Hukum & Kriminal

Polisi Kejar Pelaku Tindak Kriminal di Dua Lokasi


Ilustrasi (Foto Google)

MIMIKA, BM

Warga Mimika seharusnya mulai membatasi jam keluar malam jika tidak ada urusan yang medesak atau urgent.

Pasalnya, kejahatan banyak terjadi di malam hari saat jalanan sepih atau karena ada kesempatan oleh para pelaku.

Ini harus diwaspadai karena Kepolisian Mimika saat ini sedang memburu para pelaku tindakan kriminal yang melakukan kejahatan di dua lokasi berbeda, Jumat (10/03/2023) malam.

Dua lokasi tersebut adalah Jalan Elang dan ujung Bandara Mozes Kilangin. Kejadian di dua lokasi yang berbeda ini mengakibatkan dua korban dilarikan ke ruma sakit guna mendapatkan perawatan medis.

Menurut Kasubag Dalops Bagops Polres Mimika, AKP Yulius Harikatang selaku Pawas Polres Mimika, kasus ini sedang dalam penyelidikan.

"Lagi dalam penyelidikan pihak kepolisian terhadap para pelaku sementara korban sudah dirawat di rumah sakit," ujarnya seusai kegiatan sweeping tadi malam.

Terkait kejadian ini juga, semalam di media sosial whatssup, dibagikan informasi terkait kejadian penikaman di jalan A yani depan RS Herlina.

Dalam pesan tersebut diingatkan agar masyarakat menghindari Jalan Ahmad Yani, tepatnya depan masjid Al Fuqron, lorong samping masjid, Jln Elang dan sekitar kompleks Pomad. (Ignasius Istanto)

Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa Dalam Kamar


Terlihat mobil ambulance yang hendak mengevakuasi jenazah Sadrak Mamuasa ke RSUD Mimika

MIMIKA, BM

Diduga sakit, seorang pria yang diketahui bernama Sadrak Mamuasa (53) ditemukan sudah tidak bernyawa di kamarnya di perumahan camp PT. Gunayasa Dianartha, depan SPBU Sp 2 jalan Cenderawasih, Minggu malam (12/03/2023).

Kejadian ini pertama kali dketahui oleh saksi bernama Alfred yang merupakan rekan kerjanya.

Afred  saat itu mendatangi tempat tinggal almarhum untuk membawakan makanan, namun saat diketuk pintunya tidak terbuka. Saksipun mencoba menelfon handphone korban namun tidak diangkat.

Merasa curiga, saksi akhirnya menelfon staff kantor guna meminta ijin mendobrak pintu kamar almarhum.

Saat pintu kamar dibuka terlihat posisi almarhum sudah terkapar dengan kondisi  tidak bernyawa.

Dari keterangan saksi, semalam sebelumnya almarhum sempat menelepon dan meminta untuk menggantikannya shif kerja di pagi hari. Pasalnya almarhum merasa kurang enak badan.

Kata Saksi juga bahwa saat menggantikan kerjaan korban, dirinya kembali menelfon korban dan menanyakan apakah sudah makan atau belum, namun almarhum hanya berkata kalau ia sudah makan roti.

Terkait hal ini, Kapolres Mimika melalui Humas Polres Mimika Ipda Hempi Ona membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Dari keterangan saksi almarhum diduga meninggal karena sakit. Kita sudah evakasusi ke RSUD Mimika untuk proses lebih lanjut mengingat korban seorang diri di Timika dan tidak memiliki keluarga di sini,"ungkapnya. (Ignasius Istanto)

Tadi Malam Polres Mimika Sita Sajam dan Miras di Dua Titik

Terlihat personil Polres Mimika saat melakukan pemeriksaan bagi setiap kendaraan yang melintas

MIMIKA, BM

Polres Mimika berhasil menyita beberapa senjata sajam dan minuman keras saat menggelar sweeping di dua titik, yakni bundaran bandara Mozes Kilangin tepatnya dekat pintu masuk Kwamki Narama dan Jalan Budi Utomo Jumat malam (10/03/2023).

Berdasarkan pantauan wartawan BeritaMimika di TKP, kegiatan sweeping dipimpin Kasubag Dalops Bagops Polres Mimika, AKP Yulius Harikatang selaku Pawas Polres Mimika bersama 30 anggota.

Sajam dan miras yang disita itu ditemukan saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang sedang melintas. Beberapa pengendara maupun penumpang kedapatan membawa sajam seperti parang, sangkur dan pisau serta miras berlebel.

Temuan ini akhirnya disita, namun pemiliknya hanya diberikan peringatan dan himbauan agar tidak lagi membawa sajam saat berkendaraan.  Sementara minuman keras yang ditemukan langsung dimusnahkan dengan cara ditumpahkan ke tanah.

Selain beberapa sajam yang disita, polis juga mengamankan tiga orang yang sudah dalam keadaan mabuk namun berkendaraan. 

Disampaikan AKP Yulius Harikatang bahwa kegiatan sweeping ini dilakukan atas perintah Kapolres Mimika.

"Sweeping dan patroli yang kita lakukan ini memang sudah sejak awal direncanakan untuk diaktifkan kembali," ungkapnya.

Lanjut mantan Kapolsek Kuala Kencana, untuk sweeping yang dilakukan di Jalan Budi Utomo merupakan atensi khusus.

"Karena ada informasi dari masyarakat bahwa ada sekelompok orang menggunakan kendaraan roda dua sambil membawa sajam," ujarnya.

Menurutnya, sweeping yang dilakukan ini akan berkelanjutan, guna menciptakan kamtibmas di kota Timika agar masyarakat nyaman dan aman. (Ignasius Istanto)

Top