Hukum & Kriminal

Mabuk dan Lempar Kaca Rumah, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Terlihat pemuda yang melempar kaca rumah tetangganya saat diamankan anggota Polsek Mimika Baru

MIMIKA, BM

Akibat dipengaruhi oleh minuman keras (miras),  seorang pemuda berusia 23 tahun melempar kaca rumah tetangganya menggunakan batu. 

Belum dketahui pasti motof tersebut nakun kejadian itu terjadi di jalan Kebun Siri, Rabu (12/04/2023).

Pemilik rumah bernama Naomi yang berada di rumah dan mendapati kejadian tersebut langsung melapor ke Polsek Mimika Baru. Pemuda tersebut akhirya diamankan.

Pelaku saat diamankan polisi, ia mengaku sengaja melempar bagian kaca pemilik rumah tersebut karena mabuk.

"Saya sengaja lempar rumahnya," kata pelaku.

Sementara dari keterangan pemilik rumah bahwa sebelum melempar rumahnya, pelaku yang datang dalam keadaan mabuk itu sempat bertengkar dengan ibunya.

"Dia bertengkar dengan mamanya dan langsung lempar jendela rumah saya pake batu," kata Naomi. (Ignasius Istanto)

Waspada, Dua Bulan Ini Angka Laka Lantas Meningkat

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis.

MIMIKA, BM

Dua bulan terakhir yakni Maret dan April 2023 terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan bulan Januari dan Februari.

"Bulan Maret dan April meningkat sekali, sehingga ini perlu menjadi perhatian khusus agar jumlahnya tidak terus mengalami peningkatan," kata Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis.

Disebutkan Kasat Lantas, untuk jumlah laka lantas di bulan Januari itu sebanyak 11 kasus , Februari 12 kasus, sementara bulan Maret 18 kasus dan April juga 18 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia akibat kasus Laka lantas di bulan Januari sebanyak 1 orang, Februari 5 orang, Maret 3 orang dan April 2 orang.

"Rata rata kasus tersebut adalah kecelakaan tunggal kendaraan bermotor dan penyebabnya rata-rata itu pengaruh minuman beralkohol,"kata Darwis.

Oleh karena itu Kasat Lantas mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak menggunakan kendaraan bermotor ketika dalam pengaruh minuman beralkohol.

"Selain itu juga berhati-hati dalam berkendara apalagi cuaca di Timika akhir-akhir ini hujan dan rawan terjadinya laka lantas,”ucapnya.(Ignasius Istanto) 

Honor Belum Cair, Pandis Mimika Barat Datangi Kantor Bawaslu Mimika

Pandis Mimika Barat menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Mimika, Selasa (18/4/2023).

MIMIKA, BM

Panitia Pengawas Pemilihan Umum Distrik (Pandis) Mimika Barat menggelar aksi demo di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (18/4/2023) sore.

Pada aksi tersebut, mereka menyampaikan tiga tuntutan, yakni perihal honorarium, staf pembantu distrik, uang penyewaan gedung sekretariat.

Kepada wartawan, Koordinator Aksi Rahmad Karlele mengungkapkan bahwa masing-masing pengurus selama sebulan terakhir ini ini belum menerima honor yang dijanjikan.

Begitu juga dengan staf pembantu distrik yang kini tidak lagi berada di tempat dan tidak diketahui dimana keberadaannya saat ini.

Sementara, perihal besaran uang penyewaan gedung sekretariat, Rahmad mempertanyakan transparansi dan meminta keterbukaan dari Bawaslu Mimika.

"Saat ini, yang kami mau ajukan ini mengenai sewa gedung. Sekret yang kami lihat bahwa di RAB itu tertulis Rp3,861.000, namun yang masuk di rekening kami hanya Rp3 juta. Yang dipotong ini yang kami pertanyakan," jelas Rahmad saat diwawancarai di sela-sela aksi.

Dari pantauan beritamimika.com di lapangan, para Pandis juga membawa spanduk bertuliskan 'Stop bermulut manis, kami butuh kepastian' ditambah tiga tuntutan di atas.

Di samping itu, Ketua Bawaslu Mimika Yonas Yanampa, mengatakan pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan Pandis.

Dikatakan bahwa aspirasi tersebut bakal diteruskan ke Bawaslu Provinsi untuk selanjutnya memberikan jawaban.

Yonas menjelaskan, keterlambatan pembayaran honor dikarenakan SK PKD yang belum diserahkan secara serentak oleh masing-masing Pandis.

Dia menegaskan bahwa sesungguhnya Bawaslu Mimika memiliki prinsip yang sama dengan substansi yang telah disampaikan oleh para Pandis.

"Kami sudah lakukan langkah-langkah dan berkoordinasi dengan mereka berkaitan dengan uang kehormatan dan juga sarana prasarana sekretariat Pandis itu berada," tutur Yonas. (Endy Langobelen)

Top