Olah Raga

Wabup John Beri 'Pesan 3 Menit' Pada Pembukaan Turnamen Futsal Prison Cup 1 Yang Digelar Lapas Kelas II B Timika

Wabup John Rettob saat akan melakukan kick off Turnamen Futsal Prisin Cup I Tahun 2022

MIMIKA, BM

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 dan Hari Dharma Karyadhika ke-77, Lapas Timika menggelar turnamen futsal Prison Cup 1.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Futsal halaman Lapas Timika itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob pada Rabu (20/7/2022) sore.

Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Wabup Jhon Rettob yang kemudian diikuti tarian seka.

Sebanyak 28 tim akan bertanding di turnamen ini, diantaranya 2 tim narapidana, 2 tim petugas serta 24 tim lainnya berasal dari TNI, Polri, Pemda dan BUMN.

Kegiatan turnamen futsal Prison Cup 1 akan berlangsung hingga 15 Agustus 2022 mendatang.

Sementara penyerahan hadiahnya akan dilakukan pada peringatan HUT RI ke 77 pada 17 Agustus 2022 mendatang sekaligus dirangkaikan dengan pemberian remisi.

Ketua Panitia, Munir Kosah SH MH dalam sambutannya mengemukakan, turnamen futsal digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke 77 sekaligus hari dharma karyadhika Kemenhumkam ke 77 pada tanggal 19 Agustus 2022.

"Melalui momentum ini kita bina generasi muda yang bersih dari narkoba, sekaligus kita pererat silahturahmi," paparnya.

Selaku ketua panitia, Munir berpesan kepada peserta agar jujur dan sportif. Sepakbola bukan hanya tentang skil dan hasil akhir namun yang terutama adalah fair play.

"Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana," ujarnya.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob berharap turnamen ini dapat meningkatkan hubungan kekerabatan, bukan hanya di lembaga Lapas tapi juga dengan peserta dari luar lapas.

"Saya menyampaikan apresiasi untuk semua peserta, junjung tinggi sportifitas. Jangan tendang kaki, tapi tendang bola, karena kalau tidak sportif pertandingan jadi kacau. Hargai HUT RI dan junjung tinggi Hari Dharma Karyadika," pesannya.

Pada turnamen ini Wabup John secara pribadi juga memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan dan berharap turnamen ini dapat berlangsung sukses dan penuh suasana kebersamaan.

"Yang terakhir saya berpesan untuk kita semua beri waktu 3 menit untuk Tuhan setiap hari. Satu menit pertama doa syukur atas apa yang kita dapat, satu menit kedua mohon ampun atas kesalahan yang kita lakukan, dan satu menit ketiga mohon berkat dari Tuhan untuk kehidupan kita selanjutnya," ujarnya berpesan. (Shanty)

Kompetisi Bupati Cup U-23 dan Galanita Di Timika Resmi Bergulir

Ketua DPRD Mimika menendang bola sebagai tanda dimulainya kompetisi Bupati Cup U-23 tahun 2022

MIMIKA, BM

Sebanyak 20 klub putra dan 9 klub galanita mulai bersaing dalam Kompetisi Bupati Cup U-23 yang sudah mulai bergulir Minggu (17/7) sore di Stadion Wania Imipi SP1.

Bupati Cup U-23 tahun 2022 ini dibuka oleh Bupati Mimika yang diwakili oleh Ketua DPRD Mimika, Anton Bukaleng.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Mimika berharap seluruh tim yang ikut serta dalam kompetisi harus menjunjung tinggi sportifitas dalam berlaga.

"Mari tunjukan hal itu dan semua pasti bisa berjalan aman dan lancar. Selain itu, ini juga merupakan salah satu bentuk mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi sepak bola di Mimika,"ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Mimika  Cesar Avianto Tunya menyampaikan bahwa digulirnya kompetisi usia 23 merupakan persiapan bagi para pemain Mimika untuk mengikuti beberapa turnamen, serta sebagai persiapan seleksi pra Pon dan Pon mendatang.

"Seperti kita ketahui pada Pon kemarin itu ada atlit kita dari Mimika ikut mempersembahkan emas di cabor sepak bola dan futsal. Ini adalah satu catatan sejarah buat kita,"ungkapnya.

