Hukum & Kriminal

Polisi Beberkan Perkembangan Kasus Penikaman di Jalan SMA Taruna

Kasat Reskrim, AKP Fajar Zadiq.

MIMIKA, BM

Berkas tahap satu kedua tersangka kasus penikaman terhadap korban berinisial JFTL (24) sudah dilimpahkan penyidik Reskrim Polres Mimika ke Kejaksaan Negeri Mimika.

Selanjutnya penyidik dari Satreskrim Polres Mimika yang menangani kasus ini menunggu petunjuk dari Jaksa.

"Berkas tahap satu itu kita limpahkan beberapa waktu yang lalu dan saat ini kita masih tunggu petunjuk dari Jaksa," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq, Senin (13/01/2025).

Terkait kasus ini, dua tersangka berinisial YRY (19) dan SW (17) melakukan penikaman terhadap korban berinisial JFTL (24) pada Jumat sore (13/12/2024) lalu di Jalan SMA Taruna. Keduanya kini telah diserahkan ke Polres Mimika.

Diketahui dalam kasus tersebut, tersangka SW (17) ditangkap terlebih dahulu oleh Satreskrim Polres Mimika di Pasar Sentral, sementara tersangka YRY (19) diserahkan oleh keluarganya ke Polres Mimika.

Selain kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti sebilah badik yang digunakan tersangka saat melukai korban. (Ignasius Istanto)

Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar di Jalan Cenderawasih

Dua pelaku yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Mimika.

MIMIKA, BM

Dua orang pelaku pembacokan terhadap korban seorang pelajar berinisial YS yang terjadi dini hari pada tanggal 10 November 2024 lalu di Pasar SP2 Jalan Cenderawasih ditangkap Satreskrim Polres Mimika.

Penangkapan kedua pelaku berinisial AB dan YRO dilakukan pada pada tanggal 9 Januari 2025 sekitar pukul 18.00 WIT di SP2.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq mengatakan bahwa dari keterangan yang diperoleh, pelaku mengira ia akan dibegal oleh korban ketika keduanya tidak sengaja berpapasan.

Merasa tersinggung, saat itu juga pelaku bersama rekannya pulang dan mengambil alat tajam kemudian mencari korban.

"Saat menemukan korban terjadilah penganiayaan," ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/01/2025).

Kata Kasat Reskrim, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan untuk menganiaya korban.

"Korban saat itu alami luka cukup parah, jarinya putus serta tangan dan kepalanya luka sehingga dirawat di RSUD Mimika. Saat ini korban sudah pulih namun masih trauma dan kedua pelaku sudah kita amakann di rutan Polres Mimika 32 guna proses lanjut,"kata Fajar. (Ignasius Istanto

Kisah Warga Korban Kebakaran Depan Jayanti ‘Hanya Dapat Sisa BPKB Motor yang Sudah Terbakar’

Kebakaran depan lapangan Jayanti, Kamis (9/1/2025)

MIMIKA, BM

Kebakaran yang terjadi di depan Pasar Jayanti sekitar pukul 10.00 WIT, Kamis (9/1/2025) mengisahkan sejumlah kisah sedih yang mengharukan.

Bagaimana tidak, kebakaran yang ditengarai berasal dari bengkel motor ini mengakibatkan 7 bangunan ludes dibakar si jago merah.

Kebakaran ini mengakibatkan 2 warung makan, 2 bengkel, kios, pangkas rambut, laundry dan counter Handphone habis dilahap api.

Pemilik counter handphone, Hardi mengisahkan bahwa yang bisa ia selamatkan dari kebakaran itu hanyalah BPKB dan ijazah yang sebagian sudah terbakar.

“Semua barang saya habis terbakar, hanya ini yang bisa saya selamatkan,” ujarnya ke BM sambil menunjukkan BPKB motor dan ijazahnya yang sudah terbakar sebagian.

Hardi mengatakan saat kejadian ia sedang berada di tempat kerja.

“Saya Kerja di Diana tapi buka usaha counter handphone di sini. Ada beberapa hp dan laptop yang juga terbakar termasuk yang sedang diservice,” ungkapnya.

Hardi berharap agar kejadian yang dialaminya bersama masyarakat yang lain mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Salah seorang ibu yang juga mengalami kejadian serupa mengaku kehilangan banyak hal.

“Waktu kejadian saya dan suami sedang berada di sp1. Di rumah hanya ada maka dan anak saya. Suami sempat ke sini tapi sudah bisa selamatkan barang-barang,” ujarnya.

Ia mengaku barang berharga yang turut terbakar bersama kiosnya adalah uang dan handphone. Bahkan mereka juga kehilangan emas.

“Ini hp iPhone saya yang sudah terbakar. Kami dari tadi cari emas anak saya tapi tidak ketemu. Kami simpan di atas lemari tidak kelihatan lagi,” ungkapnya.

Sementara itu orangtua dari pemilik kios sempat juga mencari uang sekitar Rp 12.000.000 yang ia simpan. Uang tersebut ia temukan namun sebagian besarnya sudah hangus terbakar.

“Ini uang yang kami simpan tapi hampir semua sudah terbakar,” ujarnya sembari menunjukkan setumpuk uang dalam tas yang sudah terbakar kepada warga yang ikut melihat.

Pemda Mimika Bergerak Cepat, Melalui Dinsos Mimika Bantuan Logistik Langsung Didistribusikan

Sementara itu, pasca kebakaran depan lapangan Jayanti, keesokan harinya Jumat (10/1/2025) Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial (Dinsos) langsung melakukan distribusi bantuan logistik kepada masyarakat yang terkena dampak kebakaran.

Sejumlah bantuan yang disalurkan yakni bahan makanan, alat dapur, minyak tanah, pakaian dan beberapa item lainnya, sebagai penunjang kebutuhan hidup para korban.

"Sejak kebakaran depan Jayanti ini kami langsung turun lakukan pendataan. Adapun jumlah kepala keluarga (kk) yan berdampak ada 17 dengan jumlah 55 jiwa dimana didalamnya ada bayi, anak dan juga lansia,” ungkap Kepala Seksi Pestarian Nilai-nilai Kepahlawanan Dinas Sosial Mimika, Ester Sampewai.

Di TKP depan Jayanti, Ester juga mengatakan bahwa bantuan serupa juga telah didistribusikan oleh kepada korban kebakaran di Kampung Nawaripi Distrik Wania, Gang Masbait.

“Kami sudah distribusikan pada tanggal 4 Januari 2025 lalu. Jumlah warga yang terdampak pada kebakaran di gang Masbait itu ada 6 kepala keluarga," tandasnya. (Ronald R)

Top