Olah Raga

Kirab Api PON Lewati Lima Wilayah Adat di Papua! Kapan Masuk Mee Pago?

Ketua Harian PB PON XX Papua, Yunus Wonda

MIMIKA, BM

Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 digelar mulai 2-15 Oktober 2021 mendatang. Dan kirab api PON dijadwalkan akan melewati 5 wilayah adat Papua.

Diawali dari Sorong, Papua Barat menuju 5 kota lainnya di Provinsi Papua yakni Biak, Merauke, Mimika, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Demikian dikatakan Ketua Harian PB PON XX Papua, Yunus Wonda kepada wartawan di Hotel Cenderawasih 66, Senin (20/9).

"Api PON itu akan diambil dari Sorong pada tanggal 27 September 2021 kemudian mulai diarak ke 5 kota lainnya. Pemerintah Papua Barat akan menyerahkan kepada saya, saya akan berada di sana nanti tanggal 27 kami akan terima Api PON dan langsung putar kota Sorong setelah itu menuju bandara ke Biak," tutur Yunus.

Yunus mengatakan, api PON akan bermalam di Biak dan akan dilakukan road show di Biak. Setelah itu, pada tanggal 28 September menuju Mimika dan akan disambut Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang kemudian diarakan keliling Kota Timika.

Sehari setelahnya, tanggal 29 September menuju Wamena dilanjutkan ke Merauke 30 September dan tiba di Jayapura pada tanggal 1 Oktober.

"Sampai di Jayapura langsung ke wali kota dulu untuk berkeliling lalu wali kota akan serahkan ke gubernur Papua yang terima di tanggal 1 Oktober malam sekaligus makan malam dengan seluruh kontingen di gedung negara," ujarnya.

Tanggal 2 Oktober, Gubernur Enembe akan menyerahkan kembali ke wali kota Jayapura kemudian diserahkan ke bupati Jayapura. Setelah itu dilakukan perarakan keliling kota Jayapura menuju Sentani mengikuti Danau Sentani.

"Saya akan terima di stadion Lukas Enembe untuk persiapan jam 7 malam pembukaannya," tuturnya.

Menurutnya, kirab PON XX Papua akan melibatkan TNI/Polri beserta mantan atlet-atlet Papua.

"Memang yang lakukan gebyar ini adalah TNI tapi pesawatnya kita gunakan pesawat Trigana. Dan semua mantan-mantan atlit baik itu atlit Papua, nasional semua akan terlibat. Baik yang terima di setiap klaster atau daerah," katanya.

Untuk 5 wilayah yang akan dilewati Api PON, masing-masing hanya diwakili satu daerah yakni Kabupaten Biak (Saereri), Mimika (Mee Pago), Wamena (La Pago), Merauke (Animha) dan Jayapura (Tabi). (Shanty)

Datangi, Salami dan Sapa, Ini Janji Gubernur Enembe untuk Para Atlet

Gubernur Lukas Enembe saat menyalami dan menyapa dua atlet Panjat Tebing Papua

MIMIKA, BM

Gubernur Papua Lukas Enembe berjanji akan memberikan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlit Papua yang bisa meraih medali emas untuk cabang perorangan, sementara emas untuk cabor beregu atau berkelompok masing-masing atlet akan diberikan bonus sebesar Rp650 juta.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Papua Lukas Enembe selaku Ketua Umum PB PON XX Papua saat mengunjungi venue panjat tebing dan memberikan pesan kepada para atlet untuk bisa merebutkan medali emas sebanyak mungkin.

"Kalau dapat emas perorangan maupun regu akan saya berikan bonus besar. Perorangan Rp1 miliar, beregu Rp650 juta untuk tiap atlet. Ini janji saya untuk menyemangati kalian harumkan papua," kata Gubernur Lukas kepada para atlet dan official di venue panjat tebing, Senin (20/9).

Gubernur Papua dua periode itu memutuskan memberi bonus yang cukup besar kepada para atlet yang meraih medali emas karena ada daerah lain yang ternyata juga menjanjikan bonus yang cukup besar.

"Kenapa saya putuskan begitu, karena Jawa Barat bonusnya Rp600 juta. Jadi saya pikir kita harus lebih tinggi dari Jawa Barat," Katanya.

Tidak hanya itu, gubernur juga berpesan kepada para atlet untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin karena meraih prestasi bukan hanya tentang bonus namun akan membahagiakan seluruh masyarakat Papua.

Selain diharapkan dapat beprestasi di Papua pada PON XX, gubernur berharap para atlet juga terus berlatih dan bekerja keras untuk mengharumkan Indonesia hingga tingkat Internasional.

"Saya harap bisa juara sampai ke luar Pulau Jawa bahkan ke luar negeri," ujarnya.

