Hukum & Kriminal

Kasat Narkoba : Kita Punya Target Tapi Masih Dalam Pemantauan

Dok/Tersangka narkotika jenis ganja berinisial MKSS saat diamankan tim Satresnarkoba Polres Mimika.

MIMIKA, BM

Untuk terus memberantas peredaran narkotika baik jenis sabu-sabu maupun ganja di kota Timika, Satresnarkoba Polres Mimika terus melakukan pemantauan dan penyidikan guna menangkap para pengedar maupun bandar yang hingga kini belum tertangkap.

Menurut Kasat Narkoba, untuk pengungkapan kembali hal ini, pihaknya memang mempunyai target dan itu masih dalam pemantauan.

"Mudah-mudahan usai lebaran kita bisa eksekusi lagi," ujar Arif.

Terkait dengan satu tersangka kasus narkotika jenis ganja berinisial MKSS yang sudah diamankan kini berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mimika.

"Berkasnya sudah tahap satu dua minggu lalu dan kini tunggu petunjuk untuk tahap selanjutnya," ungkap Arif.

Disampaikan Kasat Narkoba untuk saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap tersangka.

"Saya sebagai orang baru di sini tetapi langsung dihadapkan dengan barang temuan begini ya saya bersyukur juga. Ini juga merupakan tantangan untuk saya ke depan agar lebih eksis memberantas narkotika di Mimika," ungkapnya.(Ignasius Istanto)

Personil Gabungan Siap Amankan Malam Takbiran

Kapolres Mimika saat memberikan arahan terkait pengamanan malam takbiran.


MIMIKA, BM


Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait serta mitra kamtibmas siap mengamankan malam takbiran di Kabupaten Mimika Jumat malam (21/04/2023) jelang perayaan Idul Fitri 1444 Hijiriah.


Sebelum memulai pengamanan, digelar apel gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra di halaman Eme Neme Yauware.


Kapolres dalam arahannya meminta kepada seluruh personel agar apa yang sudah disampaikan terkait dengan tugas pengamanan bisa dicermati dan dipedomani sesuai SOP agar tugas berjalan dengan lancar.


"Saya apresiasi atas partisipasi semua yang ikut dalam pengamanan, terkhusus rekan-rekan dari mitra kamtibas, karena kehadiran mitra kamtibmas menunjukan rasa persaudaraan, kepedulian serta toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mimika yang telah berjalan dengan baik,"ungkap Putra.


Dalam arahan tersebut, Kapolres menekankan kepada personel gabungan yang melakukan pengamanan agar tetap nemperhatikan keselamatan diri sendiri dan juga orang lain.


"Saya harap menjadi prioritas adadalah keselamatan. Dan bagi personel yang membawa senjata tetap safety dan sesuai SOP," ujar Putra.
Mantan Kapolsek Mimika Baru ini juga berharap seluruh kegiatan dalam rangka pengamanan Idul Fitri tahun 2023 bisa berjalan dengan baik guna memberikan rasa aman kepada warga Mimika.


"Rekan-rekan yang sudah diploting di titik-titik tetap menjalankan tugas dengan baik dan pedomani aturan yang ada saat ini. Semuanya terkoordinir dalam kegiatan karena merupakan tugas kemanusiaan. Yakinlah jika kita lakukan dengan tulus maka akan mendapatkan pahala dari Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkap Putra. (Ignasius Istanto) 

5 Unit Bangunan PT Unggul Dibakar OTK di Puncak Papua Tengah

Api melahap bangunan bekas mess karyawan PT Unggul di Jalan Pancoran, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (28/4/2023). (Istimewa)

MIMIKA, BM

Sebanyak lima unit bangunan yang berada di Jalan Pancoran, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, diduga telah dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (28/4/2023).

Informasi yang dihimpun beritamimika.com, peristiwa ludesnya bangunan bekas mess karyawan PT Unggul itu terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.10 waktu setempat.

Polda Papua melalui Kepala Bidang Humas, Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan perihal peristiwa tersebut.

Disampaikan bahwa sesaat sebelum kejadian, seorang saksi atas nama Abius Kogoya, yang juga selaku pemilik tanah yang disewakan kepada PT Unggul, sedang beristirahat di sebuah honai laki-laki yang berada di sekitar situ.

“Tiba-tiba saksi mendengar teriakan dari ibu-ibu. Kemudian dia melihat bahwa api sudah menyebar ke beberapa bangunan tersebut," jelas Benny.

Melihat api semakin menjalar, lanjut Kabid Humas, saksi Abius pun panik dan mulai mengungsikan keluarganya ke honai untuk menghindari kobaran api yang kian membesar.

Benny mengatakan, ketika mendapati laporan kebakaran tersebut, personel Polsek Ilaga langsung berangkat ke lokasi kejadian.

"Personel Polsek Ilaga langsung bergerak menuju lokasi guna mengamankan TKP serta mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan saksi," kata Benny.

Di samping itu, Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia, S. Sos mengungkapkan, tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.

Pihaknya menduga bahwa bangunan tersebut dibakar oleh OTK. Pasalnya bangunan-bangunan itu sudah lama tidak lagi ditempati oleh karyawan PT Unggul atau sudah kosong.

“Saat ini, masih dilakukan pendalaman oleh personel di lapangan guna mengungkap pelaku dan motif di balik pembakaran tersebut,” ujar Kompol Nyoman.

Sementara, informasi yang diterima beritamimika.com, kerugian materil dalam peristiwa ini ditaksir mencapai Rp700 juta. (Endy Langobelen) 

Top