Ekonomi dan Pembangunan

Sasaran Program Telah Tercapai, Danrem Merauke Resmi Tutup TMMD KE 114 TA 2022 Kodim 1710/Mimika

Penutupan kegiatan TMMD 2022 juga dihadiri Pjs Sekda Mimika, Jenni Usmani

MIMIKA, BM

Komandan Korem 174/ Anim Ti Waninggap, Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, S.E secara resmi menutup Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-114 TA 2022 Kodim 1710/Mimika di Kampung Atapo Distrik Mimika Barat Kab. Mimika, Rabu (24/08/2022).

Penutupan TMMD Ke 114 Kodim 1710 Timika itu berlangsung di lapangan Upacara Distrik Mimika Barat.

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurrachman selaku penanggung jawab operasional TMMD dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danrem 174 Anim ti Waninggap Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, S.E mengatakan penutupan TMMD Ke-114 TA 2022 diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam mengakselerasi program Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Tujuan TMMD yaitu untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, kondisi juang yang tangguh dan mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat serta dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik guna menciptakan suasana yang kondusif bagi terciptanya stabilitas keamanan,” ungkap Danrem Merauke Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, S.E.

Ia menambahkan adapun sasaran fisik di wilayah binaan Kodim 1710/Mimika berupa pembangunan 6 unit rumah tipe 36 dan 3 unit MCK, serta sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, ketahanan pangan, serta kamtibmas dan sadar hukum.

Penutupan TMMD Ke 114 Kodim 1710/Mimika ditandai dengan penandatangan dan penyerahan berita acara serta penyerahan secara simbolis kunci rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat kampung Atapo Distrik Mimika Barat kabupaten Mimika.

Usai upacara penutupan di Lapangan Upacara Distrik kokonao, Danrem dan rombongan melanjutkan peninjauan sasaran fisik TMMD ke 114 Kodim 1710/Mimika  di Kampung Atapo.

Turut hadir dalam acara tersebut Letkol Inf Lambert Jerry Mailoa S.E (Kasiter Korem 174/ATW), Letkol Inf Saeri (Pabandya Bakti kodam XVII/Cenderawasih), Letkol Inf Dedy Dwi Chayadi (Dandim 1710/Mimika) dan Pjs Sekda Mimika Jenny Usmani.

Selain itu hadir pula Mayor Cpn Putu (Danden Penerbad Timika), Kapten inf Hasim Hutabarat (Danramil 1710-07/ Mapurjaya), Kapten Chb Eliazar Manuk Allo (Pasi Ter Kodim 1710/Mimika), tokoh agama, tokoh masyarakat dan para kepala kampung Distrik Mimika Barat, serta tamu undangan lainnya. (Red)

BLT Triwulan Dua Kampung Nawaripi Sudah Disalurkan Sebesar Rp135 Juta

Proses pembagian BLT triwulan dua secara simbolis diserahkan oleh perwakilan dari Distrik Wania dengan didampingi Kepala Kampung Nawaripi

MIMIKA, BM

Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan dua yang terhitung dari bulan April-Juni 2022.

Dana BLT yang besarnya RP 135.900.000 ini ini akan diterima sebanyak 151 kepala keluarga dengan besaran masing-masing Rp 900.000.

Dalam penyaluran BLT yang berlangsung di Balai Latihan Kerja Kampung Nawaripi, Sabtu (20/8) selain dihadiri Kepala Kampung Nawaripi, Nobertus Ditubun, hadir pula Sekretaris Distrik Wania,Amir Gredenggo, Kabid Pemerintahan Kampung, Abner Frits Werimon, pendamping PNPM Kabupaten,Steven serta 18 ketua RT.

Kepala Kampung Nawaripi, Nobertus Ditubun menyampaikan bahwa penyaluran atau pembagian BLT triwulan dua yang baru bisa dilaksanakan ini dikarenakan selama proses pencariannya itu yang terlambat.

"Jujur ini saya harus kasih tahu supaya ketua-ketua RT jangan persalahkan saya. Seperti BLK yang ada ini untuk sementara tidak jalan karena honor instrukturnya belum dibayarkan. Terkait pencairan itu kami sudah ajukan sebelumnya ke DPMK dan di keuangan tapi terlambat pencairannya. Saya tidak tahu kendalanya apa,saya juga sempat marah-marah di keuangan," jelasnya.

Oleh karena itu sebagai atensi agar hal ini tidak terjadi lagi dirinya berpesan kepada perwakilan DPMK yang hadir dalam pembagian BLT triwulan dua untuk lebih bisa diperhatikan agar tidak terlambat lagi.

"Karena program yang ada di Kampung Nawaripi yang sudah jalan ini termasuk program besar dengan dana yang kecil tapi bagaimana kita kemas seperti apa supaya jadi dan ini sudah menjadi tanggungjawab," ungkap Norman.

Selain itu dirinya juga berpesan kepada ketua-ketua RT agar langsung memberikan atau membagikan dana tersebut kepada warga yang berhak menerima.

