Hukum & Kriminal

Pria Mabuk Serang Warga Pakai Sangkur Berujung Dalam Jeruji Tahanan

Anggota Polsek Mimika Baru bersama anggota Perintis Polres Mimika saat berada di lokasi kejadian

MIMIKA, BM

Seorang pria berinisial SM harus berakhir dengan mendekam dalam jeruji tahanan Polsek Mimika Baru, Jumat (14/1) sore.

SM yang sudah dipengaruhi miras ini terpaksa mendekam dalam jeruji tahanan dikarenakan menghadang dua orang warga dan mencoba menyerang mereka menggunakan sangkur.

Berdasarkan keterangan korban AM, kejadian bermula ketika ia bersama temannnya yang menumpangi sepeda motor dihadang oleh pelaku di Jalan Ahmad Yani tepatnya dekat bengkel Surabaya Motor. Saat itu sempat terjadi adu mulut.

"Dia (pelaku) hadang kami dan langsung tabrak motor kami, kemudian dia marah dan mau pukul saya. Dia (pelaku) juga bilang untung perempuan kalau tidak saya tikam. Dia juga ludah saya karena tidak terima saya marah," terang AM.

Setelah kejadian tersebut, pelaku kemudian melanjutkan perjalanan. Namun hingga di putaran dekat tempat pencucian motor, jalan masuk gang Singaraja, pelaku kembali melakukan penghadangan.

"Namun saat itu juga adik saya yang mau pergi main Basket turun dari ojek datang bantu kami. Dia (pelaku) juga sempat berkelahi dengan adik saya. Kemudian dia (pelaku) ke motornya dan buka jok motor ambil sangkur dan berusaha mau tikam saya, saat itu saya berusaha lari tapi jatuh, beruntung warga sekitar bisa amankan dia," jelas AM yang mengaku tidak mengenal pelaku.

Atas kejadian tersebut anggota Polsek Mimika Baru bersama unit Perintis Polres Mimika langsung menuju lokasi kejadian. Mereka kemudian mengamankan SM dan sepeda motor miliknya menuju Kantor Polsek Mimika Baru. Sementara korban diarahkan untuk membuat laporan polisi. (Ignas

 

Dipicu Persoalan Sepele, YM Dianiaya Empat Orang Ditempat Kerja

Salah satu saksi yang merupakan teman korban saat memberikan keterangan kepada Kanit Intelkam Polsek Mimika Baru

MIMIKA, BM

Hanya karena persoalan sepele ditempat kerja, seorang kepala tukang berinisial YM dianiya oleh empat orang ditempat kerjanya yang berlokasi di Gorong-gorong Jumat (14/1).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka dibagian kepala dan harus menjalani perawatan di RSUD Mimika.

Menurut keterangan saksi yang merupakan teman kerja korban dilokasi kejadian bahwa awal mulanya itu hanya masalah sepeleh soal pekerjaan plester rumah milik Yulius Wenda.

"Jadi pelaku ini tidak suka ikuti apa yang disuruh korban. Mereka sempat ribut sehingga korban bilang kalau tidak ikuti yang kasih gaji itu saya," terang teman korban saat memberikan kesaksian kepada anggota Polsek Mimika Baru yang mendatangi lokasi kejadian tersebut.

Kata teman korban, awalnya dirinya sempat meleraikan keributan tersebut, namun pelaku tak terima sehingga memanggil tiga temannya untuk datang.

"Saat datang dia (pelaku) bersama temannya langsung memukul korban dan korban sempat tangkis, namun korban tidak berdaya saat kayu balok 5x5 terkena di kepala," kata teman korban.

Ditambahkan pemilik rumah bernama Yulius Wenda bahwa dirinya sempat melarang agar tidak terjadi keributan atau perkelahian.

"Saya marah mereka jangan buat ribut di rumah ini," katanya.

Sementara itu Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Intelkam, Ipda I Putu Dhyana saat menerima keterangan dari teman korban dan pemilik rumah mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha mengejar dan menangkap pelaku.

"Kita akan berusaha tangkap pelaku dan kita akan lihat kondisi korban di Rumah Sakit," katanya. (Ignas

Tergiur Kalung Emas, Jambret Dihajar Babak Belur oleh Warga

Kanit Reskrim, Ipda Yusran

MIMIKA, BM

Hati-hati saat mengenakan perhiasan yang mencolok, bisa-bisa jadi korban tindak kejahatan.

Kisah ini dialami seorang ibu rumah tangga warga Kilo 7. Kalung emasnya ditarik paksa oleh pelaku berinisial SR pada Rabu (12/1) malam sekitar pukul 21.30 Wit.

Kalung emas korban yang beratnya 15 gram ditarik paksa oleh pelaku ketika korban usai melayani pelaku membeli rokok, bensin dan minuman good day.

"Motifnya itu mungkin tergiur dengan kalung emas, karena korban saat itu memakai kalung emas dan cincin emas. Dia (pelaku) melakukan secara spontan,"kata Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Reskrim, Ipda Yusran, Rabu (13/1).

Kata Yusran, pelaku menarik atau merampas kalung di leher itu pada saat korban membalikan badannya.

"Jadi pada saat pelaku mau jalan atau kabur, korban langsung memeluk dan bergantungan ditubuh pelaku sambil meminta tolong pada suaminya. Suaminya pun ikut menahan pelaku dengan cara bergantungan juga ditubuh pelaku, sehingga mereka berdua ikut terseret sekitar 10 meter dan ketiganyapun terjatuh,"katanya.

Lanjutnya," Saat ketiganya terjatuh, korban berteriak jambret sehingga membuat warga sekitaran mendengar langsung datang menganiaya pelaku. Kalung korban saat itu juga ditemukan dan pelaku langsung diamankan polisi yang datang ke TKP," sambungnya.

Selain pelaku yang sudah diamankan di Polsek Mimika Baru, BB lainnya yang turut diamankan berupa kalung emas, pakian daster milik korban yang sobek akibat terseret dan seped motor milik pelaku jenis honda Bead.

"Pelaku itukan pelanggan terakhir korban di kiosnya, karena saat itu juga korban sudah mau tutup kiosnya," ujar Yusran. (Ignas

 

BERITA HUKUM & KRIMINAL

Top