yang mereka pilih seperti buku, pena, pensil, tempat pensil, mainan dan lain-lain.

Kebahagiaan terpancar dari wajah semua anak, salah satunya Margareta Pakage siswa SD yang tinggal di Panti Asuhan Santa Susana. Ia merasa senang karena bisa belanja alat-alat tulis di temani wakil presiden.

"Kemarin kami dikasih tahu akan datang ke sini untuk ketemu dengan Pak Gibran, saya senang sekali. Tadi saya beli buku, pensil, penghapus, runcing, mistar dan mainan. Terimakasih Pak Gibran," ungkapnya. (Shanty Sang)

4.357 Siswa SD di Mimika Ikut TKA dan Assesment Nasional

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananiasl Faot saat meninjau proses pelaksanaan TKA


MIMIKA, BM

Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Assesment Nasional (AN) tahun 2026 secara serentak resmi digelar, termasuk ribuan siswa-siswi SD di Kabupaten Mimika.

Untuk Kabupaten Mimika tercatat sebanyak 4.357 siswa SD dari 118 sekolah yang mengikuti TKA dan Assesment Nasional.

Pelaksanaan TKA dan AN tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot di SD Inpres Koperapoka 1, Senin (20/4/2026).

Kasie Kurikulum pada Dinas Pendidikan, Simon Roba Patandianan dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan TKA dilaksanakan di sekolah yang memiliki Laboratorium Komputer dengan mata pelajaran yang diujikan ialah literasi (bahasa Indonesia) dan numerasi (matematika).

"Moda ujian adalah Berbasis Komputer (Computer Based Test - CBT)," kata Simon.

Simon menjelaskan, jumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Mimika sebanyak 136 Satuan Pendidikan dengan jumlah peserta didik kelas 6 sebanyak 4.571 siswa.

Sementara, jumlah Satuan Pendidikan yang mengikuti TKA sebanyak 118 Sekolah dengan peserta didik sebanyak 4.357 siswa dengan rincian laki-laki sebanyak 2.261 siswa dan Perempuan sebanyak 2.096 siswa.

"Ada sebanyak 6 Sekolah yang tidak memiliki kelas akhir yakni kelas 6 dan sisanya memiliki kendala lain seperti keaman dan jaringan yang belum memadai," ujarnya.

Ia menambahkan, sebanyak 12 Satuan Pendidikan yang memiliki kendala lain akan dilakukan evaluasi terhadap pimpinan sekolah tersebut karena dianggap tidak mampu malakukan tugas dengan baik sebagai leader dari sekolah tersebut.

Sementara Itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot dalam sambutannya mengatakan, mutu Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Pelaksanaan TKA yang dibuka hari ini adalah langkah strategis Pemerintah Kabupaten Mimika dalam upaya meningkatkan pendidikan secara berkelanjutan.

Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan investasi jangka panjang yang hasilnya akan menentukan wajah Kabupaten Mimika sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan.

"Perlu kita pahami bersama bahwa TKA ini diselenggarakan bukan sebagai beban tambahan bagi siswa, melainkan sebagai sarana pemetaan kemampuan akademik secara objektif dan riil," kata Ananias.

Ananias mengatakan, tahun ajaran ini, Pemerintah Kabupaten Mimika menetapkan target yang optimis. Pemerintah menaruh harapan besar agar rata-rata skor kompetensi daerah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada penguatan aspek literasi dan numerasi.

"Target ini adalah tantangan bagi kita semua untuk membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Mimika terus bergerak naik," tuturnya.

Menurutnya, pelaksanaan tes yang kini semakin berbasis teknologi bukan hanya soal efisiensi, tetapi merupakan komitmen untuk memperkenalkan ekosistem digital kepada anak-anak sejak dini.

Ia berpesan kepada para siswa, kerjakan soal-soal ini dengan tenang, fokus, dan tidak perlu tergesa-gesa. Jangan jadikan tes ini sebagai beban yang menakutkan, anggaplah ini sebagai tantangan menyenangkan untuk membuktikan sejauh mana kalian telah bertumbuh selama enam tahun ini di bangku sekolah dasar.

"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan pengawas ujian untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan dengan tertib, transparan, dan akuntabel," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top