Politik & Pemerintahan

Pengurus Dharma Wanita Persatuan Mimika Masa Bakti 2024-2029 Dikukuhkan, Ini Pesan Wabup Kemong

Ketua DWP Papua Tengah Ny. Meiske Silwanus Soemoele saat mengukuhkan Ketua DWP Mimika dan jajaran pengurus yang baru

MIMIKA, BM

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Tengah Ny. Meiske Silwanus Soemoele mengkukuhkan Ketua dan jajaran pengurus DWP Kabupaten Mimika masa bakti 2024-2029 pada Rabu (10/12/2025) di Hotel Horison Diana.

Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua DWP Provinsi Papua Tengah Nomor : 37 Tahun 2025 tentang Pengukuhan Pengurus DWP Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah Masa Bakti 2024-2029.

Turut hadir dalam pengukuhan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Pj. Sekda Mimika Abraham Kateyau, pimpinan-pimpinan organisasi perangkat daerah (opd) dan organisasi-organisasi wanita.

Wakil Bupati Emanuel Kemong dan Ketua DWP Provinsi Papua Tengah Ny. Meiske Silwanus Soemoele memberikan ucapan selamat untuk Ketua dan para pengurus yang baru dikukuhkan.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran pengurus DWP Mimika yang lama atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mengatakan DWP bukanlah sekedar organisasi istri-istri aparatur sipil negara (ASN), namun mitra strategis pemerintah daerah (Pemda) dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Mimika.

Dengan demikian maka perlu ada kolaborasi bersama pemda Mimika dan organisasi lain dengan tetap mengedepankan keluarga dan tidak mengorbankan anak-anak karena ibu adalah ujung tombak keluarga.

“Peran ibu-ibu sangat penting tidak hanya sebagai pendamping suami atau tugas melayani masyarakat tetapi juga sebagai penggerak pembangunan di bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya,” tuturnya.

Dikatakan DWP harus menjadi pelopor dalam pencegahan stunting dan memberdayakan ekonomi keluarga serta meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak di Mimika.

Pada kesempatan itu, Wabup Kemong menyampaikan tiga pesan untuk pengurus DWP yang baru. Pertama, segera menyusun program kerja yang realitis, terukur dan selaras dengan visi misi pemerintahan Kabupaten Mimika.

Foto bersama Wabup Emanuel Kemong, Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau, Ketua dan jajaran pengurus DWP Mimika masa bakti 2024-2029

Kedua, jaga solodaritas dan sinergi antara seluruh anggota dan dengan instansi terkait serta menjadikan DWP sebagai wadah silaturahmi dan peningkatan kapasitas diri.

Ketiga, inovasi dalam menjalankan program utama yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat dan keluarga besar ASN.

“Dibawah kepemimpinan pengurus yang baru, DWP Mimika diharapkan semakin maju dan berkarya, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Kabupaten Mimika yang kita cintai ini,” ucapnya.

Usai mengukuhkan, Ketua DWP Papua Tengah Ny. Meiske Silwanus Soemoele berharap agar amanat dan tanggungjawab yang telah di percayakan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dengan penuh keihlasan, semangat pengabdian dan komitmen yang tinggi terhadap kemajuan organisasi.

“Sebagai organisasi istri ASN, DWP memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan melalui penguatan peran perempuan baik di lingkungan keluarga, organisasi maupun masyarakat,” katanya.

Ny. Soemoele juga memberikan empat pesan kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Pertama, dapat meningkatkan kualitas sumber daya anggota melalui program kerja yang edukatif, produktis dan berkelanjutan.

Kedua, menjalin sinergi dan komunikasi yang baik dengan instansi pemerintah dan organisasi perempuan lainnya serta masyarakat luas.

Ketiga, mengembangkan kegiatan yang berdampak bagi kesejahteraan anggota dan keluarga ASN.

Dan keempat, menjadi teladan dalam membangun ketahanan keluarga yang merupakan pondasi penting bagi keberhasilan pembangunan nasional.

“Saya juga mengajak seluruh jajaran DWP untuk terus menjaga nilai-nilai solidaritas, loyalitas dan profesionalitas dalam berorganisasi,” tandasnya.

Tak lupa ia mengingatkan bahwa kekompakan dan kebersamaan adalah kunci utama keberhasilan setiap program yang dirancang dan dilaksanakan.

“Semoga kepengurusan yang baru ini menjadi semangat baru untuk terus memajukan DWP. Mari kita bekerja sama dengan hati penuh tanggung jawab, ikhlas dan tulus untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi, masyarakat dan bangsa,” serunya.

