Realisasi PAD Mimika Capai 67,90 Persen, Bapenda Optimis Capai Target


Sekretaris Bapenda, Yulianus Pabuntu

MIMIKA, BM

Tinggal beberapa minggu lagi sudah memasuki akhir tahun anggaran, namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mimika baru mencapai Rp246 miliar atau 67,90 persen.

Walau demikian, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika, Yulianus Pabuntu saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan mereka optimis akan mencapai target.

"Target PAD Mimika untuk 2021 ini sebesar Rp362 miliar. Tapi yang baru terealisasi sebesar Rp246 miliar. Kami yakin sampai akhir tahun target itu akan terpenuhi," ungkapnya.

Yulianus mengatakan, PAD Mimika terdiri dari dana bagi hasil dari provinsi dan pusat, retribusi dan lain-lain. Sedangkan, untuk pajak daerah, target tahun ini sebesar Rp270 miliar. Namun yang baru terealisasi sebesar 64 persen atau Rp174 miliar.

Sementara untuk pendapatan daerah dari APBD Mimika sebesar Rp4,4 triliun saat ini baru terealisasi Rp3,4 triliun atau setara 76 persen.

"Kalau untuk pajak daerah dan PAD itu kami yakin bisa capai target. Hanya saja APBD keseluruhan ini yang masih kurang Rp1 triliun lagi, tapi mudah-mudahan kita bisa capai juga," ujarnya.

Ia mengatakan, APBD Mimika sebesar Rp4,4 triliun ini sudah termasuk dengan yang ditambahkan dalam perubahan.

Walau secara keseluruhan belum mencapai target, namun ada beberapa item pajak yang sudah mencapai target bahkan ada yang over target.

Saat ini pajak hotel sudah capai 105 persen, Pajak Bumi Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) capai 107 persen.

Sementara PBB-P2 ini masih terus berjalan karena batas akhir pembayaran hingga 30 November 2021 dan akan dikenakan denda jika ada wajib pajak terlambat membayar.

"Jadi dua sudah diatas 100 persen. Yang lain-lain hampir 100’persen. Seperti penerangan jalan sudah 98 persen. Reklame sudah 92 persen. Untuk pajak daerah kami pikir pasti akan capailah karena potensi dan kami hitung bisa tercapai," ungkapnya. (Shanty)

Top