Rabu, Baznas Mimika Kirim Bantuan ke Korban Kebakaran di Asmat
Kondisi pasca kebakaran
MIMIKA, BM
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika pada Rabu, 19 Oktober 2022 akan serahkan bantuan kepada para korban musibah kebakaran yang terjadi di Kabupaten Asmat, Distrik Agats pada Minggu, 16 Oktober 2022.
"Tadi malam (minggu malam-red) kita memberangkatkan 2 orang untuk melakukan assesment dan hasilnya tadi sudah didapatkan apa saja yang dibutuhkan dan berapa jumlah jiwa atau KK," Jelas Kepala Baznas Mimika, Ustadz Umar Habib saat dihubungi BeritaMimika.
Umar mengatakan, masyarakat yang terdampak kebakaran di Asmat hampir rata-rata harta bendanya ludes terbakar. Bahkan banyak yang hanya menyisahkan pakaian saja di badan.
"Ini sudah ada beberapa dos pakaian yang akan kami kirim ke sana tetapi karena transportasinya hanya mengandalkan laut jadi rencana hari Rabu jam 12 baru berangkat dengan Kapal Tatamailau," Tutur Umar.
Ia menghimbau kepada masyarakat yang ingin menyumbangkan sembako saat ini bisa diberikan karena pada hari Rabu sudah berangkat ke Asmat untuk menyerahkan bantuan.
Sementara untuk penggalangan dana di jalan, kata Umar, pihaknya akan meminta ijin ke Dinas Sosial dan rencanya hari ini, (Selasa) aksi tersebut akan dilakukan.
"Yang sudah siap dari KKJB jadi nanti kami akan turun galang dana sama-sama dengan KKJB," Ujarnya.
Adapun kronologi kejadian ini duga api bermula dari salah satu rumah warga dan dengan cepat menjalar ke rumah lain serta kios pasar yang terbuat dari kayu, papan dan tripleks.
Tidak adanya Dinas pemadam kebakaran di kabupaten ini, membuat api cepat menyebar dan sulit dipadamkan.
Pemadaman dilakukan para petugas keamanan TNI POLRI bersama warga hanya dengan menggunakan peralatan seadanya.
Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 07.10 Wit setelah pada pukul 05.45 Wit terjadi hujan deras.
Dalam musibah ini tidak didapati info atau pelaporan dari warga tentang hilangnya warga atau jatuh korban jiwa.
Para warga masyarakat yang terdampak sekarang berada di 4 titik penampungan sementara yakni, Los pasar baru, Los pasar lama, Paud dan Rumah Adat Buton.
Jumlah data Warga terdampak sementara yakni 145 KK dan 377 Jiwa, terdiri dari Laki laki sebanyaj 170, perempuan sebanyak 158 dan anak-anak sebanyak 49.
"Akibat dari kebakaran tersebut ada 124 kios milik pemerintah setempat dan 7 rumah milik masyarakat ludes terbakar. Saat ini ntuk kebutuhan mendesak ialah air mineral, sembako, pakaian layak pakai, kbutuhan anak dan mukena, sarung dan alat sholat," Ungkapnya. (Shanty Sang)















