Hukum & Kriminal

Polisi Sita 72 Paket Sabu Dari Tangan Abdul, 54 Disimpan Dalam Kandang Ayam

Pengedar sabu-sabu saat ditangkap tim opsnal Sat Res Narkoba.

MIMIKA, BM

Satuan Reseserse (Sat Res) Narkoba Polres Mimika kembali menangkap dan menyita 72 paket sabu-sabu dari tangan pengedar bernama AB alias Abdul.

Dari 72 paket sabu-sabu ini, 18 paket disita saat dilakukan penangkapan awal di Jalan Busiri Ujung, Jumat (23/03/2024) sekitar pukul 07.00 WIT.

Kemudian 54 paket sabu lainnya ditemukan dalam kandang ayam saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku yang beralamat di Jalan Patimura,gang Makmur.

Penangkapan terhadap seorang pengedar Abdul ini dipimpin oleh KBO Satresnarkoba,Iptu Rumthe bersama anggotanya ketika mendapatkan informasi ada seseorang yang dicurigai sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu disekitar Jalan Busiri Ujung.

Kasat Narkoba Polres Mimika, AKP, Andi Sudirman Arif saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku tersebut.

"Memang benar ada penangkapan dan itu berdasarkan informasi yang kita peroleh sehingga tim opsnal menuju ke TKP guna melakukan pemantauan,"ungkapnya.

Kata Kasat Narkoba, dari hasil pantauan tersebut tim akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

"Pelaku ini sempat ngelak saat diinterogasi. Namun pada saat dilakukan penggeledahan tim menemukan petunjuk dalam HP terkait alamat-alamat tempelan narkotika yang sudah diedarkan oleh pelaku," kata Andi.

Dari petunjuk tersebut, tim membawa pelaku menuju alamat-alamat tempelan yang pelaku sudah edarkan barang haram tersebut.

"Benar ada 18 alamat dan tim menemukan ada 18 paket plastik kecil narkotika jenis sabu milik pelaku,"kata Andi.

Lanjut Andi, setelah menemukan 18 paket tersebut, tim membawah pelaku ke rumahnya dan kembali menemukan 54 paket narkotika jenis sabu yang disimpan pelaku di dalam kandang ayam.

"Saat ini pelaku sudah diamankan Polres Mimika Mile 32 guna di lakukan proses hukum lebih lanjut. Dan atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Kasat Narkoba. (Ignasius Istanto)

Terlihat Baik-baik Saja, Kapten Philip Minta Obat Asma dan Buku Bahasa Inggris

Kapten Philip Mark Mehrtens, Pilot Susi Air yang disandera TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma

MIMIKA, BM

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) merilis dua video tentang keadaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, yang telah disandera selama satu tahun oleh TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma pimpinan Egianus Kogoya.

Kedua video tersebut dirilis pada Rabu (7/2/2024) siang, bersamaan dengan video pernyataan sikap TPNPB-OPM Komnas Pusat tentang penyanderaan Kapten Philip.

Dalam video berdurasi 49 detik, Kapten Philip terlihat mengenakan jaket hitam. Rambut dan jenggotnya pun telah memanjang, berbeda dengan tampilannya saat awal disandera.

"Halo, ini saya. Hari ini tanggal 22 Desember 2023. Saya baru saja diberitahu oleh komandan kamp ini bahwa saya bisa mengirim pesan setelah tidak sempat melakukannya," ujar Philip dengan ekspresi tersenyum.

"Jadi hari ini, dia mengambil video ini dan akan dikirim di hari lainnya saat ia sudah mendapat sambungan internet," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Philip menyampaikan bahwa dirinya selalu diperlakukan dengan baik oleh TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma yang menyanderanya.

"Saya baik-baik saja. Mereka memperlakukan saya dengan baik. Saya mencoba tetap bersikap positif. (inaudible) Saya juga sehat, dan merasa bersyukur karena mendapat dukungan. Ketika bertemu dengan komandan di lain kesempatan, saya akan mencoba menelpon. Saya mencintai kalian, (inaudible) dan semoga saya bisa berbicara lagi dengan kalian segera," tuturnya.

Sementara di video yang berdurasi 28 detik, pilot Susi Air itu menyampaikan beberapa hal yang sedang dia butuhkan.

"Halo, selamat pagi. Komandan mengatakan bahwa saya bisa mengirim pesan agar kamu bisa menyiapkan beberapa hal untuk saya. Apakah kamu bisa membawa satu atau dua inhaler merek Ventolin? Siapkan saja kalau saya mengalami asma," pinta Philip.

"Dan juga kalau bisa, berikan saya alat pembaca e-book seperti Kindle dan isikan dengan buku-buku berbahasa Inggris sebanyak mungkin. Terima kasih banyak," pungkasnya. (Endy Langobelen)

928 Personil Gabungan Amankan Pemilu 2024

Kapolres Mimika dan Danlanud Yohanis Kapiyau saat mengecek kesiapan pasukan

MIMIKA, BM

Demi keamanan dan kelancaran di TPS-TPS pada saat pelaksanaan Pemilu 2024 yang menyisahkan 5 hari lagi, Polres Mimika melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024.

Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra dengan dihadiri sejumlah pimpinan TNI yang bertugas di Timika ini berlangsung di Mako Polres Mimika 32,Jumat (09/02/2024).

Dalam amanat Kapolres Mimika, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana operasi Mantap Brata 2023-2024, sehingga Pemilu 2004 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar.

"Kesiapan personil ini tentunya hal yang tidak bisa ditawari lagi apalagi Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Lima hari lagi Pemilu akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai hari ini rekan-rekan yang disebarkan dibeberapa distrik dan kampung memerlukan beberapa kesiapan,sehingga dalam pergeseran nanti tidak ada kendala," ujarnya.

Menurut Kapolres,dengan mempersiapkan diri dalam melaksanakan tugas-tugas pengamanan Pemilu karena wilayah yang akan ditujuh memiliki medan yang berbeda dari kota Timika.

"Saya yakin rekan-rekan semua adalah orang-orang terpilih dan terlatih serta telah mengetahui karakteristik wilayah dan penduduknya, sehingga dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan lancar,"ujar Putra.

Selain itu Kapolres juga berharap setiap menjalankan tugas, personil tetap memegang teguh sikap netralitas dan menjunjung tinggi profesional.

"Ini selalu dijadikan sebagai acuan dan menjadi pegangan dalam bertindak di lapangan. Saya ingatkan selalu meningkatkan solidaritas antar seluruh personil pengamanan maupun stakeholder. Tolong untuk rekan-rekan yang nanti melaksanakan pengamanan di TPS untuk bangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan teman-teman yang nantinya akan melaksanakan kegiatan di TPS,"harap Putra.

Dalam apel tersebut,Kapolres menegaskan bahwa tugas yang diberikan ini menjadi tanggung jawab besar bagi kita bersama.

"Saya harapkan dalam pelaksanaan mudah-mudahan kita bisa memaksimalkan jangan sampai terjadi kekeliruan dan tidak terjadi PSU, kalau sampai terjadi PSU berarti ada yang salah,ada yang kurang disitu," tegas Putra.

Untuk jumlah personil gabuang yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2024, kata Kapolres berjumlah 928,diantaranya Polres Mimika sebanyak 438 personil,TNI 400 personil dan Brimob Detesemen B Pelopor Mimika sebanyak 90 personil. (Ignasius Istanto)

Top