Didampingi Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda, Ketua PB PON Cluster Mimika, Eltinus Omaleng dan Sekretaris Umum Cesar A Tunya, Ketua Umum PB PON Papua, Lukas Enembe tampak bersemangat mengunjungi setiap venue.

Kepada atlet Futsal, Biliard dan Panjat Tebing, Enembe meminta agar mereka semua tetap semangat dan fokus pada apa yang ingin diraih pada PON ini.

Kepada mereka, Gubernur Enembe berpesan bahwa PON di Papua adalah harga diri seluruh masyarakat Papua. Semua kebanggaan ini akan menjadi lebih manis jika para atlet Papua dapat meraih prestasi yang membanggakan.

"Ini adalah harga diri dan kebanggaan kita semua. Di daerah lain, kita bisa juara. Di rumah kita, harus lebih banyak lagi juara yang kita raih. Kalau bisa semua, kenapa tidak. Kita harus yakin pada kemampuan kita," ujarnya berpesan. (Ronald)

Sehat Selalu Pak Gubernur Lukas Enembe, PON di Papua Adalah Karyamu

Didampingi Bupati Mimika dan Sekum PB PON Mimika, Gubernur Enembe meninjau Venue Panjat Tebing

MIMIKA, BM

Gubernur Papua, Lukas Enembe telah tiba di Mimika pada Senin (20/9) guna meninjau langsung kesiapan venue-venue yang ada di Mimika.

Rombongan Gubernur Papua tiba pukul 9.58 WIT dan disambut langsung oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, Forkopimda dan Pimpinan OPD di terminal baru Bandara Mozes Kilangin.

Pantauan Berita Mimika, Gubernur Papua selaku Ketua Umum PB PON XX Papua 2021 langsung menuju ke venue Futsal.

Walau terlihat masih dalam pemulihan akibat sakit yang dialaminya, namun Gubernur Enembe terlihat begitu semangat mengunjungi venue, menyapa dan memberikan semangat kepada para atlet dan pelatih kebanggaan Papua yang ditemuinya.

Setiba di venue futsal Bupati Eltinus, Gubernur Lukas dan rombongan langsung memantau kesiapan venue tersebut.

Setelah itu, rombongan kembali meninjau venue biliard. Di venue biliard Gubernur dan Bupati menyaksikan atlit Papua melakukan latihan.

Tidak hanya itu, gubernur juga memberi semangat kepada para atlit agar bisa meraih kemenangan.

Usai itu, ia kemudian meninjau lagi venue basket di MSC, venue panjat tebing dan Kantor PB PON Papua Cluster Mimika.

Di venue panjat tebing, gubernur dan rombongan menyaksikan Atlit Panjat Tebing Papua menunjukan keahlian mereka memanjat tebing.

"Saya yang sakit saja, bisa semangat supaya kita bisa menang apa lagi kalian yang masih kuat ini, harus bisa semangat lagi," tutur Gubernur Papua, Lukas Enembe memberi semangat kepada atlit panjat tebing.

Ketua Umum PB PON XX Papua, Lukas Enembe kepada wartawan usai meninjau venue mengatakan, bahwa kunjungannya hanya untuk melihat kesiapan venue apakah sudah siap atau tidak.

"Kalau ada yang belum diselesaikan harus diselesaikan. Seperti terbang layang itu belum siap karena harus di aspal. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini diselesaikan," ujarnya.

Dikatakan, bahwa setelah melihat Mimika, Papua sudah 100 persen siap. Tidak hanya itu, untuk masalah keamanan menunurutnya juga tidak ada kendala.

Enembe mengingatkan seluruh masyarakat Papua terutama Mimika bahwa PON di Papua bukan hanya sebuah l kebanggaan namun juga harga diri.

"Ini harga diri Papua. Jadi, sudah sepatutnya kita bersama-sama menjaga keamanan dan mensukseskan pelaksanaan PON agar berjalan aman dan tertib," harapnya.

Ia pun yakin Papua bisa juara dan menargetkan Papua bisa masuk 5 besar.

"Tapi kalau kita bisa kalahkan semua maka itu jauh lebih bagus lagi," ujarnya.

Kepada media, Enembe juga mengungkapkan bahwa satu persoalan yang sempat menggangu penyelenggaraan PON adalah gangguan berupa pemadaman listrik. Bahkan pihak PLN meminta agar dilakukan pembayaran terlebih dahulu.

"Tapi harusnya kan kita gunakan dulu baru bisa kita bayar. PLN harus dukung full tidak boleh sampai terkendala. Inilah yang akhirnya buat kita laporkan ke PLN Pusat dan pusta perintahkan layani dulu. Kalau untuk jaringan internet juga sudah kita sampaikan dan antisipasi agar saat pelaksanaan PON tidak ada hambatan," jelasnya. (Shanty)

Top