Pendidikan

Wartawan BeritaMimika, Juara Foto Jurnalistik Kapolres Mimika Award 2021

Foto bersama wartawan pemenang lomba karya jurnalis dengan Kapolres Mimika, Waka Polres dan Kabag Ops

MIMIKA, BM

Wartawan kriminal BeritaMimika, Ignasius Istanto terpilih sebagai juara 1 Lomba Foto Jurnalistik Kapolres Mimika Award tahun 2021.

Selain Tanto, Juara II diraih Moch Sahirol Layeli ( Fajar Papua) dan juara III diraih oleh Selfianto Pakiding (Seputar Papua).

Lomba karya jurnalis ini merupakan salah satu rangkaian HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021 yang terbagi atas lomba foto jurnalis, karya tulis dan berita video.

Untuk kategori berita video, juara I diraih Igo Batmolin (SCTV), juara II Kristin Rayar (MCTV Papua) dan juara III diraih oleh Natan Making (media A News).

Sementara kategori karya tulis juara I Saldi Hermanto (media SP), juara II Irsul Panca Aditra (Kompas) dan juara III Tery Leisubun (Metro TV).

Pada saat diumumkan pemenang dan pembagian hadiah yang dilangsungkan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (7/7) Kapolres Mimika AKBP I Gde Era Adhinata mengatakan ke depan akan meningkatkan kualitas dan penilaian dalam lomba.

"Lomba tiga kategori karya jurnalis ini sudah berhasil dilaksanakan. Ke depan nanti hal ini akan lebih ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas juri dan kualitas lomba," ungkap Kapolres Era seusai menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

Kapolres mengatakan ini merupakan lomba karya jurnalis pertama yang diselenggarakan oleh Polres Mimika yang bersifat prematur.

"Kita mencoba formulanya sehingga ke depan kita akan lakukan lebih baik. Kita menghargai bahwa keberadaan jurnalis sangat berpengaruh membuat masyarakat menjadi lebih baik dan sangat berpengaruh dalam hal meningkatkan kualitas kerja kami sebagai polisi," ujar Era.

Iapun berharap lomba ini menjadi suatu hal yang bermakna positif untuk lebih memacu dan menjadi motifasi bagi wartawan di Mimika untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

"Karena namanya perlombaan adalah bertujuan untuk menilai sebatas mana kemampuan dalam hal jurnalis. Hal ini bukan hanya terkait jurnalis saja, tapi terkait hal-hal lainnya," ucap Era.

Pimpinan media BeritaMimika (BM), Ronald Renwarin memberikan apresiasi kepada Polres Mimika. Menurutnya, apa yang dilakukan polisi menunjukan bahwa instansi tersebut ingin para wartawan di Mimika berkembang dan semakin mengasa diri menjadi lebih baik.

"Ini satu hal yang luar biasa dan sangat kami apresiasi. Bukan pada siapa yang menjadi juara pada tiga kategori lomba itu tapi bagaimana setiap wartawan mampu mengembangkan diri dalam setiap karya yang dibuatnya," ungkapnya.

Menurutnya, Polres Mimika sejauh ini mampu membangun komunikasi yang balance serta hubungan institusi yang baik dengan media di Mimika sebagai partner pembangunan.

"Bagi kami berkesan dan sangat memacu para wartawan untuk berkompetisi secara sehat namun tetap saling menghargai dan menjaga kekompakan media di Timika. Dulu PTFI juga membantu media dengan melakukan Ujian Kompotensi Wartawan (UKW) sekarang Polres Mimika adakan lomba karya jurnalis," ujarnya.

Ronald mengatakan, pada Lomba Karya Jurnalis Kapolres Mimika Award ini, BeritaMimika hanya mengirimkan satu wartawan untuk mengikuti lomba tersebut.

Saat mendaftar, wartawan Tanto mengirimkan karya foto jurnalistik dan karya tulis namun yang dibolehkan panitia adalah 1 wartawan hanya 1 kategori sehingga yang dinilai hanyalah karya foto.

"Puji Tuhan, Tanto juara. Ini merupakan motivasi bagi wartawan dan bagi kami BeritaMimika untuk perlahan menjadi lebih baik dalam berkarya untuk membangun diri dan membangun Mimika yang kita cintai bersama," ungkapnya. (Red)

TP-PKK Mimika Gelar Sosialisasi Pengasuhan Positif Anak

Foto bersama dengan anak-anak Paud di TK Mamunuok Utikini SP12

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika melalui Pokja 2 menggelar Sosialisasi Pengasuhan Positif Anak dengan mengusung tema “Anak Kreatif Keluarga Produktif”.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama TP-PKK, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Mimika yang dilaksanakan Sabtu (3/7) di TK Mamunuok Utikini SP12.

Ketua TP-PKK Mimika Ny. Kalina Omaleng melalui Ketua Pokja 2 Ny. Yohana Paliling mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar pengasuhan terhadap anak bisa berkesinambungan dan bersinergi antara orang tua dan guru.

“Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini para orang tua dan guru dapat memberikan perhatian dan pendidikan terhadap anak usia dini sehingga semakin terjaga dan semua itu dimulai dari orang tua di rumah dan guru di sekolah,” tuturnya singkat.

Sementara itu, nara sumber Uswatun Hasanah Spd., Gr mengatakan pola mengasuh anak yang positif dan benar yakni bahagiakan anak, tidak ada hukuman dan hadiah karena anak usia 3-5 tahun adalah masa golden age (keemasan-red).

“Jadi sejak anak dalam kandungan hingga lima tahun harus diberi kasih sayang supaya mereka memiliki kasih sayang sehingga kelak dapat menjadi anak yang berbakti,” katanya.

Ia mengingatkan, jangan memukul area kepala anak, menjewer telinga, menyedutkan kepala dan yang terutama tidak boleh membentak anak.

"Satu kali bentakan maka seribu kebaikan akan hilang, tiga kali berarti tiga ribu kebaikan hilang apalagi jika tiap hari dibentak. Jadi elus saja kepala anak dan sayangi lalu nasehati. Ketika anak bahagia segala sesuatu yang kita berikan mereka akan terima, bahagiakanlah mereka,” imbuhnya.

Dikatakan pola pengasuhan yang harus dirubah yakni pemberian hukuman dan hadiah serta kebiasaan mengatakan jangan atau tidak.

“Dari Kemendikbud tidak dianjurkan lagi hukuman dan hadiah terhadap anak karena hukuman hanya membiarkan anak melakukan hal buruk tapi tidak menimbulkan kesadaran diri. Sama dengan hadiah jadi membuat anak mengharapkan sesuatu,” paparnya.

Menurutnya, mengatakan jangan atau tidak harus juga dihindari tetapi lebih kepada pemberian pemahaman seperti “jangan malas” diubah menjadi “jadilah anak rajin” atau seperti “jangan nakal” diubah menjadi “nanti kalau bertamu yang baik ya, nak”.

“Harapannya kelak ibu-ibu mampu mencetak anak yang hebat, bersaing dan memiliki karakter anak-anak Pancasila. Jadi anak Indonesia yang berkarakter,” harapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, dilakukan penyerahan bantuan berupa alat tulis yang diserahkan secara langsung oleh Ny. Kalina Omaleng kepada tiga Kepala Sekolah yakni TK Negeri Bihintuka SP 13, TK Negeri Cenderawasih dan TK Mamunuok SP 12.

Selain itu, dilakukan pula pemberian vitamin Kalsimetri yang mengandung kalsium, magnesium dan vitamn D.

Ketua Pokja 4 Ny. Alice Wanma mengatakan vitamin tersebut sangat baik untuk pertumbuhan tulang anak.

“Anak-anak usai 10 tahun satu hari satu kali. Diberikan pada saat anak makan. Orang tua juga bisa minum, ibu hamil, meyusui dan dewasa diminum dua kali sehari,” ujarnya singkat (Elfrida)

57 Pelajar Mimika Lolos ke Seleksi Kompetensi Sains Nasional Tingkat Provinsi


Abraham Letsoin, Koordinator Tim Teknis KSN-K Mimika

MIMIKA, BM

373 pelajar di Papua dinyatakan lolos seleksi Kompetensi Sains Nasional (KSN) Tingkat Provinsi. Pemenang pada tingkat provinsi nanti akan mewakili Papua untuk KSN Nasional. Dari jumlah ini, 57 merupakan pelajar asal Mimika.

Sebelumnya, Kompetensi Sains Nasional Tingkat Kabupaten (KSN-K) untuk Mimika telah diselenggarakan pada (2/6) hingga (4/6).

57 pelajar asal Mimika merupakan pemenang KSN-K untuk sembilan bidang sains yang dilombakan yakni Astronomi (11 siswa), Biologi (8), Ekonomi (9), Fisika (2), Geografi (10), Informatika (5), Kebumian (8), Kimia (3) dan Matematika (1).

Dari jumlah tersebut, 14 siswa merupakan pelajar SMA Negeri 1 Timika, SMAS HMM Al-Falah (11), SMA YPPK Tiga Raja (10), SMA Negeri 2 Mimika (10), SMA Taruna (7) dan SMA Kalam Kudus (5).

Melalui pesan whatssap, Koordinator Tim Teknis KSN-K, Abraham Letsoin menyampaikan hal ini kepada BeritaMimika.

Ia mengatakan, keputusan ini didasari pada Surat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Pusat Prestasi Nasional, Nomor : 1018/J3/DM.02.00/2021 tentang Hasil KSN-K Jenjang SMA/MA Tahun 2021.

Walau sudah dinyatakan lolos, namun Mimika belum mendapatkan informasi pasti kapan dilangsungkan KSN Tingkat Provinsi Papua.

"Kepastian jadwal kami belum dapat namun akan diinfokan oleh provinsi. Pelajar Mimika sudah sering ikut ke tingkat provinsi. Kita berharap semoga dari 57 anak ini, ada yang bisa lolos sampai ke tingkat nasional,” harapnya (Elfrida)

Top