Hukum & Kriminal

Sweeping Malam Hari, Polisi Amankan Sejumlah Sajam dan Katapel

Nampak personel Polres Mimika mengamankan sajam saat melakukan sweeping di dekat bundaran Timika Indah.

MIMIKA, BM

Dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan di wilayah Mimika, pihak Kepolisian Mimika rutin melaksanakan sweeping pada malam hari.

Pantauan wartawan pada Selasa malam (9/12/2025) di dekat bundaran Timika Indah, sweeping ini bukan hanya bagi pengendara roda dua saja, tapi roda empat juga dilakukan pemeriksaan.

Selama berlangsungnya kegiatan, aparat keamanan berhasil mengamankan sejumlah sajam berupa parang dan katapel dari beberapa pengendara roda dua yang melintas.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Hendri A. Korwa,
saat dikonfirmasi Rabu (10/12/2025) membenarkan adanya sejumlah sajam yang diamankan saat dilakukan sweeping.

"Benar ada sejumlah sajam berupa parang dan katapel yang diamankan. Jadi yang membawa sajam dan katapel itu kita tidak amankan, kita berikan himbauan dulu untuk tidak mengulangi lagi," ujarnya.

Kata Kabag Ops, sweeping ini dilakukan untuk menjamin kamtibmas di wilayah Mimika.

"Jadi kita saat lakukan sweeping itu terlebih dahulu kita melihat lokasi yang banyak aktifitasnya," katanya. (Ignasius Istanto)

Polisi Kembali Amankan Busur Dan Anak Panah Di Bandara Mozes Kilangin

Foto Istimewa/personel Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika saat mengamankan busur dan anak panah.

MIMIKA, BM

Personel Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika kembali mengamankan tiga buah busur beserta 15 buah anak panah yang dibawa oleh tiga orang penumpang pesawat dengan tujuan Enarotali pada Senin (8/12/2025).

Diamankan busur dan anak panah ketika petugas menemukan dalam bagasi penumpang saat dilakukan pemeriksaan di mesin X-Ray terminal keberangkatan Bandara Mozes Kilangin Timika.

Tiga pemilik busur dan anak panah tersebut masing-masing berinisial AD (18), YTD (18) dan YD (17), seluruhnya merupakan warga dari wilayah Kabupaten Paniai.

Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, S.E, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan dan interogasi, ketiga warga tersebut menyampaikan bahwa busur dan anak panah tersebut merupakan perlengkapan tarian adat yang digunakan dalam kegiatan Pesparani yang saat ini hendak dibawa kembali ke kampung halaman di Enarotali.

"Barang bukti telah diamankan di Polsek Kawasan Bandara untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara para pemiliknya tetap diizinkan melanjutkan perjalanan karena dapat menunjukkan keterangan yang jelas terkait penggunaan benda tersebut," katanya.

Disampaikan Iptu Hempy bahwa Polsek Kawasan Bandara menegaskan bahwa pengawasan terhadap barang bawaan penumpang, khususnya yang menuju wilayah pegunungan akan terus diperketat.

"Guna mencegah masuknya barang tajam maupun benda berbahaya lainnya melalui jalur penerbangan," ujarnya.

Lanjutnya,"Polres Mimika mengimbau masyarakat agar mematuhi seluruh aturan keamanan penerbangan, dan tidak membawa benda yang termasuk kategori berbahaya saat melakukan perjalanan udara,"sambung Iptu Hempy. (Ignasius Istanto)

Amankan Demo Damai Hari HAM, Personel Ditempatkan di 16 Titik

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman.

MIMIKA, BM

Demi keamanan dan kelancaran berjalannya aksi demo damai dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, personel gabungan ditempatkan di 16 titik.

"Kita tempatkan personel di 16 titik itu sesuai dengan penyampaian atau pemberitahuan dari mereka," kata Kapolres Mimika,AKBP Billyandha Hildiario Budiman pada Rabu (10/12/2025).

Disampaikan Kapolres bahwa jumlah personel yang dikerahkan untuk melakukan pengamanan itu sebanyak 120 anggota.

"120 personel gabungan itu terdiri dari Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah," ujar AKBP Billy.

Perlu diketahui aksi demo damai terkait memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ini dilalukan oleh pelajar, mahasiswa dan mama-mama Papua yang tergabung dalam Front Rakyat Papua di Timika. (Ignasius Istanto)

Top