Cesar berharap mulai saat ini para pemain mulai bersiap mematangkan diri untuk mengikuti beberapa tahapan seleksi yang dilakukan.

"Saya pikir kalau terpilih di Pon mendatang pastilah senang,"katanya.

Ketua Askab PSSI Mimika yang diwakili oleh sekretaris Bobi Yakadewa mengatakan turnamen yang digulir merupakan kompetisi resmi yang diikuti oleh tim atau klub yang terdaftar resmi di Askab.

"Jadi dari 22 klub yang terdaftar resmi di Askab, ada 20 klub yang ikut. Kompetisi yang digulir ini sebagai ajang persiapan kita," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga berharap agar pihak-pihak terkait bisa membantu menyediakan lapangan sepak bola. Hal ini dikarenakan banyaknya klub namun fasilitas seperti lapangan sangatlah minim.

Kompetisi Bupati Cup U-23 ini dilaksankan di dua lapangan sepak bola, yakni Stadion Wania Imipi SP1 dan Brigif. Kompetisi ini akan berakhir pada tanggal 15 Agustus mendatang. (Ignas)

Kisah Dua Binaraga : Tidak Dapat Dukungan Dari Pemda Mimika, Pakai Uang Pribadi Ikut Fornas VI Di Sumsel

Bram dan Fair atlit binaraga asal Mimika ketika berpose seusai dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti iven Fornas VI di Sumsel

MIMIKA, BM

Atlit binaraga asal Kabupaten Mimika, Bram Stevano Suebu dari Saf Gym Timika bersama Fair Aby dari Gym Timika terpaksa menggunakan uang pribadi untuk mengikuti event nasional yaitu Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI Sumatera Selatan tanggal 1-7 Juli 2022.

Mereka terpaksa gunakan uang pribadi karena tidak mendapat suport atau dukungan dari Pemda Kabupaten Mimika.

Padahal kedua atlit ini sudah mengharumkan nama Kabupaten Mimika bahkan terpilih sebagai wakil Provinsi Papua untuk berlaga di Fornas VI setelah tembus seleksi tingkat Provinsi pada 19 Juni kemarin yang diadakan oleh Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) Papua.

"Tidak tanggung-tanggung kami torehkan prestasi bagi Mimika. Kita dari Timika ada 4 atlit ikut seleksi tapi hanya dua yang lolos. Saya juara satu kelas Men Beach Model dan juara dua di kelas Men Sport model, sedangkan Fair juara satu di kelas Men Fitnes Model,"ungkap Bram, Senin (28/6).

Ia mengungkapkan awalnya mereka telah memasukan proposal ke FORMI Mimika agar mendapat dukungan demi kelancaran perlombaan, namun hingga hasil prestasi dibawa pulang ke Mimika belum kunjung ada jawaban.

“Pada bulan April 2022 kita sudah masukkan proposal. Sudah diserahkan langsung ke Sekjend Formi Mimika dan sudah sampai ke tangan Sekda. Katanya proposal akan diupayakan namun kami berangkat tanggal 18 Juni ke Jayapura untuk mengikuti seleksi dan dinyatakan lolos, bahkan sudah TC dan tinggal dipenampungan proposal belum dijawab juga," ungkapnya.

Walaupun merasa kecewa karena tidak ada dukungan dari Pemda Mimika, keduanya terus mempersiapkan diri untuk berlaga dengan harapan dapat membawa nama baik Mimika dan Provinsi Papua.

"Dari Pemda Mimika khususnya FORMI Mimika belum ada jawaban kami sebagai atlet. Kami sangat menyesal dan kecewa dengan pengurus-pengurus bagian olahraga. Ini bukan baru pertama kali buat saya tapi ini sudah dua kali bawa nama Timika ke ajang nasional Fornas tanpa ada dukungan seperserpun,"ujar Bram yang juga seorang anggota Polres Mimika bertugas di Polsek Mimika Baru.

Lanjutnya,"Saya tidak pernah patah semangat karena itu merupakan hoby saya. Tanpa bantuan pemerintah daerah Mimika kami juga bisa mendapatkan hasil yang baik,"sambungnya. (Ignas)

Top