Olah Raga

Resmi Dibuka, Empat Kandidat Berebut Posisi Ketua Persemi Mimika

Foto bersama peserta kegiatan

MIMIKA, BM

Empat kandidat akan bersaing akan memperebutkan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Mimika (PERSEMI) Kabupaten Mimika pada Musyawarah Persemi selama empat tahun kedepan periode 2023-2027.

Adapun empat kandidat tersebut diantaranya, Septinus Timang, Frans Pigome, Rafael Taorekeyau, dan Novian Kulla

Dengan mengusung Tema "Melalui Musyawarah Persemi Mimika Siap Menjadi Klub Profesional" Musyawarah Persemi ini secara resmi di buka oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Petrus Yumte yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (11/2/2023).

Pj Sekda Mimika, Petrus Yumte dalam sambutannya mengatakan, terlaksananya musyawarah ini adalah sebuah kewajaran atas sehatnya Persemi Kabupaten Mimika, dimana seluruh anggotanya memiliki kepedulian yang sama dan berkomitmen untuk maju.

Lebih dari itu, momentum musyawarah ini hendaknya menjadi kesempatan untuk merefleksi dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan serta program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya.

"Saya menghimbau kepada Persemi Kabupaten Mimika untuk senantiasa meningkatkan soliditasnya sebab masing-masing anggota memiliki tanggung jawab yang sama atas kemajuan Askab PSSI di Kabupaten Mimika. Soliditas ini hendaknya tidak hanya berlaku secara internal dalam kehidupan berorganisasi, namun juga di lapangan,"kata Pj Sekda Mimika, Petrus Yumte.

Melalui musyawarah ini, ia berharap akan terpilih ketua dan pengurus Persemi Mimika yang mampu melaksanakan amanah dengan profesional dan penuh tanggung jawab selama periode menjabat.

"Saya berharap program kerja Persemi berikutnya dapat disusun sebaik-baiknya. Dengan demikian, program kerja akan lebih berkembang dan mampu menghasilkan berbagai kinerja yang sejalan dengan program kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan dapat bermanfaat lebih luas dalam kehidupan masyarakat Mimika,"ungkapnya.

Sementara, Laporan Ketua Panitia Musyawarah Persemi Simon Kasamol mengatakan bahwa tujuan diadakan Muskab tersebut untuk memilih Ketua Baru dengan secara terbuka dan demokrasi.

"Tujuan hari ini Muskab memilih ketua yang bar, kita muskab cari pengurus baru secara terbuka dan demokrasi," ujarnya.

Diharapkan melalui musyawarah tersebut dapat membuat Persemi menjadi klub yang profesional.

"Harapannya agar Persemi harus jadi klub yang berlaga di liga 1," harapnya.

Selanjutnya mewakili Askab Mimika Daniel Womsiwor menambahkan bahwa ada empat calon yang bakal dipilih oleh 22 klub dibawah naungan Persemi

"Disaat ini kita punya tugas akan dapat memilih figur yang layak, untuk menuju suatu keberhasilan atau hasil yang baik. Kami akan memilih 4 kandidat yang lolos verifikasi," paparnya.

"Saya yakin dan percaya klub akan tau siapa figur yang didambakan. Mari kita manfaatkan momen ini dengan baik menuju Persemi kedepan," lanjutnya.

"4 kandidat ini merupakan anak anak asli Putra Daerah, Berharap Persemi kedepan tidak lagi liga 3, minimal liga 2 atau liga 1," tutupnya. (Shanty Sang)

Optimis Duduki Jabatan Ketua Persemi, Novian Kulla Harap Panitia Netral

Foto bersama calon Ketua Persemi, Novian Kulla, dengan tim pendukung saat memasukkan berkas persyaratan di Kantor Askab, Jalan Hasanuddin, Timika, Papua Tengah, Kamis (9/2/2023)

MIMIKA, BM

Mantan pemain muda sepak bola Mimika, Novian Kulla, optimis dapat menduduki jabatan Ketua Persatuan Sepakbola Kabupaten Mimika (Persemi).

Hal itu diutarakannya kepada awak media seusai memasukkan semua berkas persyaratan kepada Panitia Musyawarah Kabupaten Persemi di Kantor Askab, Jalan Hasanuddin, Timika, Papua Tengah, Kamis (9/2/2023).

"Hari ini saya bersama rombongan atau tim pendukung yang ikut mendampingi untuk mengantar berkas kepada panitia Persemi Mimika, dan saya tetap optimis (jadi Ketua Persemi)," ujar Novian Kulla.

