Ucapkan Selamat Bekerja, Saleh Alhamid Sampaikan 3 Pesan Khusus Untuk Plt Bupati Mimika

Anggota DPRD Mimika, Saleh Alhamid saat melakukan konfetensi pers di kediamannya, Jalan Samratulangi, Kamis (29/9/2022) 

MIMIKA, BM

Ketua Partai Hanura yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Mimika, Saleh Alhamid memberikan ucapan selamat bekerja kepada Plt Bupati Mimika Johannes Rettob.

Agar organisasi Pemda Mimika semakin lebih baik ke depan dan tidak mengulangi kesalahan serupa seperti sebelumnya, secara khusus Saleh Alhamid memberikan 3 pesan penting untuknya.

Hal pertama yang ia ingatkan adalah Plt Bupati Mimika diminta lakukan pembenahan secara internal khususnya terkait pengangkatan dan penunjukan kepala-kepala OPD ke depan.

"Selama ini saya melihat amburadul. Penempatan kepala OPD tidak sesuai dengan background pendidikannya. Kembalikan kepada jalurnya. Jangan ASN kualifikasi kesehatan ada di OPD yang bukan tempatnya, begitupun pendidikan seperti guru dan lainnya. Ini hal utama yang harus dibenahi," ungkapnya. 

Hal kedua menurut Saleh Alhamid adalah pembenahan masalah administrasi. Menurutnya ini juga amburadul karena ada beberapa kasus dimana bupati telah mengeluaran SK namun dapat dibatalkan hanya dengan nota dinas oleh pimpinan OPD.

"Artinya OPD-OPD ini berani menyalagunakan kewenangan, selalu mengabaikan keputusan bupati dan menaruh orang sesuai dengan selera dan keinginan mereka. Saya harap ini jangan terjadi lagi ke depan supaya tidak ada pimpinan OPD yang berbuat sesuai keinginan mereka," tegasnya. 

Hal berikutnya yang juga diingtakan adalah agar Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob melihat program dan perencanaan kerja di tiap OPD secara detail agar jika ada proyek yang tidak terlalu urgent, jangan dipaksa untuk dikerjakan.

"Yang ini banyak sekali terjadi. Misalnya pagar DPRD yang begitu mewah, kenapa harus perlu dibuat baru padahal bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan. Ada juga jembatan SP2, ada masalah apa sampai harus dirombak lagi? Apakah itu membahayakan? Ini yang harus saya ingatkan supaya beliau kontrol agar jangan terulang lagi seperti sebelumnya," jelasnya.

Saleh Alhamid juga merasa heran bahwa hal seperti ini mengapa sampa di lewatkan oleh Badan Anggaran DPRD Mimika pada 2021 lalu. 

"Ini proyek-proyek yang dibahas pada 2021 dan dikerjakan pada 2022, waktu itu saya  belum menjadi banggar. Kita semua baik Pemda maupun DPRD harus jeli melihat apa persoalan mendasar daerah saat ini. Jangan sampai hal-hal yang tidak terlalu bermanfaat apalagi tidak urgen, dipaksakan untuk dikerjakan," ungkapnya.

Secara khusus, Saleh Alhamid juga meminta kepada masyarakat Mimika agar tidak terpengaruh atau terprovokasi dengan situasional saat ini karena penunjukan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob sebagai Plt Bupati Mimika merupakan regulasi yang sudah diatur dalam undang-undang.

"Saya ucapkan selamat menjalankan tugas kepada Johannes Rettob sebagai Plt Bupati Mimika mendasari surat Mendagri nomor 131.91/5566/SJ dan surat Sekda Provinsi Papua nomor 132/11 606/SET tertanggal 26 September 2022," ujarnya.

"Semoga lebih lagi melayani masyarakat, membangun kembali pemerintahan yang baik dan bersih, juga membangun koordinasi yang baik dengan kami DPRD dan semua stakeholder serta jangan alergi terhadap kritikan. Jika lakukan hal baik dan sesuai dengan aturan untuk negeri ini, pasti kami beri apresiasi namun jika tidak sesuai, kami akan kritisi itu," ungkapnya. (Ronald Renwarin)

Top