“Ketua RT pulang dari sini langsung bagikan kepada warga, jangan tunggu nanti atau besok, langsung salurkan,” pesan Norman.

Menanggapi terkait keterlambatan pencairan, Kabid Pemerintahan Kampung, Abner Frits Werimon mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Secara khusus kita akan akan bertemu dengan pihak BPKAD karena proses sampai terlambatnya itukan ada disana,"ujarnya.

Kata Abner, untuk proses penyaluran BLT triwulan dua khususnya dalam kota itu baru berjalan di dua kampung saja,yakni Kampung Mulia Kencana dan Nawaripi.

"Saya berharap yang triwulan dua ini juga berjalan baik karena pertama juga sudah berjalan baik,"katanya.

Sementara itu mewakili Kepala Distrik Wania,Amir Gredenggo selaku Sekdis dengan singkat mengatakan agar dana BLT yang sudah disalurkan itu harus dipergunakan sebaik mungkin.

"Jadi apa yang sudah dilakukan hari ini dengan pembagian BLT merupakan berkat Tuhan,"katanya.

Ditambahkan pendamping PNPM Kabupaten, Steven bahwa agar tidak terjadi adanya indikasi penemuan maka yang perlu diperhatikan itu adalah administrasi.

"Harus tertib administrasi dan jangan sampai terjadi, karena sering jadi temuan inspektorat itu dimana tandatangan selalu berubah-ubah. Ini juga menjadi tugas ketua-ketua RT karena ketua-ketua RTlah yang ambil data,"ungkapnya.(Ignas)

Wabup John Jelaskan Bagaimana Cara Menangani Banjir Di Iwaka



Wabup John saat mengunjungi Kampung Iwaka pada Kamis (18/8/2022) untuk melihat kondisi masyarakat di kampung tersebut

MIMIKA, BM

Banjir di Kampung Iwaka yang menyebabkan rumah warga selalu terendam dan mereka selalu mengungsi menyelamatkan diri ke jalan raya sudah terjadi sejak 2015 lalu.

Namun hingga saat ini belum ada keseriusan berarti yang dilakukan pemerintah daerah untuk mencari solusinya.

Terkait persoalan ini, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan bahwa banyak hal yang harus dilakukan secara total untuk mengatasinya.

"Harus dibuat master plan dan studi secara keseluruhan karena banjir bukan hanya di Iwaka saja. Kita harus datangkan konsultan yang bisa menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.

Lanjutnya, jika kondisi ini tidak segera diseriusi maka akan berdampak luas ke jalanan utama. Efeknya, rumah warga akan rusak karena sering terendam banjir dan juga berdampak pada kesehatan warga.

"Masalah ini harus menjadi perhatian serius dinas PUPR. Saya berharap mereka serius dalam melihat persoalan ini (banjir-red)," ujarnya berharap.

"Untuk masalah ini kita juga harus lakukan pemetaan dan perbaiki secara bertahap. Makanya harus serius dan bukan parsial. Kasihan masyarakat sudah alama kondisi ini mereka alami selama bertahun-tahun," tegasnya.

Wabup menjelaskan bahwa luapan air terjadi di Kampung Iwaka diakibatkan karena terjadinya pendangkalan sungai akibat penggalian material. Luapan tersebut terjadi di sepanjang kali hingga muara.

"Akibatnya bukan hanya Iwaka tetapi Aikawapuka, Atuka dan Kampung Miyoko juga kena karena terjadi dalam satu aliran sungai sampai muara," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa solusi awal saat ini guna membendung banjir di Iwaka adalah membuat talut pada sungai kecil yang berada di dekat rumah masyarakat, walau sesungguhnya hal ini belum dapat mengatasi persoalan secara keseluruhan.

"Tapi kita harus gali kasih besar dan buat talut walau Kampung Miyoko dan lainnya tetap mengalami dampak. Tapi minimal bisa sebagai alternatif awal dulu sambil menyiapkan hal besar lainnya untuk mengatasi ini secara permanen," ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan penanganan darurat yang dilakukan Pemda Mimika terkait persoalan ini, melalui BPBD dan Dinas Sosial, bantuan bahan makanan telah didistribusikan pada Jumat (19/8) dan Sabtu (20/8/2022).

"Jumat kemarin kami sudah drop bantuan bama ke Iwaka berupa beras, mie, ikan kaleng dan lainnya sementara Dinas Sosial pada Sabtu kemarin. Kita sama-sama bantu bama," ujar Kepala BPBD Mimika, Yosias Lossu usai dikonfirmasi BM pagi ini, Senin (22/8/8).

Ia mengatakan bahwa kondisi saat ini di Iwaka air sudah surut hanya saja keadaan bisa saja kembali terjadi jika hujan dalam intensitas tinggi terus terjadi.

"Kalau kondisi saat ini sudah mulai normal. Kita berharap hujan secara terus menerus tidak lagi terjadi. Kalau banjir ini penangananya PUPR, kami membantu dalam bentuk bantuan bama," ujarnya. (Ade)

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top