Hukum & Kriminal

Perempuan yang Merusak Isi Rumah dan Melawan Polisi Akan Diawasi Satresnarkoba

MB Alias Martin saat akan dijebloskan ke tahanan Polsek Mimika Baru

TIMIKA, BM

Seorang perempuan berinisial MB alias Marlin yang merusak isi rumah dan melawan aparat kepolisian pada Rabu, (5/1/2022) akan mendapatkan pengawasan oleh Satresnarkoba Polres Mimika.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Mansur. Dikatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan Kapolsek Mimika Baru untuk melakukan pengawasan terhadap Marlin agar tidak lagi mengkonsumsi tembakau sintesis.

"Nanti kita akan koordinasi ke Kapolsek supaya kita bisa lakukan pengawasan ke yang bersangkutan," katanya saat ditelepon wartawan pada Kamis, (6/1/2022) siang.

Marlin diamankan Polisi usai merusak isi rumah kakaknya yang berada di Jl. Kartini jalur 1, Kabupaten Mimika, Papua pada pagi kemarin, atas aksinya itu Marlin diduga sedang mabuk pengaruh tembakau sintesis.

Selain merusak isi rumah, Marlin sempat melakukan perlawanan terhadap polisi saat dimintai keterangan.

Namun demikian, Satresnarkoba Polres Mimika belum menerima laporan terkait kasus tersebut. Selain itu tidak ada bukti yang cukup untuk memastikan Marlin telah mengkonsumsi barang haram itu.

Hingga diamankannya Marlin, kakaknya hanya menduga bahwa Marlin sedang mabuk akibat mengkonsumsi tembakau sintesis.

"Kalau memang dia konsumsi itu (tembakau sintesis) tapi gimana membuktikan kalau belum ada barang bukti, ya kan?," jelas AKP Mansur. (Lail)

Tidak Ada Tunggakan Kasus Tahun 2021 yang Ditangani Polsek Miru

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Yusran

MIMIKA, BM

Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Reskrim Ipda Yusran mengakui saat ini Polsek Mimika Baru tidak menangani sisa atau tunggakan kasus-kasus tahun 2021.

Pasalnya sejak dirinya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Miru, bulan September lalu ada enam kasus yang ditangani.

Dari enam kasus tersebut, lima kasus sudah dinyatakan P21 yakni tersangka dan barang buktinya nya sudah diserahkan ke Kejaksaan.

Sedangkan satu kasus lainnya dalam waktu dekat akan dikirimkan berkas tahap dua ya ke Kejaksaan Negeri Mimika.

"Jadi tidak ada tunggakan lagi. Dari enam kasus itu rata-rata kasus penganiyaan dan satu kasus penikaman yang adalah kasus menonjol ini satu minggu kedepan akan kita koordinasikan dengan pihak Jaksa untuk bisa tahap duanya,"kata Yusran saat ditemui di Kantor Polsek Mimika Baru, Kamis (6/1).

Selain dari kasus-kasus tersebut, Yusran juga mengakui di awal tahun 2022 pihaknya belum menangani dan menemukan adanya kasus yang menonjol.

"Kita harapkan tidak ada terjadi kasus yang menonjol. Saat ini situasi tetap aman,"ujarnya.

Selain itu dirinya juga menyampaikan bahwa terkait kasus curanmor pihaknya tengah gencar melakukan penyelidikan.

"Awal tahun ini juga tidak ada laporan soal curanmor, tapi kita dari Polsek akan buat suatu program untuk pencegahan. Nanti trik dan taktisnya itu kita akan lihat dilapangan," ungkap Yusran. (Ignas)

Cari Posisi Pancing, Satu Terseret Arus dan Hilang, SAR Timika Kerahkan Kekuatan

Tim SAR Timika saat mengeluarkan alutsista perahu karet untuk melakukan pencarian korban di sungai Suru-suru

MIMIKA, BM

Kantor Pencarian Pertolongan Timika (SAR) mengerahkan personil gabungan dan alutsista perahu karet bermesin 25 PK menuju lokasi pencarian seorang warga bernama Melky (30) yang menjadi korban akibat terseret arus sungai Suru-suru Asmat.

Personil gabungan beserta alutsista lengkap diturunkan karena sejak Rabu kemarin, korban belum ditemukan keberadaannya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Kepala kantor pencarian dan pertolongan Timika George L.M. Randang menghimbau kepada masyarakat yang hendak beraktifitas di air agar waspada.

Warga yang melaut harus menyiapkan alat bantu apung, namun jika situasi cuaca tidak memungkinkan dalam beraktifitas maka diminta jangan mengambil resiko demi keselamatan masing-masing.

Informasi kejadian ini pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui pos pencarian dan pertolongan Asmat Rabu (kemarin-red).

SAR menerima laporan tersebut dari teman korban yang selamat bernama Jimi (30). Sebelumnya mereka berdua berniat menyebrangi sungai Suru-suru Asmat untuk mencari posisi mancing.

Namun nasib naas dialami korban. Pada saat menyeberangi sungai dirinya tenggelam dan hilang akibat terseret arus. Sedangkan Jimi selamat setelah berhasil berenang ke tepian.

Akibat dari kejadian tersebut, keluarga korban beserta masyarakat sekitar sebenarnya telah berusaha melakukan pencarian namun hasilnya nihil. (Ignas)

Top