Ekonomi dan Pembangunan

Bank Mandiri Cabang Timika Merupakan Salah Satu Smart Branch di Papua : Miliki 7 CRM dan 1 CSM

Petugas saat mengedukasi nasabah tentang Livin' by Mandiri

MIMIKA, BM

Bank Mandiri terus melakukan sejumlah inovasi dengan menjadi smart branch sejak satu tahun lalu guna mendukung perubahan di era teknologi masa kini.

Dan kerennya, Bank Mandiri Cabang Timika merupakan salah satu bank yang dipilih sebagai Smart Branch di Papua.

Dengan demikian, sejumlah perubahan dilakukan oleh bank ini salah satunya dengan mempercantik tata ruang bank dimana sudah tidak lagi ditemukan adanya kertas setoran, penarikan tunai maupun pembukuan yang biasanya ditemui di pintu masuk.

Jika kita memasuki Kantor Bank Mandiri Cabang Timika kita dapat melihat sejumlah tablet dan monitor serta cash recycle machine (CRM). CRM ada tujuh yakni tiga di dalam dan empat diluar ruangan.

Kini, para nasabah Bank Mandiri dimudahkan dengan hadirnya Livin’ by Mandiri sehingga tidak perlu repot datang ke kantor melainkan cukup dengan menggunakan smartphone dari rumah.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/10/2022) Kepala Bank Mandiri Cabang Timika Andhika Andar Pribadi menjelaskan inovasi Livin’ by Mandiri tersebut.

“Untuk kartu automated teller machine (ATM) masih diterbitkan namun kita akan mendorong CRM sebagai pengganti ATM. CRM ini khusus untuk transaksi setor dan tarik,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk penarikan tunai pun tidak perlu menggunakan kartu ATM lagi karena bisa melalui aplikasi Livin’ di menu tarik tunai.

Ia menjelaskan, untuk mengaksesnya nasabah perlu mendownload terlebih dahulu aplikasi Livin' by Mandiri. Setelah itu pilih menu tarik tunai, masukan jumlah angka yang ingin ditarik, kemudian tekan Ok.

Lanjut Andhika, setelah nomor PIN dimasukan maka akan keluar nomor token yang masa berlakunya 1,5 jam.

“Setelah dapat nomor token, datang ke mesin CRM, tidak usah masukin kartu ATM lagi jadi langsung pencet enter, pilih menu Livin’ by Mandiri. Kemudian masukan nomor handphone, no token, uangnya akan keluar sesuai dengan permintaan," ungkapnya.

"Kalau ATM ketinggalan tidak apa-apa, tinggalkan saja dirumah. Kalau berhalangan bisa dishare atau titip ke teman, tinggal kasih nomor token. Lalu temannya itu pencet enter masukin no hp dan no token,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini di ibu kota Jakarta sudah memakai QR Code Indonesia Standard (QRIS), sehingga jika belanja, naik bis atau kereta api tidak perlu membawa uang tunai cukup dengan QRIS.

“Kalau belanja ke toko tidak bawa ATM, minta sama tokonya ada kode QRIS, lalu buka aplikasi Livin’ pilih QR Code langsung terbayar. ATM kedepannya tidak digunakan lagi,” paparnya.

Andhika berkata kehadiran Bank Mandiri Cabang Timika secara perlahan akan mengedukasi masyarakat Mimika untuk dapat menyadari akan kemudahan dan kepraktisan aplikasi digital perbankan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bisa beralih ke aplikasi digital perbankan dan masyarakat di Mimika mulai aware (menyadari-red) bahwa perbankan pelan-pelan sudah masuk ke era digital," ujarnya.

“Mau setor atau tarik tidak perlu isi slip setoran lagi, cukup dari rumah isi di aplikasi Livin’ pilih menu cabang, pilih setor atau tarik dan ini bisa reservasi untuk lima hari kedepan. Dapat QR Code lalu di scan, muncul nomor antrian, yang menggunakan Livin’ diprioritaskan pertama untuk dilayani,” tuturnya.

Jika ingin buka rekening di bank mandiri bisa tanpa harus antri dan datang ke bank, tapi cukup dengan menggunakan aplikasi Livin by mandiri.

“Setelah masuk ke Livin’ ikuti langkah-langkahnya. Jika data sesuai dengan di disdukcapil maka dalam 15 menit nomor rekening sudah jadi. ATM bisa pilih sendiri mau dikirim ke rumah atau ke cabang mandiri atau alamat kantor nasabah,” ungkapnya.

Bank Mandiri Cabang Timika ini juga memiliki mesin customer service machine (CSM). CSM bisa untuk membuka rekening, mengganti kartu ATM ketika ATM hilang, terblokir atau rusak hanya dalam waktu lima menit.

