Olah Raga

Pertama di Timika, Even Timika Night Run Diikuti 530 Peserta



Mustofa Abdulah, CEO 1945 ProdCom selaku penyelenggara bersama Aminudin, ketua panitia Timika Night Run saat memberikan keterangan pers kepada awak media

MIMIKA, BM

Untuk pertama kalinya Even Timika Night Run 2024 akan dilaksanakan di Mimika pada tanggal Sabtu, 27 Januari.

Walau baru pertama kali digelar namun even ini memiliki daya tarik memukau karena sebanyak 530 peserta sudah mendaftar untuk mengikuti even ini.

Para peserta selain merupakan warga Mimika  juga akan diikuti oleh peserta dari Jayapura termasuk warga asing (Expatriat) yang berdomisili di Mimika.

Timika Night Run ini diselenggarakan oleh 1945 ProdCom dengan mengusung tema Run, Party & Glow.

Pelaksanaan Timika Night Run merupakan acara yang dibuat khusus bagi masyarakat Mimika, didukung oleh PT Freeport Indonesia (PTFI), PT Intan Angkasa, Bugar Nutri Club, PT Jasti Pravita, POCARI SWEAT, Swiss-belinn Hotel, Marhani Digital, Horison Diana Hotel, Mulo, Diana Mall, Multindo, Lorenz Cafe dan MAC Car Wash sebagai sponsor.

Peserta Timika Night Run akan menempuh jarak 7 km, yang dimulai dari area Gelael Timika, Jalan Budi Utomo, Hasanudin, Yos Sudarso dan finish di Gelael.

Selain hadiah jutaan rupiah dan 100 medali untuk para finisher, peserta juga berhak mendapatkan kupon doorprize dengan hadiah utama 1 unit sepeda motor.

Mustofa Abdulah, CEO 1945 ProdCom selaku penyelenggara dalam jumpa pers dengan awak media menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menyongsong Mimika Dance Carnival 2024.

"Kegiatan ini merupakan karya anak Timika untuk Kabupaten Mimika, karena ide ini berawal dari kelompok kecil yang kemudian didiskusikan sehingga dilakukan kegiatan ini,"ungkapnya.

Menurutnya, even ini pertama kali digelar di Kabupaten Mimika dan mungkin juga yang perdana di tanah Papua.

"Ini menjadi tantangan buat kami melaksanakan kegiatan ini dan menjadi parameter keberhasilan kami di event-event selanjutnya," ujarnya.

Mustofa mengatakan bahwa awalnya mereka cukup pesimis untuk melakukan kegiatan ini, karena di Timika kegiatan biasanya berbayar sehingga sangat sulit untuk dilaksanakan.

"Tetapi saat ini membuktikan bahwa kegiatan berbayarpun jika dikelolah dengan baik dan jika dikonsep dengan baik ternyata bisa menarik peserta. Buktinya peserta sudah 530, artinya even ini bisa menarik para pecinta olahraga khususnya lari," ungkapnya.

Menurut Mustofa agar pelaksanaan berjalan dengan baik maka para meter keberhasilan di lari malam adalah zero accident.

"Artinya kami tidak akan mentolerir adanya kecelakaan, meskipun kecelakaan timbul bukan karena kami sehingga kami sudah mengantisipasinya," ujarnya.

"Seperti keamanan lintasan yang mana kita sudah libatkan kelompok masyarakat dan juga beberapa instansi serta beberapa organisasi lainnya. Untuk tindakan preventif sendiri untuk kecelakaan, kita sudah siapkan 5 mobil ambulance, bahkan kita juga sudah siapkan 4 titik pos air," sambung Mustofa.

Selain dari beberapa sponsor yang sudah mendukung kegiatan tersebut, Mustofa juga memberikan apresiasi atas dukungan dari Formi dan KONI Papua Tengah, Pengcab PASI Kabupaten Mimika dan Dispora.

Sementara itu ditambahkan Aminudin sebagai ketua panitia Timika Night Run, dalam kegiatan ini juga akan disajikan live perform musik baik dari dj lokal maupun Dj asal Batam, dan juga menampilkan para dancer lokal serta perform dari beberapa band di Timika.

"Ini sebagai bentuk dukungan untuk meramaikan kegiatan Timika Night Run," ujarnya. (Ignasius Istanto)

Mimika Sehat Melalui Color Run Dihadiri Ratusan Peserta

Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Susy Herawaty Rettob saat melepas peserta Mimika Colour Run

MIMIKA, BM

Ratusan peserta larut dalam ajang lari sambil menabur warna (Mimika Colour Run) yang digelar Kormi Mimika, Sabtu (27/7/2024).

Para peserta Mimika Color Run ini dilepas secara resmi oleh  Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Susy Herawaty Rettob di bundaran Lapangan Timika Indah.

Peserta diselimuti bubuk warna-warni, sehingga menciptakan suasana yang penuh keceriaan dan keakraban.

Rute color run dimulai dari Graha Eme Neme Yaiware menuju Jalan Budi Utomo, Hasanudin, Yos Sudarso, Belibis dan finish kembali ke Graha Eme Neme Yauware.

Color Run ini membuktikan bahwa kegiatan olahraga terutama lari juga dapat dilakukan dengan fun dan penuh keseruan.

Selain konsep acara penuh dengan positive vibes yang menular ke semua peserta, acara ini juga membantu menghapus anggapan bahwa olahraga sebatas membuat lelah.