Menurut Novian, para kandidat yang mencalonkan diri sebagai Ketua Persemi tentunya adalah putra-putra terbaik Mimika.

"Dan semua kandidat pasti memiliki harapan yang sama di dalam proses pemilihan atau musyawarah nanti," tuturnya.

Oleh karena itu, Novian berharap agar panitia dapat bersikap netral dalam setiap tahapan, mulai dari verifikasi berkas hingga berlangsungnya musyawarah.

"Diharapkan agar jangan ada intervensi kekuasaan untuk masuk dalam proses pemilihan. Sebab, kalau kita berbicara tentang Persemi, maka harus secara profesional," tegasnya.

"Kita mau angkat Persemi ini yang lebih cemerlang lagi di mata masyarakat. Sementara kalau intervensi-intervensi kekuasaan masuk, kepentingan juga masuk, maka tentu akan menghancurkan sepak bola di Kabupaten Mimika," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Raviandi Ramadhan, Atlet Papua Berhasil Harumkan Indonesia di Sea League Boulder 2023, Singapura


Raviandi Ramadhan saat menerima medali dan piagam

MIMIKA,BM

Masih ingat dengan Atlet Panjat Tebing Asal Papua, Raviandi Ramadhan pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021?!

Ternyata usai PON XX Papua, Raviandi dan saudara kembarnya Ravianto terus berlatih dan berjuang meningkatkan kemampuan mereka.

Bahkan, sejauh ini Raviandi Ramadhan berhasil meraih sejumlah prestasi. Ia berhasil meraih dua emas pada Sirkut Nasional Panjat Tebing, Jakarta yang diselenggarakan pada tanggal 3-7 Agustus 2022.

Selanjutnya, pada Piala Dunia Panjat Tebing International Federation of Sport Climbing (IFSC) yang digelar di Jakarta, 15-17 Agustus 2022, Raviandi berhasil mencatatkan sejarah untuk pertama kalinya Indonesia berhasil lolos pada ajang tersebut, meskipun harus puas berada di peringkat kedelapan.

Namanya makin berkibar pada tahun 2023 ini, ia baru saja mengikuti ajang Southeast (SEA) League Boulder yang diselenggarakan di tiga negara yakni Singapura (4-5 Februari 2023), Malaysia (25-26 Februari 2023) dan Thailand (18-19 Maret 2023).

Ajang ini diikuti oleh beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Filipina, Amerika Serikat dan Indonesia.

Pada Round pertama yang diselenggarakan di Singapura, Minggu kemarin Raviandi yang merupakan atlet asal Papua ini mengharumkan nama Indonesia dengan berhasil meraih medali emas.

Menariknya, perjuangannya bersama tim dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Demikian diungkapkan pelatih Emi Zainah kepada BeritaMimika melalui Whatsapp Senin (6/2/2023). Pelatih Emi mengatakan ada tiga babak yang dilaksanakan pada kompetisi ini.

"Ada 3 atlet Indonesia yang diundang untuk ikut lomba ini yakni Raviandi Ramadhan (Papua), Ravianto Ramadhan (Papua) dan Kharisma Ragil Rakasiwi (Jatim),” tuturnya.

Dikatakan pada babak kualifikasi diikuti oleh 28 peserta dari 7 negara, dan Rivandi menduduki peringkat 7 dengan nilai 4 top, 5 zone, 6 percobaan top dan 6 percobaan zone sehingga berhak masuk ke babak semi final.

"Kuota untuk semifinal adalah 20 peserta terbaik kualifikasi. Pada babak semifinal Raviandi peringkat 1 (3 top, 3 zone, 15 percobaan top, 6 percobaan zone). Kuota final hanya 6 terbaik dari babak semifinal. Dan, ia pun berhasil meraih medali emas dengan nilai 4 top, 4 zone, 10 percobaan top, 8 percobaan zone,” terangnya.

Pada saat proses latihan, pelatih Emi Zainah dan rekannya Hendrawan menggembleng potensi para atlet di Tunas Sport Boulering Gym dan Indoclimb Climbing Gym, Jakarta. Pelatihan dilakukan secara mandiri.

"Andi (Rafiandi-red) bisa masuk final (IFSC World Cup) itu juga merupakan sejarah untuk Indonesia di kategori Lead," ujarnya.

"Dengan prestasi Indonesia di kategori Speed yang cukup bersinar, saya ingin membuktikan Indonesia mampu untuk kategori Lead Boulder yang mana untuk sebagian orang dianggap bahwa Indonesia tidak mampu dan saya ingin mematahkan anggapan itu,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top