Pimpin Sertijab Kepala Distrik, Bupati Mimika: Jangan Jadi Kepala Distrik 17 Agustus

Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Sem Naroba saat menandatangani berita acara sertijab


MIMIKA, BM

Bupati Mimika, Johannes Rettob memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Distrik di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Kamis (30/4/2026).

Bupati Mimika, Johannes Rettob memberikan peringatan keras kepada para pejabat yang baru dilantik agar tidak meninggalkan tempat tugas dan benar-benar melayani masyarakat.

“Jadi ini amanah yang harus kalian pertanggungjawabkan ya. Kita percayakan, dan berarti kamu harus pertanggungjawabkan dan tidak hanya kepada pimpinan tapi tanggung jawab kita kepada masyarakat, dan juga kepada Tuhan,” kata Bupati JR.

Bupati juga menyoroti fenomena dimana Kepala Distrik selama ini menjadi keluhan masyarakat. Dimana Kepala Distrik yang hanya muncul saat ada seremonial atau perayaan hari besar seperti 17 Agustus, namun absen dalam pelayanan sehari-hari.

"Masyarakat melaporkan cukup banyak terkait kinerja Kepala Distrik. Jangan hanya siap di sini, lalu besok tidak ada di lokasi. Saya dengan Pak Wakil akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) sewaktu-waktu untuk mengecek keberadaan kalian," tegas Bupati.

Ia menegaskan, Pemkab Mimika berkomitmen untuk bersikap tegas terhadap aparatur yang tidak disiplin dengan tidak segan-segan melakukan pencopotan jabatan jika menerima laporan valid mengenai Kepala Distrik yang menelantarkan wilayah tugasnya.

"Begitu ada laporan masuk bahwa Kepala Distrik tidak pernah ada di lokasi, kita langsung eksekusi untuk pencopotan. Ini langkah luar biasa yang harus kita lakukan demi pelayanan publik,"ujarnya.

Untuk memastikan koordinasi tetap berjalan, Bupati menargetkan mulai bulan Juni mendatang akan dilakukan evaluasi rutin secara daring dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang sudah tersedia di setiap distrik untuk melakukan rapat melalui Zoom Meeting.

"Kepala Distrik tidak boleh ada di kota, harus ada di lokasi masing-masing. Kita akan lengkapi fasilitasnya agar koordinasi dengan Pemda tetap berjalan tanpa harus meninggalkan masyarakat,"tuturnya.

Ia juga mengingatkan, Kepala Distrik adalah representasi negara yang menggunakan lambang Garuda. Oleh karena itu, diperlukan figur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan integritas tinggi.

Dengan begitu dirinya berharap para Kepala Distrik mampu menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah, terutama dalam meredam konflik di daerah rawan dan merangkul Kepala Kampung agar tercipta sinergi yang harmonis.

"Mari kita satukan langkah untuk mewujudkan Mimika yang lebih baik, aman, dan sejahtera. Jadilah pemimpin yang diingat oleh masyarakat karena kehadiran dan pengabdiannya, seperti para pemimpin terdahulu," pungkasnya.

Adapun nama-nama Kepala Distrik yang mengikuti Sertijab yakni:

Kepala Distrik Mimika Timur Jauh dari Yulius Katagame kepada Priska Kum.

Kepala Distrik Jita, dari Suto Rontiti kepada Yunus Edoae.

Kepala Distrik Jila, Hasan Kemong kepada Enus Lokobal.

Kepala Distrik Amar, Aswin Talahatu kepada Obet Oktopianus Murmana.

Kepala Distrik Agimuga, Paulus Kilangin kepada Aryanus Katagame.

Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Lukas Muyapa kepada Sem Naroba.

Kepala Distrik Mimika Tengah, Tobias Bakal kepada Lukas Muyapa.

Kepala Distrik Tembagapura, Thobias Yawame kepada Devricat Tatiratu. (Shanty Sang)

Top