Apa Kabar ASN Malas?? Awas Ko Dapat Pecat

Sekda Mimika, Michael R Gomar

MIMIKA, BM

Hingga pertengahan Tahun 2021, sebanyak 47 ASN masih malas dan mangkir berkantor, padahal Pemda Mimika telah melayangkan surat pemanggilan kepada mereka.

Bahayanya, batas akhir pemanggilan dalam surat ketiga ini berlaku hingga Jumat nanti. Jika masih tidak diindahkan maka Pemda akan melakukan hukuman tegas yakni pemberhentian dengan tidak hormat.

"Nanti akan langsung diproses pengusulan pemecatan. Kita akan lengkapi dengan bukti-bukti dari para ASN tersebut. Untuk pengajuan akan dilaporkan kepada BKN di Jayapura dan Pusat sesuai dari surat BKN Indonesia," tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael R Gomar saat diwawancarai di Hotel Horison Diana, Rabu (23/6).

Sekda mengatakan, penegakkan disiplin yang saat ini dilaksanakan oleh Tim Penegakan dan Pengawasan Disiplin (TP2D), dilakukan dengan sangat serius.

Artinya, 47 para ASN ini jangan menggangap bahwa pemanggilan hanye merupakan gertakan sambal. Pasalnya, terhadap mereka ini, Pemda Mimika telah melayangkan surat pemanggilan pertama dan kedua.

Sejak dilakukan pemanggilan pertama dan kedua, kurang lebih baru 15 ASN yang datang memenuhi panggilan tersebut. Mereka sudah menemui TP2D guna melakuka klarifikasi.

"Sanksi sementara atas kebijakan bupati Mimika, kami sudah hentikan sementara gaji 47 ASN yang mangkir. Ini termasuk mereka yang sudah penuhi panggilan pertama namun setelah dicek, masih belum berkantor. Artinya mereka hanya datang mengklarifikasi kepada TP2D tetapi setelah itu tidak lagi menjalankan tugasnya sebagai ASN," jelasnya.

Sanksi yang tertuang dalam kebijakan bupati Mimika bukan hanya penghentian gaji namun termasuk TPP dan pembayaran uang makan.

Sanksi tersebut menurut Sekda Gomar telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yakni PP 53 tahun 2010 tentang penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan pangkat dan pemecatan dengan tidak hormat.

"Itupun kami sementara lagi tindakkanjuti dan ke depan sampai panggilan ketiga kita akan melihat respon dan juga niat baik dari para ASN tersebut," ungkapnya. (Shanty)

Top