Hukum & Kriminal

Akibat Bakar Rak Telur, Tiga Unit Kios Ludes Dilahap Api

Anggota TNI Mako Brigif saat bahu-membahu memadamkan api

MIMIKA, BM

Dalam sekejap si jago merah melahap tiga unit kios yang terbuat dari papan di Mapurujayatepatnya dekat Mako Brigif Raider 20/3 Kostrad, Rabu (31/3).

Tidak ada korban dalam kebakaran tersebut namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Akibat dari kebakaran ini arus lalu lintas sempat macet, namun berkat 3 unit mobil Damkar, 1 mobil tangki air milik Brigif dan 1 mobil tangki air milik Kaba Intel, api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Mimika Timur Iptu Wilston Latuasan, saat dikonfirmasi menerangkan bahwa kobaran api yang menghanguskan tiga unit kios itu bermula dari salah satu pemilik kios bernama Suhardin yang tengah membakar rak telur.

"Dia bakar rak telur dalam kiosnya dengan niat ingin mengusir tawon. Rak telur yang sudah dibakar di taruh dekat tumpukan bensin.Tidak lama kemudian api menyambar bensin yang ada di situ sehingga terjadi kebakaran dan membakar dua kios lainnya," terangnya.

Kata Kapolsek beruntung tidak ada korban jiwa pada kerjadian tersebut dan hingga kini situasi sudah kembali normal.

"Tiga kios itu dibangun hanya untuk berjualan saja sementara ketiga pemilik kios yang menjadi korban kebakaran tidak tinggal disitu. Tidak ada korban jiwa, api juga sudah berhasil dipadamkan," ujarnya. (Ignas)

OMTOB Sikapi Teror Bom di Katedral Makasar : Itu Teroris, Tidak Mewakili Agama Manapun

Bupati Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob (Omtob)

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob, mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Mimika mengutuk keras aksi teror bom yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar pada, Minggu (27/3).

"Kami mengutuk keras dan menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis yang mengatasnamakan agama dalam rangka menjaga NKRI,"tutur Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob kepada BeritaMimika, Selasa (30/3).

Wabup John mengatakan, peristiwa tersebut mengakibatkan keprihatinan yang mendalam dan rasa duka cita karena telah menciderai rasa kemanusian untuk Indonesia. 

"Kami yakin bahwa aksi tersebut tidak mengatasnamakan agama apapun, karena semua agama tidak mengajarkan kekerasan. Kejadian tersebut merupakan kejadian terorisme yang harus musnah dan di basmi dari muka bumi ini secara khusus di Indonesia," tegasnya.  

Wabup John mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kerukunan, cinta damai dan toleransi antar umat beragama.

Masyarakat harus menjadikan Kabupaten Mimika sebagai daerah yang terdepan dalam perlawanan terhadap paham apapun, terutama tindakan yang radikal yang sangat bertentangan dengan pancasila dan UUD 45.

"Masalah teroris yang terjadi di Makasar kini sudah ditangani aparat kepada penegak hukum. Kita serahkan semua ke pihak berwajib dan mendoakan agar warga yang menjadi korban, diberi perhatian dan penanganan medis yang baik agar mereka bisa kembali berkumpul bersama keluarga," harapnya.

Secara khusus kepada umat kristiani di Mimika, Wabup John mengatakan bawah saat ini adalah masa minggu sengsara Tuhan Yesus yang merupakan masa persiapan paskah. Ia kemudian berpesan hal ini.

"Berikanlah hati yang cerah, cinta kasih, dan tiada dendam apapun. Mari kita doakan semoga peristiwa-peristiwa ini tidak terjadi lagi dalam kehidupan kita di Indonesia secara khusus di Papua dan rumah kita, Kabupaten Mimika," terangnya. (Shanty)

Penjinak Bom Dikerahkan Untuk Sterilisasi Gereja- Gereja di Mimika

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Robert Hipiteuw

MIMIKA, BM

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat perayaan misa Paskah yang jatuh pada 4 April nanti, tim Penjinak Bom Satuan Brimob Den B Mimika dikerahkan untuk melakukan netralisasi di setiap gereja.

Kabag Ops Polres Mimika AKP Robert Hitipeuw di ruang kerjanya, Selasa (30/3) kpada wartawan mengatakan hal ini agar perayaan Paskah oleh umat kristiani di Mimika dapat berjalan aman dan lancar.

"Dilakukan netralisasi itu butuhkan waktu yang cukup lama, sehingga kalau sudah netral anggota langsung dikerahkan untuk pengamanan dan orang lain tidak boleh masuk sebelum ibadah mulai," ungkapnya.

Dikatakan AKP Robert, pengamanan jalannya perayaan Paskah nanti, personil dari TNI-Polri yang akan dikerahkan sebanyak 500 anggota.

"Selain kita dari TNI-Polri, pengamanan nanti akan melibatkan organisasi kemasyarakatan yang berjumlah kurang lebih 500 orang juga," katanya.

Sebelum dilakukan pengamanan pada saat perayaan Paskah, terlebih dahulu akan dilakukan rapat dengan instansi terkait tentang kesiapan dalam pengamanan nanti.

"Besok kita lakukan rapat dan nanti setelah rapat kita akan lakukan gelar pasukan. Kita tidak mau kecolongan dalam pengamanan gereja-gereja besar maupun kecil di Mimika,"ungkapnya.

Ditambahkan juga, khusus untuk tempat-tempat penjualan miras dan THM harus mengikuti aturan yang sudah disampaikan.

"Kita akan berikan himbaun kepada mereka, jadi bukan hanya sebatas berikan himbaun saja tapi kita akan patroli untuk pengecekan rutin, karena kebiasaannya depan ditutup belakang buka," ujarnya. (Ignas)

Top