Dibumbui dengan penampilan sederet performer yang unik dan seru, gelaran acara fun run ini menjamin keseruan dari awal sampai akhir.

Ketua Kormi, Habel Taime dalam sambutannya mengatakan, dengan kehadiran peserta merupakan suatu komitmen bahwa sehat, bugar, gembira merupakan suatu kebutuhan bersama.

"Oleh karena itu, mari kita jadikan Mimika menjadi satu kabupaten yang bisa memberikan warna lain untuk kabupaten lain,"kata Habel.

Habel mengatakan, Kormi Mimika akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan jika kegiatan ini bisa berdampak baik untuk warga Mimika tentu pemerintah daerah akan mensuport.

"Jadikanlah olahraga ini untuk kebutuhan bersama. Jadikan Mimika yang sehat, bugar dan gembira," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Setda Mimika, Willem Naa dalam sambutannya mengapresiasi Kormi Mimika yang telah menyelenggarakan kegiatan seperti color run ini.

"Saya apresiasi yang luar biasa kepada Kormi yang sebelum 17 Agustus bisa memeriahkan kegiatan seperti ini. Pada kesempatan ini juga kami pemerintah akan memberikan bendera kepada seluruh distrik,"tutup Willem.

Ketua Panitia Kormi Mimika, Irwan Sutrisno mengatakan, ini adalah Mimika Color Run jilid I dan tahun depan akan diselenggarakan kembali oleh Kormi Mimika yakni Mimika Color Run Jilid II.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah mensupport kegiatan ini dengan memberikan dan hibah dan juga kepada sponsor-sponsor. Mari kita jadikan hari ini sebagai momen yang menyenangkan, dan penuh energi menikmati setiap langkah penuh warna,"pungkasnya. (Shanty Sang)

290 Atlet Dari 5 Daerah Berlaga di Tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I

Foto bersama seusai pembukaan tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I

MIMIKA, BM

Sebanyak 290 atlet dari lima Kabupaten mulai berlaga dalam tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I tahun 2023.

290 atlet Taekwondo ini berasal dari Kabupaten Mimika (186 atley), Kabupaten Jayapura (42), Fak-fak (5), Asmat (13) dan Kabupaten Nabire (44).

Di turnamen ini wasit yang dilibatkan untuk memimpin ada 18 orang, dimana 9 merupakan wasit nasional dan 9 wasit daerah.

Tournament Taekwondo Kapolres Mimika Cup I yang mulai berlangsung Jumat-Minggu (16-18 Juni) di Gor Futsal SP2-SP5 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023.

Dalam sambutannya, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan semangat kebersamaan.

Menurutnya, semangat keberhasilan taekwondo adalah momen yang tepat untuk merajut hubungan yang erat.

"Mari kita tingkatkan semangat kebersamaan, saling mendukung dan menghormati satu sama lain. Dalam setiap pertandingan para atlit harus tunjukkan sportifitas dan ingatlah persaingan sehat akan membawa kita menjadi lebih baik," ungkap Putra.

Kapolres juga mengajak setiap peserta untuk berkompetisi dengan semangat juang yang tinggi dan jangan melupakan pentingnya kedisiplinan, sportifitas, hormati lawan, serta waspadai perilaku tidak pantas dan hindari tindakan yang melanggar olahraga.

"Kejuaraan ini menjadi ajang untuk menguji kemampuan dan ketrampilan kita. Ingatlah kejuaraan ini adalah wadah untuk membentuk karakter dan menunjukkan integritas sebagai atlit," tegas Putra.

Dengan terselenggara turnamen ini, Kapolres berharap berjalan sukses dan menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi kita semua.

Sementara itu mewakili pemerintah daerah, Asisten I, Setda Mimika, Paulus Dumais memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Taekwondo Kapolres Mimika Cup I.

"Atas nama pemerintah daerah kami sangat mendukung," ucapnya.

Dengan terselenggaranya tournament di fasilitas PON ini, asisten I berharap bukan hanya turnamen taekwondo saja yang diselenggarakan tapi turnamen lainnya juga bisa diselenggarakan.

"Kami dari pemerintah daerah tetap memberikan suport. Beberapa dari daerah lain juga ikut tournament ini, saya berharap semua peserta tunjukkan sportifitas, solidaritas dan saling menghormati,"ungkap Dumais.

Sedangkan dalam laporan Ketua Panitia, Kompol Saidah Hobrouw, menyampaikan bahwa latar belakang dari kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan olahraga taekwondo di Provinsi Papua.

Selain itu untuk mendidik prestasi atlet taekwondo untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan baik ditingkat daerah maupun nasional khususnya untuk menghadapi PON yang akan datang.

Tournament taekwondo dalam rangka meriahkan HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023 ini diharapkan dapat menjadi wadah para taekwondo dalam merealisasikan bakat serta dapat bersinergi dengan kepolisian khususnya Polres Mimika dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan harmonisasi hubungan masyarakat dan Polri.

Turnamen ini menggusung tema "Dengan semangat olahraga menjadikan taekwondo Indonesia sebagai organisasi yang mampu membentuk taekwondo yang aktif, disiplin berprestasi serta menjunjung tinggi sportifitas, profesionalitas dan solidaritas". (Ignasius Istanto)

Top