Warga Harus Tahu, Bangun Talud di Daerah Aliran Sungai Bisa Dibongkar, Ini Alasannya


Sekretaris Dinas PU Mimika, Inesensius Yoga Pribadi

MIMIKA, BM

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan bahwa jika ada pembangunan talud di aliran sungai maka talud tersebut bisa saja dibongkar.

Pasalnya, bila ada bangunan dekat dengan sungai maka Daerah Aliran Sungai (DAS) tetap terhitung sebagai sungai yang tidak boleh didirikan bangunan atau sejenisnya.

"Setiap bangunan yang dibangun tentu pengukurannya dihitung sesuai dengan tanah pada sertifikat yang dimiliki. Kalau semua sudah terbangun habis dan banjir, penataan DAS itu bisa dibongkar sesuai dengan aliran sungai," tutur Sekretaris DPUPR Inosensius Yoga Pribadi saat ditemui, Kamis (17/6).

Apabila dilakukan pembongkaran, kata Yoga, maka pemilik bangunan atau talud tidak bisa melakukan perlawanan apalagi meminta ganti rugi, karena tentu pembangunannya tidak ada ijin.

Katanya, daerah aliran sungai harus tetap dijaga dari pendirian bangunan apapun, maupun talud dari rumah warga agar aliran sungai tetap lancar dan normal.

"Karena air yang dari selokan semua harus masuk ke aliran sungai," ujarnya.

Tahun ini ada dua sungai induk besar yang dilakukan normalisasi yaitu sungai di belakang SMA Negeri 1 di Jalan Yos Sudarso dan Sungai di belakang rumah jabatan Wakil Bupati Mimika di Jalan Cenderawasih poros SP 3.

Yoga mengatakan, normalisasi sungai sudah diwacanakan untuk dilakukan dalam wilayah Kota Timika, namun kini sudah banyak rumah yang dibangun sehingga menyulitkan mobilisasi alat berat.

"Tapi ke depan nanti anak sungai pun akan ditertibkan untuk perlancar aliran air," tegasnya.

Perlu diketahui dalam Peratutan Daerah (Perda) tentang pembangunan gedung di atas atau di bawah tanah, air atau sarana prasarana umum yang di jelaskan dalam pasal menyebutkan bahwa pembangun harus memenuhi persyaratan yang sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW).

"Selain itu juga harus memperhatikan keserasian bangunan terhadap lingkungan dan juga mempertimbangkan pendapat tim ahli bangunan juga gedung termasuk pendapat masyarakat," ungkapnya. (Shanty)

Top