Hukum & Kriminal

Gara-Gara Bakar Kertas Dalam Kulkas, Api Hanguskan Satu Unit Rumah

 

Terlihat petugas tengah sibuk memadamkan api

MIMIKA, BM

Satu unit rumah permanen yang berlokasi di jalan Baru, kompleks Manado tepatnya di belakang lorong Gereja Advent ludes dilahap api, Jumat (17/02/2023) sekitar pukul 09.50 wit.

Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah ini dikarenakan seorang anak yang diperkirakan berusia 7 atau 8 tahun membakar tumpukan kertas di dalam kulkas.

Ones yang merupakan paman dari anak kecil tersebut menceritakan bahwa sebelum kejadian dirinya sedang tertidur tanpa menyadari atau mengetahui keponakannya tengah bermain korek dan membakar tumpukan kertas dalam kulkas.

"Dia (keponakan) saya itu yang cerita kalau dia bakar kertas yang ada dalam kulkas. Jadi api sudah terbakar besar itu baru dia kasih bangun saya, karena saya juga panik dan takut kami dua lari ke luar," ungkapnya.

Kata Ones, saat kejadian hanya dirinya bersama keponakan yang ada dalam rumah, sementara pemilik rumah sedang berada di luar rumah.

"Mamanya keponakan sedang jualan di pasar dan bapaknya sedang kerja,"katanya.

Beruntung dalam kebakaran tersebut petugas Damkar dengan cepat memadamkan api agar tidak menyebar ke rumah-rumah lain.

Atas musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah milik Yance Komepa ini belum diketahui berapa jumlah kerugian. (Ignasius Istanto)

Kampung Paro Sudah Kosong, Sudah 144 Warga Terdata Berada di Kenyam

Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Faizal Ramadhani saat memberikan keterangan kepada awak media

MIMIKA, BM

Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Faizal Ramadhani mengakui sejak awal kejadian hingga saat ini kondisi kampung di Paro terlihat kosong, hal ini karena masyarakat sudah mengungsi ke Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

"Kondisi di kampung sana sudah sepi dan masyarakat yang sudah mengungsi ke Kenyam sudah terdata sebanyak 144 orang, dan kini sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah setempat,"ungkapnya kepada awak media di Hotel 66 Cenderawasih, Rabu (15/02/2023).

Menurut Kombes Pol. Faizal, kampung terlihat sepi tanpa ada aktifitas masyarakat karena aparat gabungan telah melakukan pengecekan di Distrik Paro ketika dilakukan olah TKP pembakaran Pesawat Susi Air Pilatus Porter P-4/PK-BVY.

"Kami hampir dua hari satu malam disana itu untuk melakukan olah TKP. Dan untuk kondisi pesawat Susi Air 80 persen telah rusak akibat dibakar, namun ada sebagian dari badan pesawat yang tidak terbakar seperti sayap pesawat, baling-baling dan ekor,"ungkapnya.

Selain melakukan olah TKP, kata Kombes Pol. Faizal pihaknya juga telah melakukan pembersihan di runway atau lapangan terbang Paro yang merupakan lokasi pembakaran pesawat.

"Pembersihan dilakukan agar pesawat yang akan ke Paro sudah bisa mendarat di Paro,"katanya. (Ignasius Istanto)

TNI-Polri Telah Ditempatkan Di Lapter Distrik Paro

Aparat gabungan saat berada di lokasi lapangan bandara Paro

MIMIKA, BM

Usai dilakukan olah TKP oleh tim gabungan TNI-Polri di lapangan terbang Distrik Paro,Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, kini pihak TNI-Polri sudah ditempati untuk menjaga situasi di sekitar lapangan terbang.

Hal ini disampaikan Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Faizal Ramadhani, Rabu malam (15/02/2023) kepada awak media di Hotel 66 Cenderawasih.

"Kini dalam penguasaan pihak TNI-Polri, pasukan Kopasgat TNI-AU telah ditempatkan disana untuk mengamankan lapangan terbang supaya aktifitas penerbangan dari Timika ke Paro kembali berjalan lancar," ungkapnya. 

Menurut Kombes Pol.Faizal, saat olah TKP dan melakukan pengecekan perkampungan di sekitar Paro, aparat gabungan memastikan bahwa kelompok bersenjata telah meninggalkan Distrik Paro serta membawa pilot Susi Air.

"Kami pastikan Egianus sudah keluar dari Paro," ujarnya. (Ignasius Istanto)

Top