“Jadi sudah tidak pakai CS lagi. Mereka hanya memberikan konsultasi atau advisory saja. Kami juga ada Layanan Antar Jemput Uang (LAJU) dan sekarang sedang di ujicoba. Ke depan jika ada nasbah yang perlu penjemputan atau pengantaran uang tinggal kontak tim LAJU saja," jelasnya.

Perlu diketahui, selama setahun menjadi smart branch, Bank Mandiri Timika terus menghadirkan sejumlan inovasi dan mengedukasi masyarakat Mimika akan pentingnya digitalisasi perbankan di jaman modern sekarang ini. (Elfrida Sijabat)

Keberadaan Pasar Ilegal Jadi Penyebab Utama Disperindag Belum Capai Target di Pasar Sentral

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba

MIMIKA, BM

Realisasi retribusi parkir dari pusat perbelanjaan Pasar Sentral Timika hingga saat ini masih terbilang jauh dari capaian target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba saat ditemui di Hotel Cendrawasih 66 Timika, Kamis (6/10/2022) mengatakan bahwa retribusi parkir tersebut baru berada di posisi 53,65 persen.

"Sampai saat ini, retribusi parkir kita di posisi Rp 804.800.000, atau pada posisi 53,65 persen dari target Rp 1,5 miliar," ujarnya.

Menurut Petrus, target tersebut masih jauh dari target karena ada beberapa kendala, diantaranya adalah karena maraknya pasar-pasar ilegal yang masih gencar beroperasi hingga saat ini.

"Sebenarnya kendala utamanya itu bahwa di pasar itu juga kan sudah mulai sepi-sepi karena pasar-pasar ilegal sudah mulai banyak. Contohnya macam pasar gorong-gorong, pasar lama," ungkap Petrus.

"Coba kalau itu (pasar ilegal) ditutup, ya itu bisa sebenarnya untuk membangkitkan kembali atau menaikan kembali retribusi di Pasar Sentral," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, kendala lainnya adalah penetapan target capaian begitu tinggi sehingga agak sulit untuk dicapai.

"Ini juga karena terlalu tinggi targetnya, kemarin kan cuma Rp 1,2 miliar, ini langsung naik jadi Rp 1,5 miliar," bebernya.

Di samping itu, terkait dengan portal pintu masuk keluar yang belum dioperasikan, Petrus mengatakan pihaknya masih berupaya untuk membenahinya.

"Kita masih terus benahi karena setelah kita benahi ada petir, rusak lagi. Ada lagi pengerjaan di sana putus lagi 'anu'-nya. Terus perna juga ditabrak mobil, jadi terlalu tinggi biaya operasionalnya," pungkasnya. (Ade)

Walau Suku Bunga Acuan BI Naik, Bank Mandiri Belum Menaikan Suku Bunga Pinjaman

Kepala Bank Mandiri Cabang Timika Andhika Andar Pribadi

MIMIKA, BM

Bank Mandiri Cabang Timika kini genap berusia 24 tahun. Dihari jadinya yakni pada 2 Oktober kemarin, Bank Mandiri menawarkan beberapa promo.

Promo yang ditawarkan diantaranya promo untuk suku bunga pinjaman sebesar 2,4 persen dan promo pinjaman karyawan kredit serbaguna Mandiri mulai dari 9,5 persen.

Kepala Bank Mandiri Cabang Timika Andhika Andar Pribadi kepada BeritaMimika di ruang kerjanya, Senin (3/10/2022) mengatakan promo berlaku terbatas hingga akhir bulan Oktober.

“Khusus TNI/Polri dan ASN yang payroll di Bank Mandiri ada suku bunga mulai 8,24 persen,” lanjutnya.

Disisi lain, Bank Indonesia (BI) kini telah menaikkan tingkat suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate ke 4,25 persen.

Terkait kenaikan suku bunga acuan BI sebesar 4,25 persen Andhika bertutur secara internal di Bank Mandiri belum ada pengumuman kenaikan suku bunga.

”Jika dikaitkan dengan kenaikan suku bunga acuan tentu pasti akan berpengaruh terhadap kebijakan perbankan. Kebijakan BI menaikan suku bunga acuan dengan maksud untuk stabilitas sistem moneter. Selain itu, untuk mencegah inflansi,” ucapnya.

Ia menambahkan seperti diketahui bersama bahwa pemerintah Indonesia telah menaikan harga bahan bakar minyak (bbm), hal ini tentu berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang lainnya.

“Kenaikan harga bbm akan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan lainnya sehingga akan timbul inflansi, untuk mencegah kenaikan inflansi yang tinggi maka BI menaikan suku bunga acuan. Namun sejauh ini, kami Bank Mandiri belum menaikan suku bunga pinjaman,” tuturnya. (Elfrida Sijabat)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top