Dari 80 Pegawai Yang Lakukan Tes, Hanya 19 Pegawai Lulus Sertifikasi Pokja

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Mimika, Bambang Wiji Wicaksono

MIMIKA, BM

Dari 80 orang pegawai yang mendaftar Bimbingan Teknis dan ujian sertifikasi kelompok kerja (Pokja), hanya 19 pegawai yang dinyatakan lulus sertifikasi Pokja.

Bimbingan Teknis dan ujian sertifikasi Kelompok Kerja (Pokja) dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Desember 2024 lalu.

"Kurangnya Pokja ini mempengaruhi pekerjaan-pekerjaan di tahun 2024. Banyak yang terhambat, sebab tahun lalu, Pokja Mimika di bidang pengadaan barang dan jasa hanya berjumlah 4 Pokja dan itu menangani 496 pekerjaan,"kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Mimika, Bambang Wiji Wicaksono saat ditemui di Kantor BPKAD, Rabu (22/1/2025).

Oleh sebab itu, di bulan Desember dilakukan bimtek dan ujian sertifikasi. Pesertanya perwakilan dari tiap OPD. Dari 80 orang ikut ujian sertifikasi yang lulus 19 orang. Ditambah dari PBJ yang lama ada 11 orang sehingga totalnya ada 30 orang.

Bambang mengatakan, sesuai Perpres, satu Pokja terdiri dari minimal 3 anggota dan 1 pejabat fungsional. Oleh karena itu, saat ini pihaknya sudah mengusulkan 3 nama pejabat fungsional dan minggu depan akan diusulkan 3 orang lagi.

"Bulan Maret diharapkan sudah ada 10 pejabat fungsional sehingga 30 orang bisa diberdayakan semua menjadi 10 Pokja,"ujarnya.

Menurutnya, 10 Pokja ini sudah menjawab kebutuhan Kabupaten Mimika sehingga pekerjaan bisa terbagi habis nantinya. Adapun jumlah paket pekerjaan akan diketahui setelah para OPD selesai melakukan penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

"Dengan 10 Pokja itu, saya yakin bisa menjawab kebutuhan kita. Setelah penginputan nanti baru kita tahu berapa jumlah paket pekerjaan sebenarnya. Cuma prediksi kami kemarin antara 350-400 paket, karena dengan turunnya anggaran dari Rp7,5 triliun menjadi Rp6,3 triliun. Tapi, nanti pastinya kita lihat hasil penginputan ini,"ungkapnya. (Shanty Sang

Top