Hukum & Kriminal

Satgas Operasi Damai Cartenz Akan Berakhir, Kapolda Lakukan Evaluasi

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri saat memberikan keterangan kepada awak media seuasai melakukan pertemuan

MIMIKA, BM

Satgas Operasi Damai Cartenz yang rencananya akan berakhir di bulan Juli mendatang, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri melakukan pertemuan untuk evaluasi dengan anggota Polri
terutama yang terlibat langsung dalam Satuan Tugas (Satgas).

"Kurang lebih kalau saya hitung sudah empat bulan dari Januari, sedikit lagi sudah setengah tahun. Karena bulan Juli itu sudah berakhirnya Satgas Operasi Damai Cartenz," terangnya saat ditemui awak media seuasi melakukan pertemuan di Hotel Cenderawasih 66, Minggu (30/04/2023).

Kata Kapolda bahwa dilakukan evaluasi ini tentunya banyak hal yang sudah dicapai setelah dilaporkan oleh Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramdhani dan rekan-rekan.

"Laporan itu akan menjadi pertimbangan saya selaku pimpinan untuk melakukan evaluasi kedalam baik internal di Polda dan nantinya akan disampaikan kepada pimpinan Polri untuk kedepan menyiapkan langka-langka penanganan strategis," kata Kapolda.

Menurut Kapolda bahwa dengan melakukan pertemuan dengan anggota Polri yang sedang mendapatkan tugas dari negara, terutama yang terlibat langsung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2023 dan Satgas Amole ini guna membangkitkan moril dan motivasi untuk tetap melaksanakan tugas di tanah Papua yang sudah kurang lebih empat bulan.

Sebelumnya Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri beserta rombongan juga menyempatkan diri untuk melihat atau meninjau lokasi pembangunan Kanit Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) di area Satlantas dan lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkari di Kantor Mapolres Mimika. (Ignasius Istanto)

Kasus Milo : Berkas Perkara Sudah Dilimpahkan, Penyidik Tunggu Petunjuk Jaksa

Dok/Kasat Narkoba, Kasat Narkoba, Iptu Andi Sudirman Arif

MIMIKA, BM

Penyidik Satresnarkoba Polres Mimika tengah menunggu petunjuk dari Jaksa terkait berkas perkara tahap satu dengan tersangka JL atas kasus minuman keras lokal (milo) jenis CT yang sudah dilimpahkan.

"Kita limpahkan berkasnya itu dua minggu yang lalu dan sekarang menunggu petunjuk untuk lanjut ke tahap dua," kata Kasat Narkoba, Kasat Narkoba, Iptu Andi Sudirman Arif saat dikonfirmasi melalui telepon.

Dilimpahkan berkas tahap satu merupakan salah satu upaya untuk mempercepat proses hukum hingga ke meja persidangan.

"Selain berkasnya JL, ada berkas dua tersangka lainnya dimasa jabatan kasat lama yang kasusnya sama juga sedang dalam proses," kata Arif.

JL diamankan beserta barang bukti sebanyak 7 karton dan satu plastik berisikan minuman keras jenis CT, ketika tim Satresnarkoba melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan penumpang KM. Tatamilau dari pelabuhan Bitung tujuan pelabuhan Pomako.

Barang bukti 7 karton berisikan 98 botol besar ukuran 1500 ml miras jenis CT dan 1 plastik bening besar ukuran kurang lebih 20 liter ini disisipkan dalam karung 50 kg yang berisikan ubi (keladi). (Ignasius Istanto) 

Jenazah 4 Prajurit TNI Korban Tembak KKB di Mugi-mam Telah Dievakuasi

 

Suasana di RSUD Mimika, Rabu (19/4) malam

MIMIKA, BM

Jenazah dari keempat prajurit TNI yang gugur ditembak KKB di wilayah Mugi-mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan beberapa waktu lalu, telah dievakuasi ke Timika, Papua Tengah, Rabu (19/4/2023).

Demikian hal ini disampaikan Kapendam XVII/ Cenderwasih, Kolonel Kav Herman Taryaman, melalui siaran pers tertulis yang diterima beritamimika pada Rabu (19/4/2023) malam.

"Saat ini, keempat prajurit yang gugur tersebut telah dievakuasi ke RSUD Timika, Kabupaten Mimika," ungkap Herman.

Kependam mengungkapkan bahwa salah satu dari keempat jenazah tersebut adalah alm. Pratu Miftahul Arifin yang sebelumnya dikabarkan tertembak dan jatuh ke jurang sedalam 15 meter.

"Berkat dukungan, support dan doa dari semua pihak, bahwa Tim Gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 4 Prajurit TNI termasuk di dalamnya Pratu Miftahul Arifin dengan kondisi meninggal dunia," kata Herman.

Dari pantauan berimimika.com di kamar jenazah RSUD Mimika, tampak beberapa anggota TNI sedang berjaga. Adapun mobil jenazah terparkir tepat di depan pintu masuk. Sementara kendaraan TNI lainnya terparkir di sisi badan jalan raya. (Endi Langobelen)

Top