Politik & Pemerintahan

Titipkan Aspirasi ke JOEL, Warga Utikini Bertekad Menangkan Paslon Nomor 1

Foto bersama warga Utikini dengan Pasangan JOEL

MIMIKA, BM 

Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Johannes Rettob - Emanuel Kemong (JOEL) bertatap muka di Kampung Utikini, Distrik Kuala Kencana - Mimika - Papua Tengah, Rabu (6/11/2024).

Dalam momentum tatap muka di Utikini Johannes Rettob - Emanuel Kemong menerima sejumlah aspirasi yang dititipkan oleh masyarakat setempat.

Dii Utikini, paslon nomor urut 1 ini mendapatkan sambutan luar biasa yang ditampilkan penduduk setempat dengan tarian adat Papua.

Tokoh Adat Gerson Wakerkawa di depan pasangan ini yang juga disaksikan ratusan warga setempat, mengungkapkan sudah lama masyarakat Utikini 1, 2 dan Utikini 3 rindu bertemu pasangan JOEL.

"Kami rindu ketemu bapa calon bupati dan wakil bupati, mau dengar suara bapa berdua,"ujarnya di sambuta riuhan teputkan meriah warga.

Aspirasi yang mereka sampaikan kepada pasangan JOEL diantaranya memohon pemekaran kampung, dan peningkatan pelayanan kesehatan (membangun klinik) di Utikini.

Mereka juga meminta pembangunan sekolah SMA atau SMK, perumahan layak huni, mengaktifkan kembali taxi angkutan umum, meningkatkan sarana dan prasarana gereja dan membuka lapangan kerja.

Usai mendengar aspirasi, Calon Bupati Johannes Rettob mengatakan  pemekaran kampung itu sudah pasti.

”Bukan saja pemekeran kampung tapi pemekaran distrik juga, jadi dukung kami supaya ini cepat jadi. Sampaikan kepada semua keluarga yang lain, yang tidak memihak ke kita, kita pasti buat ini,"terangnya disambut tepuk tangan dan sorak sorai.

Sementara fasilitas sarana dan prasarana gereja, kata Jhon Rettob, ini menjadi tanggungjawab pemerintah,sehingga pasti akan dibantu.

"Untuk perumahan layak huni pasti dijawab, dan menjadi perhatian serius kami," ungkapnya.

Terkait klinik, pemerintah berencana membangun satu puskesmas di Utikini lengkap dengan mobil ambulans.

Untuk mengaktifkan kembali transportasi umum, Kata Johannes Rettob, ini jadi catatan penting yang juga akan dilakukan. 

"Nanti kita dua kasih jalan lagi transportasi umum," ungkap Jhon Rettob.

Selanjutkan terkait dengan pembangunan SMA/ SMK, hal ini harus dipelajari sesuai tabulasi data yang ada. 

Pada momen ini JR mengungkapkan visi misi JOEL yakni membangun dari kampung ke kota. Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di mulai dari kampung akan berdampak banyak hal terhadap perekonomian masyarakat.

"Jadi semua permohonan ini menjadi perhatian kami dan tidak terlalu sulit sehingga kami bisa mengakomoadir, menyetujui yang penting JOEL harus menang. Kami dua ini sudah senior, sudah rambut putih kepala botak, jadi ini aman,"ujarnya.

Sementara Calon Wakil Bupati, Emanuel Kemong mengatakan, akumulasi dari segala aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian keduanya (JOEL - Red).

"Kami sampaikan terima banyak kepada bapak ibu saudara-saudari sekalian yang sudah nyatakan siap menangkan JOEL. Kami terpilih, kami kembali lagi untuk membangun Utikini," ujarnya.

Usai kegiatan, masyarakat setempat menunjukan rasa dukungan saat bertemu paslon Johannes Rettob - Emanuel Kemong (JOEL) dengan bersalaman, berfoto dan menari bersama. (Tim)

Personil Polres Mimika Lakukan Pengamanan Proses Pelipatan Surat Suara

Nampak personil Polres Mimika tengah duduk melakukan pengamanan selama proses pelipatan surat suara.

MIMIKA, BM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika
telah melakukan proses pelipatan surat suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika tahun 2024.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPU Mimika yang lama Selasa (5/11/2024), dengan didukung pengamanan yang ketat dari Polres Mimika dalam membantu mengamankan area gudang logistik agar tetap kondusif.

Tugas pengamanan ini dijalankan secara ketat untuk menjaga integritas surat suara serta mencegah adanya gangguan yang dapat menghambat kelancaran proses pelipatan.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Sajuri, menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan semua proses berjalan aman dan lancar dan bebas dari potensi gangguan.

"Pelipatan surat suara dari pagi hingga saat ini masih berjalan aman, lancar dan tidak ada laporan yang menonjol," ujarnya.

Kata Kabag Opa, dalam pengamanan selama proses pelipatan surat suara, Polres Mimika melibatkan personilnya sebanyak 10 orang.

"10 personil itu terdiri dari mereka yang pam di KPU kemudian ditambah lagi dengan personil yang mendapatkan sprint,"kata Sajuri.

Selain itu menurut Kabag Ops, selama melakukan pengawasan itu tidak ada masalah, mengingat ruangan yang digunakan untuk proses pelipatan surat suara tidak terlalu besar.

"Ruangan yang dipakai itu dilantai bawah, yang mana ruangannya tidak terlalu bebas sehingga pengawasannya mudah dan tidak ada masalah. Kita juga sudah koordinasi dengan pihak KPU apabila ada orang yang tidak berkepentingan masuk untuk segera menginformasikan ke kita,"ujar Sajuri..(Ignasius Istanto)

Pelipatan Surat Suara Dimulai, KPU Mimika Libatkan 30 Tenaga

Nampak para tenaga tengah melakukan pelipatan surat suara untuk Kabupaten Mimika.

MIMIKA, BM

Logistik surat suara untuk pemilihan kepala daerah dalam Pilkada Mimika 2024 telah diterima oleh KPU Mimika.

Untuk itu,KPU Mimika pun melaksanakan penyortiran, pelipatan, dan penghitungan surat suara yang ada didalam 78 kotak.

Dalam kegiatan tersebut, KPU melibatkan 30 tenaga orang perwalikan masyarakat sebagai tenaga penyortir.

"Target selesainya maksimal 2 hari karena hanya 78 kotak. 78 kotak itu termasuk dengan surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU)," kata Sekretaris KPU Mimika, Roni Robert Toisutta saat ditemui disela-sela pelipatan surat suara di Kantor KPU Mimika yang lama Jalan Hasanuddin, Selasa (5/11/2024).

Disampaikan Roni bahwa pelipatan surat suara yang dilakukan ini baru surat suara untuk Kabupaten, sementara untuk surat suara Gubernur belum tiba karena masih dalam proses.

"Surat suara Gubernur kemungkinan masuk besok atau lusa. Saat pelipatan itu juga kita akan lakukan pengecekan berapa yang rusak dan itu nanti kita sortir," ujarnya.

Untuk upah atau tenaga yang melakukan pelipatan dan penyortiran, kata Roni, sesuai dengan edaran perlembar Rp 383,-.

"Kita berusaha kasih naik sedikit untuk upahnya, dan saya juga masih minta ijin ke Provinsi karena masih dalam tahap pembicaraan, cuman kita pastikan mudah-mudahan naiklah," ujarnya. (Ignasius Istanto)

Top