Ketua DWP Mimika Ny. Bernadetha Abraham Kateyau didampingi suami Pj. Sekda Mimika Abraham Kateyau saat menerima Berita Acara dari Ketua DWP Papua Tengah Ny. Meiske Soemoelo

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Mimika yang baru dikukuhkan Ny. Bernadetha Abraham Kateyau mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan kepadanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang luar biasa yang diberikan sebagai pondasi yang sudah dibangun selama ini.

“Pengukuhan ini bukan hanya sebuah kehormatan tetapi juga sebuah tanggung jawab besar untuk membawa organisasi ini lebih maju, mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Mimika,” ucapnya.

Lanjutnya, DWP memiliki peran strategis sebagai organisasi pendukung dalam memperkuat kualitas sdm keluarga ASN.

“Untuk itu kedepannya kami akan meningkatkan kapasitas anggota melalui pendidikan, pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan. Memperkuat peran DWP dalam bidang sosial, ekonomi dan budaya agar dapat memberikan dampak nyata bagi keluarga ASN dan masyarakat luas,” imbuhnya.

Kepengurusannya juga akan mendukung program pemerintah Kabupaten Mimika terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga, pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu juga mendorong terciptanya organisasi yang modern, kreatif dan adaptif sesuai dengan perkembangan jaman.

“Saya percaya dengan kekompakan, kerjasama dan hati yang tulus dapat mewujudkan DWP yang lebih kuat dan lebih relevan bagi kemajuan daerah Kabupaten Mimika,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota DWP Mimika untuk berjalan bersama saling menguatkan, saling mendukung dan menjaga semangat pengabdian.

“Mari kita jadikan DWP sebagai rumah yang penuh kasih, tempat bertumbuhnya kreativitas serta wadah bagi para perempuan dan istri-istri ASN untuk berkarya memberi dampak positif,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Tingkatkan Kompetensi, Bagian Humas dan Protokoler Mimika Gelar Public Speaking

Pimpinan-pimpinan opd dan perwakilan organisasi foto bersama

MIMIKA, BM

Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Mimika gelar pelatihan Public Speaking yang dilaksanakan 8-9 Desember 2025 di Hotel Horizon Diana.

Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (opd) dan perwakilan organisasi-organisasi dengan menghadirkan nara sumber dari Kementerian Sekretariat Negara, Sandra Erawanto.

Ketua Panitia Evert Lukas Hindom menyampaikan bahwa pelatihan Public Speaking ini bertujuan untuk memastikan bahwa pejabat daerah dapat menjalankan tugas dan jabatannya secara profesional.

Selain itu juga pejabat daerah dapat mengkomunikasikan pesan yang tepat dan pada akhirnya mendorong kreativitas pemerintahan serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah serta peningkatan pelayanan publik.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika Inosensius Yoga Pribadi yang membuka pelatihan tersebut mengatakan di era keterbukaan informasi saat ini komunikasi bukan lagi sekedar kemampuan menyampaikan pesan.

“Bagi setiap pejabat publik komunikasi adalah representasi dari integritas, profesionalitas dan kredibilitas pemerintah,” katanya.

“Setiap kata yang keluar dari pejabat publik akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat, membentuk persepsi dan menentukan keberhasilan pelaksanaan program,” imbuhnya.

Menurutnya, pejabat yang mampu berbicara dengan jelas, sopan, tepat sasaran serta berpegang pada etika dan data yang benar akan menciptakan pemerintahan yang semakin transparan dan terpercaya.

“Kita ingin menghadirkan pejabat publik yang mampu menyampaikan informasi secara akurat, santun dan bertanggung jawqb,” harapnya.

Staf Ahli Yoga menyebut pelatihan ini berguna agat pejabat mampu membangun komunikasi yang efektif dan empati dengan masyarakat, menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang baik, benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Selain itu juga, mampu menyikapi isu publik dengan bijaksana, serta memiliki kepribadian komunikatif yang mencerminkan nilai Mimika Rumah Kita, influsif, terbuka dan terintegritas.

“Belajarlah bukan hanya untuk fasih bicara tetapi juga fasih mendengar. Karena mendengar adalah inti komunikasi yang etis. Pejabat publik yang mampu mendengar dengan baik akan mampu memahami kebutuhan masyarakat, menjawab aspirasi dengan tepat dan membangun kepercayaan yang langgeng,” tutupnya. (Elfrida Sijabat)

DLH gelar Sosialisasi IRLH dan Launching Program Mitra Hijau Mimika Rumah Kita

Foto bersama di sela kegiatan

MIMIKA, BM

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika menggelar Sosialisasi Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) dan Launching Program Mitra Hijau Mimika Rumah Kita pada Senin (8/12/2025).

Sekretaris DLH Michael Alik Lembang mengatakan IRLH dirancang untuk mengukur efektivitas upaya daerah dalam memperbaiki kualitas lingkungan.

