Hukum & Kriminal

Polsek Bandara Selidiki Pemilik 144 Botol Miras Jenis Mansion

Kapolsek Bandara, Ipda Andi Batilu

MIMIKA, BM

Kepolisian Sektor (Polsek) Bandara Mozes Kilangin saat ini sedang menelusuri siapa pemilik 144 botol minas keras jenis Mansion House yang digagalkan pengirimannya ke Ilaga pada Sabtu (26/9).

"Kami belum dapati siapa pemilik dari barang tersebut. Dan sampai sekarang kami masih mencari informasi ini," ujar Kapolsek Bandara, Ipda Andi Batilu saat ditemui di depan Kantor Satlantas, Senin (28/9).

Menurut Kapolsek Andi, pihaknya kini tengah meminta keterangan dari seorang warga berinisial RRS yang diminta untuk membawa barang tersebut.

"Kita sudah periksa dia. Dari keterangannya, dia pun tidak tahu siapa pemilik barang itu karena dia hanya ditelepon dan diminta untuk membawa. Kita juga sudah cek dan tidak ditemukan ada oknum-oknum yang terlibat," kata kapolsek.

Untuk mengantisipasi jangan sampai terulang lagi, kapolsek mengatakan pihaknya bekerjasama dengan security Avsec, UPBU Bandara Mozes Kilangin untuk lebih memperketat pengawasan pengiriman barang.

"Jadi perketat pengawasan untuk pengiriman barang bukan cuman ke Ilaga saja tapi ke semua daerah pedalaman," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Petugas Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin berhasil menggagalkan pengiriman minuman keras (miras) yang hendak di kirim ke Ilaga melalui pengiriman cargo, Sabtu (26/9) sekitar pukul 07.00 WIT.

Sebanyak 144 minuman keras merek Robinson Mansion House ukuran 350 mililiter tersebut di isi dalam 2 karton rokok Gudang Garam dengan manifes tertulis daging. (Ignas

Hampir Dijambret, Juliana Kaget dan Terjatuh Dari Motor

Korban saat akan di bawa ke rumah sakit

MIMIKA, BM

Seorang perempuan bernama Juliana berumur 20-an tahun hampir saja menjadi korban dua pelaku jambret.

Kejadian ini terjadi di Jalan Pendidikan, tepatnya depan Kantor Sekretariat P2TP2A,Sabtu (27/9) malam sekitar pukul 22.52 wit.

Juliana melakukan perjalanan pulang ke rumah dengan menggunakan ojek. Ketika tasnya ingin direbut, ia terkaget dan terjatuh dari motor.

Akibatnya, korban mengalami pembengkakan di bagian kaki kanan sehingga harus di bawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diduga sudah dibuntuti dari arah lampu merah Pasar Eks Swadaya oleh dua orang yang merupakan pelaku jambret. Pelaku menggunakan sepeda motor matic warna putih.

Beruntung pada saat korban terjatuh  warga yang berada disekitar lokasi langsung menolongnya. Namun kedua pelaku berhasil melarikan diri.

Walau hampir di jambret namun tidak ada satupun barang milik korban yang hilang, termasuk tas yang hampir di bawa kabur pelaku.

"Keluarganya tidak buat LP, namun langsung membawa korban berobat di RSUD kemudian direncanakan untuk berobat jalan," kata Kapolsek Mimika Baru,Kompol Sarraju melalui KASPK 1, Aiptu Gultom.

Dengan kejadian tersebut, Aiptu Gultom menghimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraan maupun menjadi penumpang ojek. (Ignas

Gunakan Plat Nomor Palsu dan Ganti Warna, Satlantas Mimika Tilang Pengguna Kendaraan Dinas

Seorang anggota Satlantas Polres Mimika saat memeriksa kelengkapan SPM seorang warga

MIMIKA, BM

Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Devrizal mengatakan pihaknya terpaksa harus menilang seorang pengendara mobil lantaran mengganti nomor plat kendaraan dengan yang palsu dalam razia yang digelar Sabtu (26/9), di Kuala Kencana.

Iptu Devrizal menjelaskan, pengendara tersebut ditilang guna memberikan efek jerah. Pasalnya plat kendaraan dinas yang semestinya berwarnah merah juga diganti dengan plat berwarna hitam.

"Kita amankan surat-suratnya dan kita berikan sanksi berupa tilang dan meminta untuk pemasangan kembali plat dinas,"katanya.

Iptu Devrizal menilai, pengawasan terhadap penggunaan kendaraan dinas plat merah di Kabupaten Mimika di luar jam kedinasan dinilai masih lemah. Hal itu dibuktikan dengan masih adanya oknum yang menggunakan kendaraan operasional dinas untuk kepentingan pribadi.

Terkait dengan hal ini, kata Kasat Lantas pihaknya akan berkoordinasi dengan bagian aset dan Satpol PP untuk bersama-sama mendata kendaraan milik pemerintah yang sudah dibagi kepada ASN yang berhak memegang kendaraan tersebut.

"Kita akan berikan efek jera. Jika di biarkan maka akan dilakukan terus menerus tanpa ada rasa bersalah," kata Devrizal.

Dalam razia tertib berkendaraan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Mimika, mereka berhasil menjaring 7 unit kendaraan, termausk 1 unit kendaraan dinas yang menggunakan plat nomor palsu dan 6 unit SPM.

"Semuanya kita tilang," tegas Devrizal. (Ignas)  

Top