Politik & Pemerintahan

Disparbudpora Beri Pelatihan Bagi Pelatih dan Wasit Bola Voli

Foto bersama di sela-sela kegiatan

MIMIKA, BM

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Mimika, memberikan pelatihan kepada puluhan pelatih dan wasit bola voli.

Pelatihan yang diselenggarakan di Hotel Horison Ultima Timika ini berlangsung selama enam hari yang dimulai sejak Senin (25/8/2025) hingga Sabtu (30/8/2025).

Kepala Disparbudpora Mimika, Elisabeth Cenawatin mengatakan bahwa Instruktur pada pelatihan ini sangat berkompeten, sehingga diharapkan pelatihan ini menjadi bekal yang nyata dalam memajukan olahraga voli di Mimika.

"Keberhasilan pelatihan ini akan terbukti dengan sejauh mana para pelatih dan wasit bisa menerapkannya di lapangan," kata Elisabeth.

Elisabeth menambahkan, selain mendapatkan ilmu sebagai pelatih dan wasit, melalui pelatihan ini sebagai peserta diharapkan bisa mendorong pengembangan olahraga voli di Mimika, baik di sekolah-sekolah ataupun di kampung-kampung supaya bisa menjaring atlet-atlet terbaik di Mimika.

"Saya percaya melalui pelatih dan wasit yang berdedikasi maka akan melahirkan atlet-atlet yang berkualitas dan mengharumkan nama daerah Mimika, baik tingkat regional, nasional bahkan internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana pelatihan, Jehuda B Okobiarek menyampaikan pelatihan ini sebagai program kegiatan penyadaran, pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda dan Kepemudaan Terhadap Pemuda Pelopor Kabupaten/Kota, Wirausaha Muda Pemula dan Pemuda Kader Kabupaten/Kota dengan menghadirkan narasumber dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Mahfud Irsyada dan Matsuri.

"Peserta ada 20 orang terdiri dari 10 pelatih dan 10 orang wasit. Yang lainnya merupakan atlet dan perwakilan pemuda di Timika," tutur Jehuda.

Jehuda menjelaskan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan serta mempersiapkan SDM bidang olahraga voli yang berkualitas dan berlisensi.

Selain itu, juga untuk membekali para pelatih dan wasit agar mampu menjalankan tugas sebagai pelatih dan wasit yang bernaung di bawah PBVSI Mimika. (Shanty Sang) 

Gubernur Papua Tengah Akan Siapkan Pembangunan Rumah Di Sinak Dan Ilaga

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa Didampingi Bupati Mimika Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyiapkan pembangunan rumah di Sinak dan Ilaga dengan desain rumah tradisional Honai yang dinilai sesuai dengan kondisi lingkungan pegunungan.

Demikian disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa kepada warga pengungsi Sinak dan Ilaga di SP 1.

“Di Sinak sudah aman, tidak boleh ada isu-isu lagi. Saat ini kami sedang dalam tahap pembangunan rumah di sana, sehingga masyarakat Sinak maupun Ilaga yang ada di Timika akan kami bangunkan rumah di wilayahnya,” kata Meki.

Katanya, proses pembangunan sudah berjalan, data penerima juga sudah ada dan material juga mulai dikirim ke lokasi.

“Di Sinak sudah kami kirim sensor dan material lain. Tinggal pembangunan Honai yang segera dikerjakan. Bahkan tenda dan perlengkapan memasak juga sudah disiapkan di sana,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya keberlangsungan pendidikan. Pasalnya, pihaknya berencana akan membangun sekolah berasrama di Ilaga.

Dirinya juga memastikan bahwa akses jalan yang sebelumnya tertutup kini sudah terbuka kembali.

“Jalan di sana sudah kita buka. Kami kerja keras agar masalah selesai. Tidak perlu banyak bicara, yang penting kerja nyata agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Meki menambahkan, masyarakat sudah dapat kembali. Pihaknya tidak dapat membangun rumah di Mimika melainkan hanya dapat dilakukan di Sinak dan Ilaga.

"Tapi kalau masyarakat datang ke Mimika untuk bertemu keluarga silahkan," pungkasnya. (Shanty Sang)

Seleksi Terbuka JPT Untuk 12 OPD Akan Diperpanjang

Bupati Mimika Johannes Rettob


MIMIKA,BM

Pengisihan atau pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, untuk mengisi jabatan Eselon Dua sebanyak 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terpaksa diperpanjang dua hari kedepan.

Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan, bahwa perpanjangan ini dilakukan lantaran masih kurangnya peminat yang mendaftar di 12 OPD tersebut.

"Harusnya tahapan pendaftaran akan berakhir tanggal 18 Agustus kemarin, tapi karena masih kurang peminat jadi diperpanjang hingga dua hari kedepan," kata Bupati Mimika Johanes Rettob, Senin (25/8/2025).

Bupati John menyampaikan bahwa permintaan perpanjangan lelang jabatan sudah disetujui dari pusat, karena proses inipun harus terhubung dengan BKN di Jakarta. Meskipun sebenarnya hanya diperbolehkan satu kali.

"Sebenarnya hanya boleh satu kali, tetapi saya perpanjang dua kali karena kita harus terkonek dengan BKN di Jakarta. Bahkan, alasan jaringan juga maka disetujui sementara, tetapi ini yang terakhir," tutut Bupati Rettob.

Menurut Bupati, ada beberapa alasan mengapa lelang jabatan ini sepi pendaftar. Di antaranya adalah Apatur Sipil Negara (ASN) sudah merasa nyaman dengan posisinya serta ada pejabat yang ingin ikut, tetapi tidak memenuhi persyaratan.

"Ada jabatan yang kita lelangkan tetapi tidak ada yang berminat sama sekali, tidak ada orang yang mendaftar. Ini persoalan kita juga, saya tidak tahu, mungkin berpikir pola-pola lama di mana bisa main tunjuk-tunjuk itu masih ada tapi sebenarnya sudah tidak bisa lagi karena semua harus melalui prosedur," ujarnya.

Ia mengingatkan agar semua pegawai jangan lagi memiliki pola pikir lama. Menjadi pegawai harus profesional, mempunyai dedikasi yang betul-betul menjadi pelayanan masyarakat.

"Tidak ada yang boleh minta-minta jabatan, semua harus mengikuti prosedur. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Dikasih kesempatan lelang tidak ada yang mau ikut, saya juga heran tetapi teriak-teriak minta jabatan," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top