“Penilaian ini tidak sekedar mencatat kegiatan administratif atau seremonial melainkan berfokus pada hasil konkrit seperti membaiknya kualitas udara, meningkatnya tutupan lahan hijau atau menurunnya beban pencemar di sungai dan pesisir,” katanya.

Lanjutnya, dengan IRLH setiap daerah akan dinilai dari dua sisi utama yakni upaya yang dilakukan dan hasil yang dicapai.

Adapun indikator dasar penilaian yakni perencanaan, kebijakan, alokasi anggaran, kapasitas sumber daya manusia (sdm), pelaksanaan kegiatan hingga inovasi dan keterlibatan publik.

“Yang lebih penting lagi, hasil penelitian ini akan dipublikasikan secara terbuka sehingga masyarakat mengetahui sejauh mana pemda serius melindungi lingkungannya,” ujarnya.

“IRLH Mimika baru mencapai 4.80 persen yang menunjukkan masih perlu meningkatnya responsivitas dan keterlibatan seluruh pihak dalam pengelolaan lingkungan hidup,” imbuhnya.

Dari sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang IRLH sebagai alat ukur kinerja lingkungan daerah, mendorong pemda (provinsi, kabupaten/kota) untuk lebih responsif terhadap isu lingkungan dan menjadi dasar evaluasi dan penentuan arah kebijakan lingkungan kedepan.

Pada hari ini juga diluncurkan Program Mitra Hijau Mimika Rumah Kita sebagai komitmen pemda Kabupaten Mimika melalui DLH dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan keindahan kawasan perkotaan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika Inosensius Yoga Pribadi.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika Inosensius Yoga Pribadi mengatakan IRLH merupakan instrumen strategis untuk mengukur seberapa cepat dan efektif pemerintah daerah merespon persoalan lingkungan hidup sekaligus melengkapi indikator Indeks Kualitas Lngkungan Hidup (IKLH) yang selama ini menjadi dasar evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan.

Adapun yang menjadi tujuan utama IKLH yakni meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, memperkuat capaian IKLH, mendorong sinergi pembangunan lingkungan dan ekonomi masyarakat serta membangun sistem pemantauan kualitas lingkungan yang akurat untuk pengambilan keputusan dan edukasi publik.

“Pada tahun 2024, IKLH Mimika capai nilai 82,12 persen (kategori baik). Namun, IRLH kita baru capai 4,80 persen, yang menunjukkan masih perlunya peningkatan responsivitas dan keterlibatan seluruh pihak dalam pengelolaan lingkungan hidup,” tuturnya.

Melalui sosialisasi ini, ia berharap akan muncul kesadaran, pemahaman dan komitmen bersama untuk memperbaiki kondisi lingkungan kita. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha.

“Hari ini juga menandai lahirnya sebuah momentum perubahan, sebuah langkah besar menuju Mimika yang lebih indah, bersih, sehat, tertib dan berkelanjutan,” tandasnya.

Ditambahkan Staf Ahli Yoga sebagai salah satu pilot project Smart City, Mimika berkomitmen mewujudkan tata kota yang modern dan humanis melalui pilar smart enviroment, dimana pembangunan lingkungan harus berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, salah satu tantangan nyata kita adalah kondisi median jalan yang selama ini masih banyak yang gersang, tidak tertata dan kurang memiliki nilai estetika.

“Melalui penataan yang baik, median jalan dapat menyerap air hujan, mengurangi panas dan polusi, menjadi wadah habitat vegetasi kota serta memperindah tampilan kota Timika,” tukasnya.

Lanjujtnya, inilah semangat yang melahirkan program Mitra Hijau Mimika Rumah Kita. Sebuah gerakan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha (CSR) dan masyarakat dalam mewujudkan ruang hijau median yang tertib, indah dan edukatif.

“Program bukan sekedar penghijauan, tetapi simbol kepedulian kolektif bahwa kita mencintai dan merawat kota ini bersama-sama,” ucapnya.

“Atas nama pemerintah saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inovasi aksi perubahan ini. Program ini sejalan dengan “Mimika Rumah Kita” dan mendukung arah kebijakan pembangunan hijau serta transformasi Smart City,” imbuhnya.

Ia mengajak seluruh opd, perusahaan, lembaga sosial, hotel dan masyrakat untuk terlibat aktif dalam gerakan ini. Jadikan penataan median jalan sebagai pilot project yang dapat direplikasi di distrik dan kampung lainnya.

“Mari kita wujudkan ruang-ruang kota yang tertib, rindang, bersih dan indah sehingga Mimika dikenal bukan hanya sebagai kota industri tetapi sebagai kota modern yang nyaman dan ramah bagi semua,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top