Olah Raga

Even Timika Night Run Tinggalkan Kesan Positif  'Semoga Jadi Ajang Tahunan yang Terus Promosikan Daerah'


Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat melepaskan para peserta lari malam

MIMIKA, BM

Even Timika Night Run 2024 telah selesai diselenggarakan pada Sabtu malam (27/01/2024). Even ini sukses dilaksanakan dengan menghadirkan ratusan peserta.

Tidak hanya sukses, even ini juga meninggalkan kesan positif bagi sebagian masyarakat Mimika. Mereka berharap even ini dijadikan ajang tahunan sekaligus sebagai sarana promosi daerah.

"Saya berharap kalau bisa panitia selenggarakan ini setiap tahun, karena ini sangat keren dan banyak peserta yang ikut," ucap Ratna Dewi, seorang peserta yang ikut berpartisipasi di even ini. 

Ia berharap kedepannya jika even seperti ini berlanjut panitia penyelenggara bisa mengundang para pelari yang sering mengikuti lomba tingkat nasional.

"Supaya lebih rame lagi, kita lihat saja seperti malam ini pesertanya warga Timika saja tapi rame sekali, apalagi ada peserta dari luar Papua," harap Ratna.

Senada dengan itu, Santoso, seorang pekerja swasta mengatakan bahwa even ini jika dilakukan secara berkelanjutan akan menjadi sarana promosi daerah secara nasional.

"Bukan hanya di Papua namun tidak semua daerah di Indonesia melakukan even seperti ini. Ini unik dan sangat menjual. Juga sebagai ajang yang menunjukan kepada dunia bahwa Mimika itu daerah aman dan ramah bagi siapapun. Kita butuh evan berkelanjutan seperti ini sebagai sarana untuk terus mempromosi daerah kita ini," harapnya. 

Sementara itu, sebelum melepaskan para peserta yang ikut dalam even Even Timika Night Run, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob memberi apresiasi atas terselenggaranya.

Ia mengatakan Even Timika Night Run pertama kalinya dilakukan di Timika dan dilakukan oleh anak-anak muda Timika.

"Kita berharap inovasi yang dilakukan oleh anak-anak muda ini terus berkembang, dan kedepannya ada inovasi lain lagi untuk meramaikan Kabupaten Mimika," ucap John panggilan akrab sehari-harinya.

Sementara itu, Mustofa Abdulah, CEO 1945 ProdCom selaku penyelenggara dalam sambutan menyampaikan kegiatan ini adalah rangkaian menuju Mimika Dance Carnival mendatang di tahun 2024.

"Kegiatan ini merupakan karya anak-anak muda Timika untuk memeriahkan Kabupaten Mimika," katanya.

Ia mengakui, dalam even ini target peserta awal itu 400 namun sampai hari diselenggarakannya total keseluruhan 539 peserta.

Timika Night Run yang diselenggarakan oleh 1945 ProdCom ini mengusung tema Run, Party & Glow ini menempuh jarak 7 km.

Terselenggaranya kegiatan ini mendapat didukung oleh PT Freeport Indonesia (PTFI), PT Intan Angkasa, Bugar Nutri Club, PT Jasti Pravita, POCARI SWEAT, Swiss-belinn Hotel, Marhani Digital, Horison Diana Hotel, Mulo, Diana Mall, Multindo, Lorenz Cafe dan MAC Car Wash sebagai sponsor. (Ignasius Istanto)

57 Atlet Papua Tengah Bakal Berlaga di PON XXI Aceh-Sumut

Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah Cessar Avianto Tunya,

MIMIKA, BM

Sebanyak 57 atlet dari Provinsi Papua Tengah akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh-Sumatera Utara 2024.

Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah Cessar Avianto Tunya mengatakan, para atlet tersebut terdiri dari 30 atlet yang lolos melalui wild card, dan 27 lainnya merupakan atlet yang berasal dari kategori beregu maupun perorangan yang lolos melalui kualifikasi atau Pra PON XXI.

Untuk diketahui, kuota wildcard yang diberikan untuk PON XXI itu kuotanya 30 sesuai awal pembentukan KONI DOB, ternyata ada juga atlet yang lolos dari babak kualifikasi seperti Terbang layang, Muaythai, dan Taekwondo, serta Rugbi.

"Sedangkan 27 orang atlet terdiri dari 12 orang dari cabor Rugbi sementara sisanya adalah atlet kategori perorangan yang lolos juga melalui Pra-PON,"kata Ceasar saat ditemui, Rabu (6/3/2024).

Ceasar mengatakan, untuk pemusatan latihan tiap cabor yang lolos PON untuk sementara masih dilakukan secara mandiri.

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Ketua KONI Umum Papua Tengah, agar dalam waktu dekat dilakukan pemusatan latihan terpusat tingkat provinsi.

"Kita dalam waktu dekat akan koordinasi, karena TC (pemusatan latihan) lebih cepat lebih baik, beberapa daerah DOB juga sudah launching TC tingkat provinsi," ujarnya

Meskipun masih sementara dilakukan secara mandiri, ia berpesan agar atlet harus terus dalam kondisi siap berlaga dan melakukan latihan rutin.

"Tidak bisa kan latihan pas baru TC, karena itu tanggung jawab dia, prestasi kan untuk mereka (atlet), jadi kita juga sudah koordinasikan per cabor untuk terus melakukan TC mandiri," terangnya.

Ia juga menyebut lokasi pemusatan latihan terpusat kemungkinan akan dilakukan di Nabire, namun saat ini masih dikoordinasikan dengan cabor-cabor.

"Kalau yang cabor-cabor hanya satu dua orang tergantung fasilitas kalau ada di Nabire, mereka bisa di sana kalau tidak ada yah bisa gabung di Mimika," ungkapnya. (Shanty Sang)

Pecah Jadi Empat DOB, Sepak Bola di Papua Tidak Boleh Tertinggal

Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman saat memberikan keterangan pers kepada awak media.

MIMIKA, BM

Sebelum dimekarkan menjadi empat Daerah Otonomi Baru (DOB), cabang olahraga sepak bola di tanah Papua sangat diperhitungkan oleh daerah-daerah lain, karena cabor sepak bola khususnya di Papua melahirkan banyak talenta-talenta berbakat dan sering meraih juara.

Oleh karena itu dengan dimekarkan atau sudah terpisah menjadi empat daerah, cabor sepak bola di Papua khususnya di empat daerah ini tidak boleh tertinggal.

"Ini harapan saya, karena pada saat Papua masih jadi satu cabor sepakbola (Papua) putra-putri ditakuti oleh daerah lain," ungkap Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman saat dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Swiss Bell Inn Mimika, Kamis (25/1/2024).

Menurut Marciano, Babak kualifikasi PON XXI Aceh-Sumut 2024 khusus Daerah Otonomi Baru (DOB) di cabang olahraga futsal dan sepakbola kategori putra dan putri di Mimika sementara berlangsung berjalan dengan baik sejauh ini.

"Sehingga nanti ketika siapa yang lolos dalam babak kualifikasi ini tetap bisa bersaing di PON XXI Aceh-Sumut dengan provinsi lainnya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Norman juga menyampaikan bahwa Mimika terdapat banyak venue olahraga berstandar nasional eks PON XX lalu, sehingga harus dimanfaatkan untuk membuat banyak even olahraga di Mimika.

"Kita harus manfaatkan dengan baik venue yang sudah dibangun, supaya bisa melahirkan atlet-atletnya," katanya. (Ignasius Istanto)

Top